<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jusron[at]Faizal.WEB/INDONESIA &#187; Keanekaragaman</title>
	<atom:link href="http://faizal.web.id/category/keanekaragaman/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://faizal.web.id</link>
	<description>Learning is Journey for Freedom of Life</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Apr 2010 20:22:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>kopipahit.com</title>
		<link>http://faizal.web.id/cakrawala/kopipahitcom.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/cakrawala/kopipahitcom.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 16:46:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Keanekaragaman]]></category>
		<category><![CDATA[Khatulistiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[fauna]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[
Pada suatu tengah malam sendirian, saya berpikir dalam hati *jangan-jangan di kepala gak ada otaknya????, kenapa ya Kopi selalu identik dengan begadang dan tidak tidur?,  tidak berselang lama ternyata saya temukan jawabannya disini [Minuman Lezat yang sempat Terlaran]. Tapi kenapa juga Luwak ; Musang, jawa: Garangan (Paradoxurus hermaphroditus) juga senang makan kopi? Apa juga dia suka ngelembur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img title="kopi pahit dot com" src="http://faizal.web.id/doc/kopipahit.jpg" alt="Kopi Pahit dot com" width="550" height="254" /></p>
<p>Pada suatu tengah malam sendirian, saya berpikir dalam hati *<em>jangan-jangan di kepala gak ada otaknya????, </em>kenapa ya Kopi selalu identik dengan <em>begadang dan tidak tidur?</em>,  tidak berselang lama ternyata saya temukan jawabannya disini [<a title="Kopi Minuman Lezat" href="http://netsains.com/2008/03/kopi-minuman-lezat-yang-sempat-terlarang/" target="_blank">Minuman Lezat yang sempat Terlaran</a>]. Tapi kenapa juga Luwak ; <em>Musang, </em>jawa<em>: Garangan (<span style="text-decoration: underline;">Paradoxurus</span> <span style="text-decoration: underline;">hermaphroditus</span>) </em>juga senang makan kopi? Apa juga dia suka <em>ngelembur</em> bikin <a title="Spider-Web" href="http://register.spider.web.id" target="_blank">website</a> dan coding PHP, atau lagi banyak proyek!. Jangan-jangan kita (Kopi, Luwak dan Manusia) memang tersusun dalam satu rantai &#8220;Jaring Makanan&#8221;<br />
<span id="more-96"></span></p>
<h2>Kopi Luwak</h2>
<p>Matahari &#8211;&gt; Tanaman Kopi &#8211;&gt; Luwak &#8211;&gt; Pengumpul Kotoran Luwak &#8211;&gt; Di Proses Tukang Kopi &#8211;&gt; Di Minum Tukang Ngopi</p>
<p><img title="Luwak" src="/doc/luwak.jpg" alt="Luwak - Musang - Garangan" width="550" height="310" /></p>
<p><strong>Kopi Luwak</strong> atau <strong>Kopi Musang, </strong>adalah kopi yang terbuat dari biji kopi yang telah dimakan dan telah lulus melalui sistem pencernaan Musang. Melalui kotorannya itulah akhirnya biji kopi berkualitas ini akan diproses hingga bisa tersedia untuk para penikmat Wedang Kopi.  Proses pembuatan biji kopi tersebut banyak ditemukan di daerah Sumatera, Jawa dan Sulawesi Indonesia, beberapa dikenal juga di Filipina.</p>
<p>Dunia International mengenalnya juga sebagai <strong>Kopi Luwak</strong>, tidak ada padanan kata lainnya karena proses ini lebih banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia demi menghasilkan biji kopi yang aduhaiii&#8230; wekekekeke. Kopi apa yang paling mahal di dunia?.. Jika anda pernah tau tentang Jamaican Blue Mountain, Ethiopia Harrar, atau pun Kona Hawaii,  ketiga jenis tersebut  termasuk golongan biji Kopi berkualitas dan tentu saja mahal.  Tapi bukan itu yang termahal,  karena Kopi Luwak Asal Indonesia yang telah memiliki rekor harga tertinggi. Di Jepang dan Amerika, kopi ini terjual kepada para pengolah usaha Warung Kopi setiap Kilogramnya dibandrol $120 &#8211; $600.</p>
<p>Salah satu Kafe kecil di Australia, menjual secangkir  Kopi Luwak untuk pelanggannya dengan pasang harga $ 50, di London malah meningkat menjadi $ 99. Pemerintah Indonesia sudah seharusnya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kopi dan spesies yang satu ini, karenanya Dunia Internasional mengenal Indonesia melalui kolaborasi Flora dan Faunanya dalam wujud Kopi Luwak.</p>
<p><img class="alignnone" title="kopi luwak juga" src="http://fnctrl.com/img/faizal/kopi_luwak.jpg" alt="" width="208" height="173" /> <img class="alignnone" title="kopi luwak" src="http://fnctrl.com/img/faizal/kopi_luwak_logo.jpg" alt="" width="200" height="173" /></p>
<p>Anda mungkin benar-benar belum tahu kalo Kopi Luwak dikenal dunia International sebagai produk eksklusive, coba saja liat tayangan CNN tentang produk ini, meskipun judul tayangan ini menunjukkan <em>claim</em> yang tidak profesional. &#8220;Michigan Cat Poop Coffee&#8221; bener-bener judul yang tidak tepat karena kurang informasi&#8230;.gaul dong boss!! Luwak aja gaull kok..</p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=Gb13iFRYIvA"><img src="http://img.youtube.com/vi/Gb13iFRYIvA/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
<p>Bagaimana si Luwak bisa merubah rasa pada tiap-tiap biji kopi sehingga bisa menghasilkan &#8220;Rasa Mahal&#8221;. Pada habitatnya Musang tidak saja makan biji kopi saja, melainkan juga buah-buahan lainnya. Yang dia makan dan pilih hanyalah biji kopi yang tua dan matang saja, tidak dikunyahnya langsung kecuali ditelannya bulat dengan hanya menguliti bagian luar buah Kopi.</p>
<p><img class="alignnone" title="kopi dan luwak" src="http://fnctrl.com/img/faizal/luwaknkopi.jpg" alt="" width="500" height="375" /></p>
<p>Didalam lambung musang, biji kopi tidak dapat terurai dan tetap utuh, tetapi pada proses di lambung tersebut biji kopi mengalami modifikasi, enzym lambung merubah rasa yang tajam dan pahit diduga telah terserap dan tergantikan dengan rasa unik dan meningkatkan rasa manis pada biji kopi tersebut. Prosentase kandungan kafein juga lebih menurun dari sebelumnya.</p>
<p><img title="kotoran luwak" src="http://fnctrl.com/img/faizal/kotoranluwak.jpg" alt="Kotoran dan Biji Luwak Basah, masih perlu proses menjadi biji kering" width="550" height="246" /></p>
<h2>Hitam itu tidak selalu manis</h2>
<p>Saya sendiri termasuk golongan luwak.. ups.. maksud saya penggemar berat Kopi Hitam, beda banyak sama Luwak, soale biji kopi gak langsung di <em>untal</em> (telen). Dulunya termasuk golongan Nasgitel &#8211; Panas Legi Kentel, campuran gula dan kopi hampir sebanding takarannya, bau gula pada kopi harus terasa bener. Tapi sekarang selera agak beda berputar 360 derajat  * <em>lak balik lagi mas&#8230;??. </em> Karena udah ngerasa Manis, campuran gula udah gak dibutuhkan lagi, Kopi Hitam gak usah pake gula, manisnya kopi ditengah-tengah pahitnya punya <em>taste</em> yang agak berbeda timbang gula, rasanya menyengat pada jari kelingking saya * <em>udah mulai gak fokus</em></p>
<h2>Resep Rahasia Kopi Pahit</h2>
<p>Gak lengkap rasanya kalo cuman baca blog tapi gak ada yang dibawa pulang sebagai hidangan pagi atau sebelum tidur malem. Ini juga karena dapat bocoran dari beberapa restoran terkemuka bagaimana menghidangkan Kopi enak dengan bahan murah. Kebanyakan pembuat Kopi jarang memperhatikan detail teknis sehingga seringkali merusak rasa yang seharusnya tidak terjadi, contohnya saja  menggunakan gelas plastik untuk minum kopi, jelas-jelas sangat tidak disarankan.</p>
<h3>Alat dan Bahan</h3>
<ul>
<li>Gelas dan Sendok dari bahan beling</li>
<li>Kopi Kapal Api</li>
<li>Gula</li>
