Archive for May, 2008
The Challenge
Malaria Papua iki pancen rodok kereng, lha mosok lagi sak ulan nang kene wes kenek penyakit iki peng papat, lah wong aku limang taon nang kalimantan ae cumak kenek peng pindo. Seng saiki kumat maneh iki rodok aneh pisan, sabendino kumate rodok rajin, ben tangi turu isuk biasane awak seger, koyok wong sehat seger waras..ras pokoke, mari adus, sarapan, ngopi sak rokokane kabeh mari sampek jam songo-an. Lah iki…..sejam maneh mulai arep teko, biasane sitik-sitik mulai nggreges, ngelu sampek akhire aku kudu bungkusan rapet koyok entung, mlungker dibrongsong selimut tebel, persis koyok uler arep dadi kupu. Biasane kondisi koyok ngene mari sampek jam papat sore, alon-alon waras maneh, seger buger koyok wong sehat. Seng koyok ngene iki rutin bendino, mulai nggreges jam sepuluh, mari jam papat, sek talah aku iki loro opo kesurupan yo? koyok kelebonon jin iprit, waras, gendeng, waras, gendeng….. detail
Antara Kyai, Pastor dan Petani
Setiap Organ melayani Organisme, dan setiap Organisme memelihara setiap Organnya (Hukum yang berlangsung di Alam).
Lalu seharusnya ditiru oleh manusia :
- Saya kerja agar semua yang lain berkembang, dan semua mendukung perkembangan saya.
- Setiap orang mendukung seluruh Masyarakat, dan seluruh masyarakat memperdulikan setiap warganya.
- Setiap warga negara mendukung Pemerintah, dan pemerintah melayani setiap warga negara.
- Sayur Alami meningkatkan kesehatan kita, dan kita melayani alam agar menghasilkan sayur sehat.
Rangkaian kata diatas adalah menerjemahkan tentang pengertian “Organis“, saya dapatkan di kartu pengenal sebagai tamu (pengunjung) di Pusat Pengembangan Organis atau yang umumnya dikenal sebagai Pusat Pertanian Organik Agatho (Agatho Organic Farm) di Cisarua, Bogor. detail
Lanting Kincir Air
Lanting, asal kata dari bahasa Dayak Kahayan yang saya artikan dalam bentuk bangunan yang berdiri diatas air dengan ditopang oleh balok-balok kayu sehingga bisa mengambang dan bergerak mengikuti ketinggian air. Supaya tidak terseret oleh arus, umumnya ditambatkan dengan tali yang cukup kuat pada sebilah pohon besar melalui cincin yang melingkar di batangnya, rangkaian cincin dan tali tersebut orang menyebutnya Tambuhak. Di Jambi saya dikenalkan dengan istilah “Rumah Rakit“, tapi di Kahayan lanting tidak harus berbentuk rumah, dia bisa Rumah Makan, Warung, Pom Bensin, Mesin Sedot Emas, Kandang Babi, Peternakan Ayam, Sandaran Perahu atau Kincir Air yang sedang kita ceritakan ini.
Padepokane Wong Jowo

Menara Pengawas, mengawasi Puncak Arjuna dan Kita....
Padepokan, tempat yang asing tapi akrab di telinga, saya mengenalnya sebagai tempat yang bernuansa magis, kumpulan laki-laki berpakaian serba hitam, rambut gondrong, pinter silat, mengadu kesaktian, merapal ajian pamungkas, tempat belajar kanuragan dan tentu saja mereka dikenal sebagai para Jawara. Singkatnya, orang-orang di padepokan bukanlah orang sembarangan dan perlu diperhitungkan kemampuannya yang juga tidak biasa, karena mereka secara sungguh-sungguh belajar ditempat ini dengan pola “nyantrek/nyantri”, meninggalkan kampung dan keluarga dan mendiami padepokan untuk waktu yang cukup lama, sampai bener-bener tujuan belajarnya tercapai. detail