<li>Air Putih</li>
<li>Kompor, bahan bakar dan panci</li>
</ul>
<h3>Proses dan Resep Pertama</h3>
<ol>
<li>Masak Air hingga mendidih dalam panci di atas kompor, pastikan mendidih jangan anget atau suam-suam kuku. Tidak diperkenankan pake air panas dari water heater dan turunannya, panasnya kurang mantep.</li>
<li>Masukkan takaran kopi secukupnya, kali ini jangan langsung di campur dengan gula. Resikonya memang gelas bisa pecah/retak jika dituang air mendidih. Apalagi jika gelas biasanya dipake minum air dingin.</li>
<li>Tuang air panas ke gelas dan aduk secara merata, umumnya akan terlihat buih kopi dan tercium aroma wangi kopi</li>
<li>Campurkan gula secukupnya dan aduk lagi hingga merata.</li>
<li>Gelas di tutup dan siap di sruput jika sudah tidak terlalu panas.</li>
</ol>
<h3>Proses dan Resep Kedua</h3>
<ol>
<li>Campurkan takaran umumnya anda membuat kopi pada gelas, Kopi, Gula dan Air dingin</li>
<li>Campuran tersebut tuang di panci dan masaklah sampai benar-benar mendidih</li>
<li>Siap di sajikan dalam gelas beling dengan tutup gelasnya</li>
<li>Selamat mencoba</li>
</ol>
<h2>Warung Kopi</h2>
<p>Kalo ada yang mau buka Warung Kopi, ajak-ajak saya yah&#8230; setidaknya jadi tester sebelum dibuka untuk umum.</p>
<h2>Pranala Rujukan</h2>
<ol>
<li>This Coffee Kids -<a title="starbucks" href=" http://thiscoffeekids.com" target="_blank"> http://thiscoffeekids.com</a></li>
<li>Coffee Online Magazine - <a title="Coffee Online" href="http://coffeeonlinemagazine.com" target="_blank">http://coffeeonlinemagazine.com</a></li>
<li>Merdeka Coffee - <a title="Merdeka Coffe" href="http://www.merdekacoffee.com" target="_blank">http://www.merdekacoffee.com</a></li>
<li>Anomali Coffee - <a title="Anomali Coffee" href="http://www.anomalicoffee.com" target="_blank">http://www.anomalicoffee.com</a></li>
<li>Kopi Luwak Wikipedia &#8211;  <a title="Kopi Luwak" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Kopi_Luwak">http://en.wikipedia.org/wiki/Kopi_Luwak</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/cakrawala/kopipahitcom.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perahu dan Cadik Nusantara</title>
		<link>http://faizal.web.id/jelajah/perahu-dan-cadik-nusantara.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/jelajah/perahu-dan-cadik-nusantara.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2008 17:56:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jelajah]]></category>
		<category><![CDATA[Keanekaragaman]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[sungai]]></category>
		<category><![CDATA[wisata alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu sore di sungai Batanghari Jambi, naik Ketek dan berkeliling sungai rupanya sudah menjadi ajang rekreasi bagi wisatawan kayak saya pada saat itu. Status saya bersama kawan lain saat itu memang sebagai pelancong kota, tapi tidak pernah mengira kalo akhirnya harus dibawa keliling sungai naik Ketek, perahu kayu dengan mesin diesel buatan cina. 
 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img title="ketek batanghari" src="http://farm3.static.flickr.com/2371/2503946329_0739055a9a.jpg?v=0" alt="Naik Ketek di Sungai Batanghari Jambi" width="500" height="332" /><p class="wp-caption-text">Naik Ketek di Sungai Batanghari Jambi</p></div>
<p>Pada suatu sore di sungai Batanghari Jambi, naik Ketek dan berkeliling sungai rupanya sudah menjadi ajang rekreasi bagi wisatawan kayak saya pada saat itu. Status saya bersama kawan lain saat itu memang sebagai pelancong kota, tapi tidak pernah mengira kalo akhirnya harus dibawa keliling sungai naik Ketek, perahu kayu dengan mesin diesel buatan cina. <span id="more-61"></span></p>
<p><img class="alignnone" style="border: 0pt none;" title="jukung" src="http://lh3.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/SSuLsH2XGmI/AAAAAAAAAv4/sF0hp18fmWM/s288/jukung.jpg" alt="" width="270" height="134" /> <img class="alignnone" title="dayung" src="http://lh4.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/SSuLr-udddI/AAAAAAAAAvg/XLkbFumI4Cc/s288/dayung.jpg" alt="" width="270" height="137" /></p>
<p>Indonesia memang memiliki tingkat keanekaragaman budaya yang cukup berlimpah, jumlah suku dan bahasa daerah, juga jenis dan bentuk perahu atau cadik yang cukup beragam dari masing-masing daerah. Yang terkenal di Nusantara bahkan dikenal dunia adalah Kapal Pinisi nya orang Bugis &#8211; Makasar.  Pinisi adalah kapal kayu lokal yang difungsikan membelah lautan Indonesia untuk misi perdagangan dan penangkap ikan.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><img title="Bandara Lanting" src="http://lh3.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/SSuNAOWz0EI/AAAAAAAAAwc/MRvDP_xsoS8/lanting.jpg" alt="Bersandar di dermaga Lanting depan Rumah" width="512" height="334" /><p class="wp-caption-text">Bersandar di dermaga Lanting depan Rumah</p></div>
<p>Jika dilaut ada Pinisi, di sungai Indonesia lebih banyak lagi merek perahu/cadik bertebaran. <strong>Ketek</strong> di Sungai Batanghari Jambi, <strong>Kelotok</strong> di Sungai Kahayan mulai dari Palangkaraya hingga Banjarmasin, <strong>Ketinting</strong> di Sungai Mahakam Samarinda, <strong>Jonson</strong> di Papua dan masih banyak lagi yang belum saya tahu. Soale cuman yang bisa disebut disini saja yang pernah langsung saya nikmatin. Belum lagi sejumlah kapal-kapal penangkap ikan.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><img title="taken" src="http://lh3.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/SSuNRMqvR_I/AAAAAAAAAws/2fJtYqtXC6M/taken.jpg" alt="Seorang Taken sedang membantu mengarahkan laju Perahu" width="512" height="363" /><p class="wp-caption-text">Seorang Taken sedang membantu mengarahkan laju Perahu</p></div>
<p>Rata-rata dari Perahu tersebut diatas menggunakan mesin diesel buatan china, yang terkenal adalah merek <strong>Dong Feng</strong>. Di Papua mungkin lebih ngetop dengan Merek Johnson sehingga juga menjadi nama perahunya. Seperti warga Malang dulu menyebut motor bebek dengan Honda, &#8220;kamu kesini naik Honda yah?&#8221;, &#8220;enggak pak, saya kesini pake Honda Yamaha&#8221; (maksudnya adalah motor bebek merek Yamaha).</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><img title="kahayan miri" src="http://lh6.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/SSuM_1dHRqI/AAAAAAAAAwE/n-6biCm3yns/kahayan.jpg" alt="Pak Sandi sebagai Taken sedang istirahat di ujung perahu, " width="512" height="334" /><p class="wp-caption-text">Pak Sandi sebagai Taken sedang istirahat di ujung perahu</p></div>
<p>Setiap perahu hanya dibutuhkan satu orang sopir, yang bertugas mengendalikan laju pada tujuan yang hendak dihampirinya. Jika ada lebih dari satu pendayung pada perahu, fungsinya adalah sebagai menambah tenaga dorong. Tapi khusus pada saat perahu harus menerjang riam dangkal, perlu ditambahkan satu orang tenaga lagi yang berdiri di ujung perahu lengkap dengan galah panjangnya, peran seorang “Taken” dari hulu sungai Kahayan ini  adalah mendorongkan galah sekuat mungkin untuk mendorong pergerakan perahu di riam dangkal. Dengan dorongan kuat hingga ujung perahu terangkat dari permukaan, memudahkan untuk terhindar dari jebakan batu dan dasar sungai.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><img title="rotan" src="http://lh6.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/SSuNAqUoKdI/AAAAAAAAAwk/kcdK50IcwV4/rotan.jpg" alt="Rotan satu ton, dimuat dari hulu ke hilir" width="512" height="302" /><p class="wp-caption-text">Rotan satu ton, dimuat dari hulu ke hilir</p></div>
<p>Pengalaman pertama naik perahu bermesin diesel sangat mengesankan, lebih-lebih buat kedua telinga saya. Perjalanan saat itu ditempuh tidak kurang dari lima jam, dan begitu turun dari <strong>Kelotok</strong> suasana terasa hening dan sepi, tidak ada lagi suara bising memekakkan telinga, sampai disadarkan dengan sapaan dari warga yang tidak saya dengar kecuali lambaian tangannya. Rupanya telingaku sudah buntu karena gencaran gemuruh mesin diesel perahu.</p>
<p>Hampir dapat dipastikan, semua baling-baling penggerak laju perahu diposisikan dibagian belakang, sedangkan untuk setir sebagai alat kemudi bisa diletakkan di bagian belakang atau dengan modifikasi di letakkan di depan seperti halnya letak setir mobil, lengkap dengan setir asli mobil. Jenis perahu dengan sebutan <strong>Perahu Motor</strong> bahkan menggunakan mesin mobil sungguhan sebagai penggerak kincirnya, Brrmm Brrmm Brrmm persis seperti sopir Taxi sedang mencari penumpang di jalanan.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 513px"><img title="driver" src="http://lh4.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/SSuLsIA88MI/AAAAAAAAAvo/SVIN8oJvqds/driver.jpg" alt="Setir Bunder Muter Munyer" width="503" height="278" /><p class="wp-caption-text">Setir Bunder Muter Munyer</p></div>
<p>Perlu anda ketahui bahwa perahu tidak ada pedal rem dan kopling mundur, beberapa diantaranya sudah menggunakan klakson sebagai accessories menarik, dimainkan untuk menyapa atau mengingatkan penumpang untuk segera cepat naik, karena perahu sudah hendak melaju. Karena tidak menggunakan rem, ada sebuah kesepakatan tidak tertulis khusus untuk perahu yang melaju menuruni arus, mendapat prioritas untuk meluncur lebih dulu jika berpapasan dengan perahu lain yang akan menerjang jeram (naik).</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><img title="getek" src="http://lh3.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/SSuLsOE3AqI/AAAAAAAAAvw/s6YW_s0HBy4/getek.jpg" alt="Mengantar Kakek, Nenek, Bapak Ibu dan Kendaraan Motor Menyebrang Sungai" width="512" height="190" /><p class="wp-caption-text">Mengantar Kakek, Nenek, Bapak Ibu dan Kendaraan Motor Menyebrang Sungai</p></div>
<p><strong>Perahu Jukung</strong>, disebut sebagai perahu tanpa mesin atau menggunakan tenaga dayung berbahan bakar sepiring nasi empat sehat lima sempurna. Dipergunakan untuk transportasi jarak dekat antar desa, saat ini sudah jarang dipergunakan untuk perjalanan jauh, karena sudah ada alternatif mesin kecil menggunakan bahan bakar minyak tanah, sebutan umum untuk perahu jenis ini adalah <strong>Cess.</strong></p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 364px"><img title="kelotok melaju" src="http://lh5.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/SSuM_x_6_eI/AAAAAAAAAwM/At7npkhKMhU/s512/kelotok.jpg" alt="Melaju seekor Kelotok Bermesin Dongpeng buatan cina" width="354" height="512" /><p class="wp-caption-text">Melaju seekor Kelotok Bermesin Dongpeng buatan cina</p></div>
<p><em>uconkie: naik perahuan yuk!!</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/jelajah/perahu-dan-cadik-nusantara.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perjalanan Laksamana Cheng Ho</title>
		<link>http://faizal.web.id/cakrawala/perjalanan-laksamana-cheng-ho.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/cakrawala/perjalanan-laksamana-cheng-ho.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 07:00:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Keanekaragaman]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[
Pada tanggal 30-31 Juli 2008 nanti adalah perayaan kedatangan Laksamana Cheng Ho yang ke 6003 dan akan digelar serangkaian acara di Klenteng Agung Sam Poo Kong, Gedung Batu, Kawasan Simongan, Semarang, Jawa Tengah. Detail Acaranya bisa dilihat di website Sam Poo Kong

Laksamana Cheng Ho (english: Zheng He) boleh disebut sebagai penjelajah laut yang tersohor dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- ckey="47B2761A" -->
<p style="text-align: left;"><em>Pada tanggal 30-31 Juli 2008 nanti adalah perayaan kedatangan Laksamana Cheng Ho yang ke 6003 dan akan digelar serangkaian acara di Klenteng Agung Sam Poo Kong, Gedung Batu, Kawasan Simongan, Semarang, Jawa Tengah. Detail Acaranya bisa dilihat di <a title="Laksamana Cheng Ho" href="http://sampookong.com" target="_blank">website Sam Poo Kong</a></em></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" style="border: 0pt none;" src="http://lh3.ggpht.com/jusronfaizal/SH7eDEGEtCI/AAAAAAAAAqE/lE32rKncNdo/sampookong38.jpg?imgmax=512" alt="Klenteng Agung Sam Poo Kong" width="560" height="340" /></p>
<p style="text-align: left;">Laksamana <a title="Laksamana Cheng Ho" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cheng_Ho" target="_blank">Cheng Ho</a> (english: <a title="Zheng He" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Zheng_He" target="_blank">Zheng He</a>) boleh disebut sebagai penjelajah laut yang tersohor dari Tiongkok, perjalananan dan namanya disejajarkan dengan nama besar penjelajah dunia lainnya seperti <a title="Marcopolo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Marco_Polo" target="_blank">Marcopolo</a>, <a title="Christoper Columbus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Christopher_Columbus" target="_blank">Columbus</a> dan <a title="Vasco Da Gama Bartolemeus Dias" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vasco_da_Gama" target="_blank">Vasco de Gama.</a> Armada kapal besarnya, meliputi  dari kurun waktu 1405 hingga 1433 paling sedikit telah melakukan ekspedis sebanyak <a title="tujuh kali ekspedisi" href="http://admiralchenghovoyages.wordpress.com/" target="_blank">7 (tujuh) kali</a> dengan mengemban misi perdamaian mengunjungi 37 negara di belahan benua Asia dan Afrika.</p>
<p style="text-align: left;">Dalam menjalankan misi &#8220;Diplomasi Laut&#8221; ini Kaisar Yung Lo memberikan perbekalan dalam bentuk armada sejumlah 62 kapal besar dan 225 junk (kapal berukuran lebih kecil) dan ditopang 27.550 orang perwira dan prajurit termasuk didalamnya ahli astronomi, politisi, pembuat peta, ahli bahasa, ahli geografi, para tabib, juru tulis dan intelektual agama.</p>
<p style="text-align: left;"><span id="more-36"></span></p>
<h2>Nenek Moyang Kita adalah Pelaut</h2>
<p>Kisah pelayaran Laksamana Cheng Ho memang sangat melegenda, tidak hanya menorehkan jejak sejarah yang mengagumkan di setiap negara yang dilaluinya (lebih lengkap bisa dilihat laporan Time dengan Tajuk <a title="he Asian Voyage: In teh Wake of the Admiral" href="http://www.time.com/time/asia/features/journey2001/" target="_blank">The Asian Voyage: In teh Wake of the Admiral</a>) tetapi juga telah memberikan ilham ratusan karya ilmiah baik fiksi maupun non-fiksi serta penemuan berbagai teknologi kelautan-perkapalan di Eropa khususnya pasca penjelajahan sang maestro. Legenda Sinbad Sang Pelaut yang begitu populer di Timur Tengah juga diinspirasi oleh kisah legendaris Cheng Ho ini.</p>
<p style="text-align: center;"><img style="border: 0pt none;" src="http://lh3.ggpht.com/jusronfaizal/SH7dCAIQpJI/AAAAAAAAAmk/CA5sklCbqc8/sampookong06.jpg?imgmax=512" alt="sugeng rawuh" width="560" height="340" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Anda bisa berpose dengan pakaian china dan di photo oleh tukang propesional</em></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" style="border: 0pt none;" src="http://lh4.ggpht.com/jusronfaizal/SH7c_nVzUrI/AAAAAAAAAmc/1oNuqk54VoM/sampookong04.jpg?imgmax=512" alt="Pendopo desain Jawa" width="560" height="340" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Satu-satunya bangunan yang berbentuk joglo (jawa) yang berpadu dengan china</em></p>
<p><strong>Christopher Columbus</strong>, salah satu dari navigator dunia mungkin juga terinspirasi oleh Cheng Ho, dengan memberangkatkan kapal Santa Maria dan dua kapal besar lainnya pada awal perjalanannya dari Palos de la Frontera pada 3 Agustus 1492, itu artinya selisih 87 tahun lebih awal dengan perjalanan pertamanya armada Cheng Ho.  Sangat dimungkinkan juga jika Cheng Ho juga dikenal baik dan akrab sama para Nenek Moyang kita yang juga dikenal sebagai Pelaut.  Pasti mereka sempat kenalan, karena Cheng Ho pada 7 perjalanannya selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi beberapa tempat di Nusantara, beberapa tempat diantaranya adalah di Jawa, Malaka, Palembang, Pahang, dan Sumatra.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" style="border: 0pt none;" src="http://geocities.com/uconkie/img/zheng_he.jpg" alt="Kapal Laksamana Cheng Ho" width="560" height="420" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>perbandingan antara perahu Cheng Ho dengan kapal Sancta Maria</em></p>
<p>Meskipun berangkat dengan perangkat armada yang sangat besar, seperti layaknya siap untuk menaklukan dan berperang, tapi rupanya tidak terjadi &#8220;penaklukan&#8221; dalam ekspedisi ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengangkat nama besar Dinasti Ming ke seluruh dunia. Sang Kaisar berharap dengan adanya ekspedisi ini negara-negara lain mengakui keberadaan Kaisar Cina sebagai &#8220;The Son of Heaven&#8221; (Putra Dewata)</p>
<p style="text-align: center;"><img style="border: 0pt none;" src="http://lh6.ggpht.com/jusronfaizal/SH7dZY5W-4I/AAAAAAAAAns/hkn6ZVyNE2M/sampookong20.jpg?imgmax=512" alt="Tiga Bangunan Utama" width="560" height="350" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Tiga Bangunan utama di Klenteng Agung Sam Poo Kong, lainnya masih dalam pengembangan<br />
</em></p>
<h2>Orang Kasim yang Muslim</h2>
<p>Terlahir dengan nama Ma He pada sekitar tahun 1371 M di Propinsi Yunan sebelah barat daya China, dia tumbuh dan dibesarkan sebagai masyarakat biasa di keluarga Muslim dengan marga Ma, nama marga yang merujuk dari Muhammad. Dan pada usia 10 tahun (1381 M), Ma He kecil beserta anak-anak lainnya ditangkap oleh tentara Cina yang menginvasi wilayah Yunan, yang berakhir sebagai tawanan untuk waktu berikutnya. <a title="Cheng Ho Muslim" href="http://augustaracing.wordpress.com/2008/05/03/cheng-ho-laksamana-muslim-yang-taat/" target="_blank"><em>kisah lengkap tentang kemusliman cheng ho</em></a></p>
<p><img style="border: 0pt none;" src="http://lh6.ggpht.com/jusronfaizal/SH7dqfJiE_I/AAAAAAAAAok/x_Gn6VzgC0I/s288/sampookong28.jpg" alt="Tempat Sembahyang" width="275" height="182" /> <img style="border: 0pt none;" src="http://lh6.ggpht.com/jusronfaizal/SH7dqfJiE_I/AAAAAAAAAok/x_Gn6VzgC0I/s288/sampookong25.jpg" alt="prajurit" width="275" height="182" /></p>
<pre>Monumen Sam Poo Kong yang dikelilingi oleh Prajurit setianya</pre>
<p>Perjalanan sebagai tawanan akhirnya berakhir sebagai pelayan rumah tangga pangeran Zhu Di &#8211; anak keempat kaisar Cina, dan Cheng Ho dapat menempatkan posisinya sebagai pelayan khusus karena kecakapannya dalam bekerja. Pada zaman tersebut, konsekuensi sebagai tawanan, pelayan atau orang kepercayaan harus ditempuh sebagai <a title="orang kasim" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Orang_kasim" target="_blank">orang kasim</a>, laki-laki yang dengan terpaksa harus dikebiri (<em>dibuang buah pelirnya)</em> untuk alasan tertentu, yang awalnya adalah sebagai hukuman tradisional bagi para tawanan dan bahkan sebagai prasyarat untuk bisa bekerja di kalangan Kaisar Istana. Orang-orang kasim akan bisa diberi jabatan-jabatan tinggi dengan alasan mereka tidak akan bisa mempunyai anak, sehingga mereka tidak akan tergoda untuk merebut kekuasaan dan memulai dinasti baru. Sebuah angka yang cukup fantastik pada akhir Dinasti Ming, jumlah orang kasim saat itu pernah mencapai hingga 70.000 orang.</p>
<p><img style="border: 0pt none;" src="http://lh6.ggpht.com/jusronfaizal/SH7dWwe4S8I/AAAAAAAAAnk/hQWHRI4F0Mw/s288/sampookong13.jpg" alt="prajurit" width="132" height="208" /> <img style="border: 0pt none;" src="http://lh3.ggpht.com/jusronfaizal/SH7dfmcmY0I/AAAAAAAAAoE/3E-mBdgqiUE/s288/sampookong15.jpg" alt="prajurit laksamana" width="132" height="208" /> <img style="border: 0pt none;" src="http://lh5.ggpht.com/jusronfaizal/SH7dkvW4VMI/AAAAAAAAAoU/X9cU4haV4LU/s288/sampookong22.jpg" alt="prajurit cheng ho" width="132" height="208" /> <img style="border: 0pt none;" src="http://lh3.ggpht.com/jusronfaizal/SH7dy7wVuGI/AAAAAAAAApE/a97-L1Eum-w/s288/sampookong23.jpg" alt="prajurit cheng ho" width="132" height="208" /></p>
<pre>Empat Prajurit Cheng Ho, Salaman, kenalan om...!!</pre>
<p>Kedekatannya dengan Zhu Di membuat Ma Ho tumbuh sebagai pemuda yang cakap dan tangkas, kemampuannya terus meningkat dari kemampuan melakukan diplomasi hingga penguasaan seni berperang, nama kecilnyapun akhirnya diubah menjadi Cheng Ho juga  dilakukan oleh Pangeran Zhu Di.  Posisi karirnya juga semakin menguat ketika pada 1402 Pangeran diangkat menjadi Kaisar China, sehingga menempatkan Ceng Ho sebagai Laksamana untuk melakukan ekspedisi pelayarannya yang pertama.</p>
<p style="text-align: center;"><img style="border: 0pt none;" src="http://lh3.ggpht.com/jusronfaizal/SH7eJITE9xI/AAAAAAAAAqU/q0eiFXWNzyU/sampookong34.jpg?imgmax=512" alt="bedug" width="560" height="350" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Bangunan utama tempat beribadah</em></p>
<h2>Yusril dan Laksamana Cheng Ho</h2>
<p>Agustus 2008 mendatang, Film yang mengisahkan tentang Laksamana Cheng Ho akan ditayangkan, dalam film tersebut mantan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra berperan sebagai Cheng Ho, didukung juga oleh mantan Menteri PDT Syaifullah Yusuf.</p>
<p>Apakah ini juga sekalian dipakai oleh Kang Yus sebagai alat kampanye politik menjelang menjelang pemilu 2009 nanti? Kalo ada yang berpikir seperti itu yah silahkan saja, begitu jawab Akang di <a title="Kampanye Yusril" href="http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/05/08/14305453/film.laksamana.cheng.ho.alat.kampanye.yusril." target="_blank">Kompas</a>.  Tapi dapat dipastikan kalo Akang <em>akan maju terus pantat mundur </em>pada pemilihan calon Presiden Indonesia 2009 nanti, kalo Cawapres Kang? enggak ach kalo Cawapres. Wahh kalo gitu Cawapres biar saya isi yah Kang&#8230;.sambut uconk dengan penuh harapan dan semangat dalam blognya sendiri hehehheehhe, daftarnya kemana yah Kang untuk pencalonan Cawapres?&#8230; disebelah loket gedung bioskop yang memutar film Laksamana Cheng Ho!! dan jangan lupa beli 2 tiket, tiket untuk nonton dan tiket jadi Cawapres!.  Kumpul-kumpul duit dulu ach..</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.youtube.com/watch?v=k6Ftajuaneo"><img src="http://img.youtube.com/vi/k6Ftajuaneo/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
<p>Tapi Film Drama Kolosal ini dikemas dalam 32 episode dengan masing-masing episodenya mempunyai durasi selama 50 menit. Film yang digarap bareng-bareng oleh perusahaan Thailand, China dan Indonesia, lokasi pengambilan gambar banyak dilakukan di China dan Thailand, 20% sisanya di Jakarta dan Jawa Barat.  Dan klarifikasi dari <a title="Preview Filem Laksamana Cheng Ho" href="http://yusril.ihzamahendra.com/2008/02/06/preview-episode-i-film-laksamana-cheng-ho/" target="_blank">preview episode Film Laksamana Cheng Ho</a>, bahwa film ini akan diputar di salah satu Telivisi Nasional kita dan bukan di Gedung Bioskop seperti kata saya tadi diatas.</p>
<h2>Pranala Terkait</h2>
<ul>
<li><a title="Sam poo Kong" href="http://sampookong.com" target="_blank">Klenteng Agung Sam Poo Kong</a> (www.sampookong.com)</li>
<li><a title="Cheng Ho Society" href="http://www.chengho.org/" target="_blank">International Zheng He Society</a> (www.chengho.com)</li>
<li><a title="In The Wake of The Admiral" href="http://www.time.com/time/asia/features/journey2001/intro.html" target="_blank">The Asian Voyage: In the Wake of the Admiral</a></li>
</ul>
<p><em>conkie: perkenalkan sederek, nama china saya <strong>Chonk Lee</strong>,  lha nama china sampean sopo pak? </em></p>
<table style="width: 194px;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td style="background: transparent url(http://picasaweb.google.com/f/img/transparent_album_background.gif) no-repeat scroll left center; height: 194px; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" align="center"><a href="http://picasaweb.google.com/jusronfaizal/Sampookong"><img style="margin:1px 0 0 4px;" src="http://lh3.ggpht.com/jusronfaizal/SH7cyAVJWVE/AAAAAAAAAtM/j8nIlP4g2Js/s160-c/Sampookong.jpg" alt="" width="160" height="160" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td style="text-align:center;font-family:arial,sans-serif;font-size:11px"><a style="color:#4D4D4D;font-weight:bold;text-decoration:none;" href="http://picasaweb.google.com/jusronfaizal/Sampookong">sampookong</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/cakrawala/perjalanan-laksamana-cheng-ho.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tingginya Gunung kan KuDaki, Derasnya Sungai kan KuArungi</title>
		<link>http://faizal.web.id/jelajah/tingginya-gunung-kan-kudaki-derasnya-sungai-kan-kuarungi.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/jelajah/tingginya-gunung-kan-kudaki-derasnya-sungai-kan-kuarungi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 01:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jelajah]]></category>
		<category><![CDATA[Keanekaragaman]]></category>
		<category><![CDATA[back pack]]></category>
		<category><![CDATA[gunung]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[sungai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[
Jeep 4x4 Tjap Sabar Mas dengan nomor dada 02
Kuda besi terbitan antara tahun 1960-1985 ini kerap dapat julukan &#8220;Toyota Hardtop&#8221;, udah keras kepala dan pasti top , terkenal tangguh dalam sejarah Land Cruiser dalam menjajaki medan-medan yang tidak bersahabat, wajar  jika kendaraan ini identik dengan  Tentara dan Proyek.  Seri FJ/BJ 40 yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="/doc/sabarmas.jpg" alt="Hardtop tjap Sabar Mas" width="570" height="293" /></p>
<pre>Jeep 4x4 Tjap Sabar Mas dengan nomor dada 02</pre>
<p>Kuda besi terbitan antara tahun 1960-1985 ini kerap dapat julukan &#8220;Toyota Hardtop&#8221;, udah keras kepala dan pasti top , terkenal tangguh dalam sejarah Land Cruiser dalam menjajaki medan-medan yang tidak bersahabat, wajar  jika kendaraan ini identik dengan  <strong>Tentara</strong> dan <strong>Proyek</strong>.  Seri FJ/BJ 40 yang model awalnya menggunakan mesin F 3878 cc ini masih saja terlihat keluyuran bebas di pelosok-pelosok daerah, dengan berbagai model mulai dari model Hardtop, Canvas Top (<em>short dan medium wheelbase</em>), Pick up, Station Wagon serta Troopwarrior berpacu menandingi mobil-mobil era 2000-an. Tiga model terakhir memang sudah mulai jarang terlihat, mungkin karena jarang diminati oleh pemilik perorangan.   <span id="more-32"></span></p>
<p>Beruntung saya pernah berkesempatan menikmati beberapa waktu yang cukup lama  Hardtop dengan model Pickup medium wheelbase, mendapatkannya juga tidak gampang dengan bentuk fisik yang masih lumayan bagus, terpaksa harus sedikit bersabar menunggu waktu yang cukup lama dan mencari dibeberapa lokasi proyek, kalo toh dapat menemukan belum tentu juga si empunya bersedia melepas. Entah kenapa harus fanatik dengan seri yang satu ini, sementara pabrik eropa juga sudah banyak memproduksi model yang lebih kinyis dan macho, tapi emang jika pernah membandingkan dedikasinya di medan berat jadi gak salah kok kalo sampe bener-bener gandrung dengan model yang satu ini. Memang handal, peminum bensin nomor wahid ini sepertinya hanya bisa dihentikan lajunya oleh pedagang besi tua atau kolektor mobil antik, suatu waktu nanti&#8230;</p>
<p><img src="/doc/terjebak.jpg" alt="pohon tumbang" width="570" height="333" /></p>
<pre>Jalan Putus karena Pohon Tumbang, yah kudu mandeg pak...</pre>
<p>Suatukali di daerah Gunung Pananjakan, sekitar wilayah Gunung Bromo, di dataran tinggi yang kemiringannya bisa bikin tubuh kita ikut condong jika berdiri itu, Toyota model Canvas <em>Medium Wheelbase</em> masih bisa berjalan dengan tenang dengan memuat lebih dari kapasitas beban yang tertulis di body sampingnya, sekitar 25 orang lebih ikut memberi semangat laju mobil..Ayoo..kamu bisul!!&#8230;Bersama, Kita Bisulan!!!, mereka berteriak kencang dari atap mobil, sementara yang didalam cuman bisa ho-o aja sambil empet-empetan diantara ketiak para penumpang lain. Ini mobil atau Tank sih? pikirku, atau..jangan-jangan tank yang lagi menyamar? Tank-Ronk-Ris..gawat!!!!</p>
<p>Bagaimana kalo dia dikota? wah rasanya gak kepikiran pengen punya kalo gak sekalian bisa bikin pom bensin sendiri, sangat tidak ramah lingkungan, khususnya di lingkungan yang BBM-nya baru naik akhir-akhir ini. Pedagang eceran macam saya ini disarankan jangan jauh-jauh dari rumah apalagi kelayapan di jalur truk logging yang ban serepnya aja bisa lebih dari satu, jika tunggangan pake bebek model suprafit  sebaiknya paling jauh 3 setopan (<em>baca=trafic light</em>) dari rumah. Pulang pergi cukup dengan sepuluh ribu rupiah untuk premium.</p>
<h2>Terjang Jeram ke Hulu Sungai</h2>
<p>Jika diatas saya menceritakan tentang kendaraan tumpangan paling seksi yang bergerak di atas tanah (darat), lalu kendaraan jenis apa yang paling lincah dan cekatan untuk jenis angkutan di air (sungai) ?,  berdasar pada pengalaman saya sendiri, tanpa ragu saya menjawabnya dengan <strong>Jukung</strong>!!. Jukung adalah sebutan untuk perahu kecil dengan motor tempel yang cukup ringan berbahan bakar Bensin atau minyak tanah, versi lebih besar umumnya orang menyebutnya dengan Kelotok, bermesin diesel, umumnya dikenal dengan Dongpeng, meskipun dongpeng sendiri adalah salah satu merk mesin diesel ini diantara sekian banyak merk lainnya produksi china.</p>
<p><img src="/doc/jukung.jpg" alt="Jukung" width="570" height="505" /></p>
<pre>Uuggghhhhh udah ucjan, betcek tak ada otjeg</pre>
<p>Kelincahan Jukung bisa disetarakan dengan motor bebek (kendaraan roda dua), jika di belantara Ibu Kota,  motor bebek mampu bergerak dengan gesit dan  tidak beraturan diantara sela-sela mobil, bis dan kedaraan roda empat lainnya, bisa menembus segala rintangan kemacetan lalu lintas, sejauh masih ada celah sempit yang masih bisa dimanfaatkan untuk melaju.  Jika dibandingkan dengan mobil, sudah jelas mesin motor punya kemampuan lebih kecil, tetapi jika beradu kecepatan di jalan raya ibu kota, motor bisa menandingi 2 kali lebih cepat dari kecepatan mesin yang bergerak dengan empat roda ini, karena body yang besar bisa menjadi hambatan, khususnya ditengah padatnya arus lalu lintas kota. Demikian kiranya saya mencoba menggambarkan ketangguhan dan kelincahan kendaraan yang dibikin sendiri oleh masyarakat tanpa karoseri ini.</p>
<p><img src="/doc/arung_jukung.jpg" alt="Terjang Badai" width="570" height="866" /></p>
<pre>Ini masih di Indonesia kok</pre>
<p>Saya menyebutnya bukan Arung Jeram tetapi lebih pas dengan Terjang Jeram, istilah arung jeram yang kita kenal sebagai olah raga alam bebas yang menggunakan perahu karet, dengan penumpang lima orang pendayung ini aktifitasnya adalah mengikuti arus sungai, mereka sebagai team harus bisa mengendalikan perahu karet tersebut melewati rintangan dan celah dari ketinggian menuju posisi yang lebih rendah, sedangkan mereka semua yang nampak di photo ini sedang menerjang arus, bergerak dari bawah menuju tempat tertinggi, mereka sering menyebutnya tempat dimana air menetes atau mata air.</p>
<p><img src="/doc/arusderas.jpg" alt="Arus Deras" width="570" height="305" /></p>
<pre>Buih Putih</pre>
<h2>Perjalanan mereka adalah..</h2>
<p>Perjalanan untuk pemenuhan kebutuhan hidup, kebutuhan untuk bekerja dan bekerja untuk hidup. Perjalanan yang mereka lakukan tidak saja bergerak dari titik A menuju titik B, berpindah tempat dan waktu, juga berpindah dimensi, karena ada dampak dan akibat karena proses perpindahan tersebut.  Rintangan dan hambatan sudah menjadi kawan akrab mereka tetapi dengan Semangat dan Tujuan menjadi bekal utama untuk dibawa kembali ke rumah mereka masing-masing, menyongsong harapan masa depan lebih cerah dan ceria dari hari ini.</p>
<p><img src="/doc/arung_batu.jpg" alt="Terjang Batu dan Padas" width="570" height="298" /></p>
<p>Ini masih di Indonesia, ujung bumi Khatulistiwa</p>
<p>Ini memang bukan di negeri Antah Berantah, ini masih di Indonesia, di antara gunung dan mata air yang melimpah sehingga bisa membentuk aliran sungai, dari hulu mengaliri hilir dan akhirnya ke lauuuuutttt&#8230; Tempat mereka yang sulit terjangkau karena sulitnya kondisi topografi dan alam. Kondisi, selalu saja dengan mudah dapat dipakai sebagai alasan untuk ketertinggalan informasi juga uluran tangan, meski hanya butuh sedikit keberanian untuk mencapainya, butuh sedikit berarti tidak banyak.</p>
<p><img src="/doc/helijukung.jpg" alt="Heli Jukung" width="570" height="218" /></p>
<pre>Perahu kok naik heli?, cara jitu dan cepat pengarungan sungai</pre>
<p>Ada satu aturan tidak tertulis tapi sudah menjadi kesepakatan bersama bagi para pemanfaat jalur sungai, di sungai pun juga ada tingkat kepadatan arus lalu lintas, tentunya perlu sebuah pengaturan bersama untuk mengurangi tingkat kecelakaan yang terjadi. Meski jalur di sungai cukup lebar untuk dipergunakan bersama, tapi adakalanya beberapa titik jeram, jalur mulai menyempit sehingga cuman bisa dipergunakan hanya untuk satu buah perahu saja, ini seperti ada di perempatan jalan raya, empat arus bertumpuk menjadi satu pada satu titik, lampu merah, setopan atau <em>traffic light</em> sebagai alat kontrol dan pengendali biar tidak saling serobot, perlu diatur satu-satu bergantian untuk memenuhi kebutuhan bersama.</p>
<p>Tentu saja tidak perlu membangun Traffic Light di sungai, atau memasang polisi cepek di tiap-tiap tikungan dan jeram, mereka hanya membuat kesepakatan bersama jika ada pertemuan dua perahu dari arah yang berlawanan pada satu arus penyempitan, yang layak didahulukan adalah Jukung yang dari atas (meluncur) terlebih dahulu, sedangkan jukung yang sedang melaju ke Hulu, diharapkan berhenti sejenak menunggu sampai Jukung tersebut melintas dengan selamat. Kenapa harus didahulukan yang diatas? jawabnya cukup sederhana kok, karena perahu gak ada remnya&#8230;. apalagi klakson!!</p>
<p><em>conkie: mayn ayyer yuucc.. ewnack.. pasty addhemm</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/jelajah/tingginya-gunung-kan-kudaki-derasnya-sungai-kan-kuarungi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antara Kyai, Pastor dan Petani</title>
		<link>http://faizal.web.id/cakrawala/kyai-pastor-petani.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/cakrawala/kyai-pastor-petani.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 May 2008 02:50:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Keanekaragaman]]></category>
		<category><![CDATA[Mozaik]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[energi]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[metode]]></category>
		<category><![CDATA[ornop]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Setiap Organ melayani Organisme, dan setiap Organisme memelihara setiap Organnya (Hukum yang berlangsung di Alam).
Lalu seharusnya ditiru oleh manusia :

Saya kerja agar semua yang lain berkembang, dan semua mendukung perkembangan saya.
Setiap orang mendukung seluruh Masyarakat, dan seluruh masyarakat memperdulikan setiap warganya.
Setiap warga negara mendukung Pemerintah, dan pemerintah melayani setiap warga negara.
Sayur Alami meningkatkan kesehatan kita, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" style="float: right; margin-left: 10px; margin-right: 10px;" src="/images/pertanian/darulfallah.jpg" alt="Pesantren Darul Fallah" width="180" height="272" />Setiap Organ melayani Organisme, dan setiap Organisme memelihara setiap Organnya (<strong><em>Hukum yang berlangsung di Alam</em></strong>).</p>
<p><strong>Lalu seharusnya ditiru oleh manusia</strong> :</p>
<ul>
<li>Saya kerja agar semua yang lain berkembang, dan semua mendukung perkembangan saya.</li>
<li>Setiap orang mendukung seluruh Masyarakat, dan seluruh masyarakat memperdulikan setiap warganya.</li>
<li>Setiap warga negara mendukung Pemerintah, dan pemerintah melayani setiap warga negara.</li>
<li>Sayur Alami meningkatkan kesehatan kita, dan kita melayani alam agar menghasilkan sayur sehat.</li>
</ul>
<p>Rangkaian kata diatas adalah menerjemahkan tentang pengertian &#8220;<strong>Organis</strong>&#8220;, saya dapatkan di kartu pengenal sebagai tamu (pengunjung) di Pusat Pengembangan Organis atau yang umumnya dikenal sebagai Pusat Pertanian Organik Agatho (Agatho Organic Farm) di Cisarua, Bogor.<span id="more-1"></span></p>
<p>Menyimak pesan-pesan agama dalam bentuk Kotbah di Masjid atau Madrasah yang disampaikan oleh  Kyai itu sudah biasa dan sepantasnya, memang demikianlah tuntutan peran yang dimainkan oleh seorang Rohaniwan, seirama  mendengarkan seorang Pastor melantunan tembang Al-Kitab di sebuah Gereja atau rumah ibadah umat Katolik lainnya. Namun bagaimana jika mereka para Kyai dan Pastor berbicara tentang hal lain?, bidang Tanaman, Budidaya, Peternakan bahkan tentang Pertanian Organik?, mampukah mereka berbicara tentang itu dan adakah keterkaitannya dengan status dan peran utama yang mereka sandang bagi Umat?</p>
<p><img src="/images/pertanian/susu_kambing.jpg" alt="Kambing untuk Susunya" width="570" height="730" /></p>
<pre>Hallo!! Saya Kambing, kamu siapa?</pre>
<p>Beruntung saya mendapatkan kesempatan bagus pada minggu-minggu ini, pada dua kesempatan dan waktu yang berbeda, secara langsung berkunjung dan bertemu dengan kedua Tokoh yang mempunyai jabatan Dunia-Akherat, Petani yang sekaligus Rohaniwan serta menyaksikan karya mereka dalam memajukan dunia Pertanian dan Pendidikan untuk Indonesia.</p>
<h2>Rumah Para Petani</h2>
<p>Berawal dari Masjid di Pesantren Darul Fallah, selepas sholat Dhuhur kami mendapat sapaan dan jabatan hangat dari Pria paruhbaya , rupanya beliau adalah Kyai pimpinan Pondok Pesantren Darul Fallah yang ditemani salah satu Staff Manager Operasionalnya. Tanpa basa-basi akhirnya bersama-sama keliling dikomplek pesantren yang mempunyai luas sekitar 26 Hektar.</p>
<p><img src="/images/pertanian/peternakan.jpg" alt="Unit Peternakan" width="570" height="312" /></p>
<pre>Unit Peternakan Sapi Perah Ponpes Darul Fallah, maaf mas belakang kepala masih kosong.</pre>
<p>Selamat datang di Rumah Petani, Kyai membuka perkenalan dengan bercerita mengenai sejarah Ponpes pada kami, dari perkenalan awal ini saya juga baru tahu kalo Fallah berarti Petani. Sejalan dengan waktu ponpes ini telah mengalami beberapa kali pergantian pimpinan sejak mulai berdirinya dari tahun 1960, usia yang cukup matang sehingga pengembangan unit-unit di Pertanian tidak berarti hanya untuk bidang bercocok tanam saja, bidang Peternakan dan Perikanan juga termasuk sebagai wadah pengembangannya.</p>
<p>Kenapa ada Pertanian di Pesantren ini?, bisa saja pak Kyai menjawabnya dengan, Kenapa tidak? emang gak boleh? Suka-suka Kyai dong hehehe, tentu saja bukan seperti itu cara menanggapi pertanyaan yang mungkin sudah terlalu sering dilontarkan oleh para pengunjung Ponpes ini. Dengan lemah lembut tapi dengan wajah serius Pak Kyai menegaskan bahwa Ponpes ini mengharapkan tiap santrinya (anak didik) bisa lebih mandiri dalam berkarya dan berupaya.</p>
<p>Di Ponpes ini tidak saja pengen mencetak dan memberi bekal santri dengan pengetahuan-pengetahuan Agama saja, tetapi juga dengan Kompetensi dan keahlian khusus  sehingga selepas  dari belajar nanti dia  tidak hanya bisa duduk termenung dan melamunkan tentang sukses dunia, tetapi sang santri tau persis apa yang seharusnya dia lakukan untuk menyambut kesuksesannya nanti.  Dia pasti tau &#8220;Kemana akan pergi&#8221; pasca belajar nanti.</p>
<p><img src="/images/pertanian/kandang-kambing.jpg" alt="Kandang Kambing" width="570" height="318" /></p>
<pre>Kandang Kambing memproduksi susu kambing untuk pengobatan</pre>
<p>Pelajaran tentang Ilmu Fiqih, Tauhid, Tarikh, Al-Quran, Bahasa Arab dan masih banyak lagi cabang ilmu pengetahuan agama Islam yang menjadi kajian pokok bagi para santri dan pada tiap-tiap hari mengisi lembaran belajarnya, tapi ada banyak hal yang tidak bisa dipelajari hanya melalui kitab dan buku saja, Akhlak dan Amal Sholeh misalnya, bagaimana mereka bisa belajar tentang Sabar, Gigih, Tawakkal, Amanah dan Syukur?.  Belajar tentang sabar yah harus menanam, dan belajar bersyukur pada saat panen, begitu Pak Kyai memberi penjelasan singkat tapi gamblang mengenai materi yang tidak cukup jika diajarkan hanya melalui bahasa tutur, kecuali memperoleh pengalamannya langsung.</p>
<p>Pertanian adalah media pembelajaran tentang Akhlak sekaligus sebagai Ilmu Pengetahuan (science) untuk melengkapi ketrampilan para santri sebagai bekal hidup. Kitab Kuning adalah teorinya dan Pertanian adalah Aplikasinya, kira-kira begitulah caraku membahasakan gampangnya.</p>
<p><img src="/images/pertanian/yogurt-susukambing.jpg" alt="Hasil Olahan susu kambing" width="570" height="300" /></p>
<pre>Yogurt (susu asam) dari Susu Kambing, jajanan sehat untuk anak dan saya suka</pre>
<p>Sejarah yang panjang serta luasnya lahan tak cukup buat saya untuk menggali dalam waktu singkat tentang upaya gigih Ponpes ini untuk memberikan pendidikan terbaik buat para santrinya, namun petikan sajak yang tertempel di dinding ini semoga bisa memberi gambaran lebih jauh dari apa yang bisa saya tulis.</p>
<h3>Puisi Kecil Buat Pesantren Darul Fallah</h3>
<p>Dari puncak bukit kecil ini kita melihat anak-anak berjalan diantara batang ilalang<br />
Anak-anak santri yang lahir dari rahim sejarah pendidikan tak berkesudahan<br />
Ada Seribu Mata Tua menatap Masa<br />
Ada tangan-tangan mungil menata cita-cita<br />
Ada suara perempuan tertawa merajut cinta, dalam tangis bayi dan air mata<br />
Ada wajah teduh tanpa keluh diantara kitab dan ucap<br />
Ada suara Dzikir dan Doa<br />
di kolam ikan berkejaran<br />
di lumpur sapi dan kambing mengembik<br />
di tanah ranah dan pematang<br />
Alam telah menunggu waktu dan kesempatan bagi tangan-tangan cekatan</p>
<p>Tanpa kita mengerti,<br />
Masa membawa kita anak-anak sejarah, para santri, para ustadz, para pencari nama di hadapan Allah<br />
Untuk bergerak tanpa henti, mencatat, merekam, berpikir dan berjalan menguak rahasia ayat Nya diantara buku dan  semesta alam.</p>
<p>Disini, di Pesantren Pertanian DARUL FALLAH, Suara kita menjelma cinta, Kehendak kita lebur dalam syukur dan menjadi proses panjang kebangkitan umat menuju negeri yang diberkahi.<br />
Baldatun Thoyyibatun wa robbun Ghofur</p>
<p>Pesantren Pertanian Darul Fallah ( PPDF ) terletak di ciampea Bogor Jawa Barat, tidak jauh dari kampus IPB  ( Institut Pertanian Bogor ) darmaga.</p>
<p><strong>Pesantren Pertanian Darul Fallah</strong><br />
Kp. <strong>Darul Fallah</strong> Ds. Benteng Rt. 02/04 Ciampea, Bogor<br />
Telp  :  0251-622303, 622278<br />
Fax :  (0251) 622472<br />
<a title="Pesantren Pertanian" href="http://darulfallah.org" target="_blank"> http://www.darulfallah.org</a></p>
<h2>The Organic Way, All in Harmony</h2>
<p><strong>Sayuran Organik</strong> adalah sayur yang ditanam di tanah asli (bukan hidroponik) dengan menggunakan bibit asli (bukan hibrida) dan menggunakan supplai makanan tanaman dari kotoran ternak atau kompos (bukan pupuk urea buatan pabrik) dan jika ada pengganggu tanaman dalam bentuk hewan atau tanaman lain tidak dibasmi (dimusnahkan dari peradaban tanah pertanian) tetapi dikendalikan  oleh unsur alam lainnya yang ada disekitarnya, bisa dalam bentuk tanaman  lain (warna  dan bau) dan  hewan predator alami bukannya dengan pestisida atau senyawa kimia buatan pabrik, sehingga Petani harus membeli untuk mendapatkannya. Tambahan lebih tegas lagi bahwa Pertanian Organik selalu berpihak pada pola tanam Tumpangsari bukannya Monoculture (melakukan praktek tanam-menanam dengan hanya menggunakan satu jenis tanaman pada luasan areal tertentu).</p>
<p><img src="/images/pertanian/organikfarm.jpg" alt="Pertanian Organik" width="275" height="206" /> <img src="/images/pertanian/organikfarm2.jpg" alt="Bedeng Beton" width="275" height="206" /></p>
<pre>Bedeng-bedeng dari Beton untuk pendayaan Pertanian di Kota dan Rumah Susun</pre>
<p>Urusan Pertanian Organik adalah sekedar urusan tanam-menanam, meniadakan pengaruh kimia atau buatan pabrik untuk memenuhi pangan Manusia, karena melalui beberapa ulasan ilmiah telah terbukti pengaruh buruk secara perlahan-lahan bagi Manusia yang mengkonsumsi makanan dari bahan Non-Organik.</p>
<p>Itulah tersebut diatas <strong>Pergertian Organik </strong>yang saya kenal sebelumnya, juga pada umumnya masyarakat luas. Dan saya sarankan kepada anda untuk datang secara langsung di lokasi Pertanian Organik ini untuk setidaknya memahami lebih dalam lagi bahwa Organik tidak saja urusan tanam menanam saja. Bahwa Organis adalah sikap, prilaku, akhlak dan idealisme bahkan Organis adalah Keyakinan atau Agama. Setidaknya itulah perubahan makna yang dapat saya simpulkan setelah pernah selama hampir sebulan saya nyantri di tempat ini. Ruarrr biasa&#8230;karena Ilmu Pertanian tidak saja memberikan kepada para pelakunya ilmu pengetahuan alam tetapi juga berdampak sebagai proses mengenal umat manusia lain dan mendekatkan diri pada Tuhannya.</p>
<p><img src="/images/pertanian/organicfarm.jpg" alt="Agatho Organic Farm" width="570" height="299" /></p>
<pre>Atap pun juga bisa ditanami, genteng dengan bonus sayuran sehat</pre>
<p><strong>Yayasan Bina Sarana Bakti &#8211; Pusat Pengembangan Organis</strong><br />
PO Box 32 Cisarua &#8211; Bogor 16750<br />
Telp. +62-251-254531<br />
Fax. +62-251-253334<br />
e-mail. bsb_agatho@telkom.net</p>
<h2>Energi Alternatif</h2>
<p>Ada yang menarik minatku kepada dua lembaga ini, yaitu tentang penggunaan dan pemanfaatan energi terbarui yang secara sengaja diadakan dalam rangka pemanfaatan sumberdaya alam di areal lahan pertanian yang dimilikinya. Ponpes Pertanian Darul Fallah, saya comot sebuah gambar mencolok diantara kandang ternak sapi perahnya, yaitu pemanfaatan kotoran ternak menjadi sumber bahan bakar untuk memasak, menggantikan minyak tanah dan LPG melalui teknologi dari india ini, BIOGAS.  Kotoran sapi dengan dibuat saluran pembuangan khusus, diarahkan pada tabung beton yang tertanam di tanah untuk diolah menjadi gas, lepas termanfaatkan melalui si api biru untuk keperluan masak, sisa kotoran diangkat menjadi pupuk cair, atau biasa dikenal dengan istilah pupuk slury untuk kebutuhan pertanian.</p>
<p><img src="/images/pertanian/biogas.jpg" alt="Biogas" width="570" height="333" /></p>
<pre>Biogas, pemanfaatan kotoran ternak untuk energi alternatif</pre>
<p>Sedangkan di lahan Pertanian Organik Cisarua, dibalik gudang yang atapnya ditanami berbagai macam jenis sayuran itu, ternyata terdapat mesin pengolah Listrik bertenaga air. Ada 2 (dua) jenis dan metode PLTA Microhidro yang dimiliki, yang pertama adalah sistem air terjun, memanfaatkan limpahan air  irigasi  dari lahan tertinggi untuk memberikan tendangan pada kincir penggerak dinamo listrik berkekuatan 24 Kwa. Satunya lagi menggunakan teknologi hisap dengan output tenaga listrik sebesar 7 Kwa untuk memenuhi kebutuhan listrik gedung pengepakan dan gedung lain di sekitar lahan pertanian.</p>
<p><img src="/images/pertanian/microhidro.jpg" alt="Listrik 7000 Watt" width="275" height="163" /> <img src="/images/pertanian/microhidro2.jpg" alt="Listrik 24000 Watt" width="275" height="163" /></p>
<pre>Pemanfaatan untuk Listrik (MIcroHidro) kekuatan 7000 dan 24000 Watt</pre>
<p>Selama dua hari berada di tempat dan jumpa dengan orang-orang hebat beserta hasil karyanya dalam bidang pertanian ini adalah pengalaman yang luar biasa karena punya kesempatan untuk belajar pada orang-orang yang bekerja untuk dunia dan akheratnya. Setidaknya bisa memberikan bekal pada diri saya pribadi untuk perubahan dan punya karya lebih baik lagi. Semoga&#8230;.Aminnnn!!!</p>
<p><em>uconkie: saya bukan kyai juga bukan pastor tetapi petani yang tidak punya lahan juga tanah dan sementara menyewa lahan di jagad maya untuk mencangkul sawah virtualnya bersama para laba-laba. Masa depan dengan penuh harap bisa memegang cangkul yang sebenarnya, berbasah sekujur badan dengan lumpur dan bisa meniup seruling bambu diatas punggung kebo bersama para kuntul yang bertengger mencari makan. Sesekali nge-Buzz teman di jakarta yang sedang duduk serius dibelakang meja kantor konsultannya.</em></p>
<table style="width: 194px;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td style="background: transparent url(http://picasaweb.google.com/f/img/transparent_album_background.gif) no-repeat scroll left center; height: 194px;" align="center"><a href="http://picasaweb.google.com/jusronfaizal/KyaiPasturDanPetani"><img style="margin:1px 0 0 4px;" src="http://lh5.ggpht.com/jusronfaizal/SCuspJb-BNE/AAAAAAAAAcY/JrNIJbD6ews/s160-c/KyaiPasturDanPetani.jpg" alt="" width="160" height="160" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td style="text-align:center;font-family:arial,sans-serif;font-size:11px"><a style="color:#4D4D4D;font-weight:bold;text-decoration:none;" href="http://picasaweb.google.com/jusronfaizal/KyaiPasturDanPetani">kyai, pastur dan petani</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/cakrawala/kyai-pastor-petani.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sandro si Tarantula-Man</title>
		<link>http://faizal.web.id/keanekaragaman/sandro-si-tarantula-man.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/keanekaragaman/sandro-si-tarantula-man.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2008 04:13:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keanekaragaman]]></category>
		<category><![CDATA[Khatulistiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Mozaik]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[fauna]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/keanekaragaman/sandro-si-tarantula-man/</guid>
		<description><![CDATA[
Sandro adalah My Super Hero dari Udik Kahayan, sebut saja sebagai sosok pejuang dan penyelamat di lingkungannya, Tarantula-Man, meskipun gerakannya tidak mendunia, bahkan tidak cukup populer di negeri sendiri, karena  Sandro  merasa cukup  melakukan tindakan-tindakan sederhana dan dengan lingkup lokal di Lewu Napoi, di Kahayan Hulu sana, dua hari perjalanan menempuh jalur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><img src="http://farm1.static.flickr.com/80/214337657_8c3f20033f_o.jpg" alt="Sandro danTarantula" width="336" height="500" /></p>
<p>Sandro adalah <em>My Super Hero dari Udik Kahayan</em>, sebut saja sebagai sosok pejuang dan penyelamat di lingkungannya, Tarantula-Man, meskipun gerakannya tidak mendunia, bahkan tidak cukup populer di negeri sendiri, karena  Sandro  merasa cukup  melakukan tindakan-tindakan sederhana dan dengan lingkup lokal di Lewu Napoi, di Kahayan Hulu sana, dua hari perjalanan menempuh jalur sungai dari ibu kota propinsi Palangkaraya. Mungkin hanya Sandro satu-satunya sebagai Super Hero yang tidak bekerja sendirian layaknya Spider-Man atau Superman.<span id="more-25"></span></p>
<p><img src="http://farm1.static.flickr.com/80/214337739_205868a5e9.jpg?v=0" alt="Sandro dan Atis" width="500" height="348" /></p>
<pre>Dua anak seiring bersama</pre>
<p>Tarantula-Man punya seorang sahabat akrab, yang setia dan selalu bersama-sama, bersama bermain di sungai, di hutan, di ladang dan juga di sekolahnya yang letaknya ada di belakang lapangan sepak bola di kampungnya. Cukup bersahabat dengan satu orang saja? tentu saja tidak, dia sangat membutuhkan satu grup (kelompok) yang cukup aktif bisa bergerak bersama-sama. Belajar sambil bermain tentu saja. Langkah-langkah kecil itu bisa menembus kemana saja mereka mau, sesekali, langkah tanpa alas kaki itupun bahkan sanggup menembus duri-duri tanaman hutan.</p>
<p><img src="http://farm1.static.flickr.com/75/214337895_d4ab3f401e.jpg?v=0" alt="Sandro dan groupnya" width="500" height="342" /></p>
<pre>Bermain sambil mendulang di Sungai Miri</pre>
<p>Aku kenal sandro sejak dia belum bisa mandi dan berenang sendiri di depan rumahnya, biasanya sambil menemani Ibunya mencuci pakaian atau piring di Lanting. Seperti layaknya semua anak kecil yang selalu gembira bermain dengan air, sandro dan teman-temannya pun demikian, dia sanggup berlama-lama dan berkali-kali mandi di sungai. Sampai pernah aku sendiri mencoba ngetes, kira-kira kuat berapa lama dan berapa kali yah main air sepanjang seharinya? Ndro, Mandoi yuk&#8230;&#8230; dan selalu jawabannya bisa ditebak adalah&#8230;Ayyoookkkk!! langsung aja loncat, Byuuuurrrrr!!!</p>
<p>Setelah dhuhur, saya hitung sudah 6 kali kita buka baju dan pasang lagi, Sandro, gimana kalo kita mandi lagi? Ayookk Om&#8230;&#8230;ternyata aku sendiri yang kelenger gak tahan untuk ke 7 kali. Ampuuunnn&#8230;kamu pake batteray apa sih kok gak ada habisnya? dan terakhir kalinya dia pernah ngajak aku meluncur disungai dari ujung kampung mengalir hingga rumahnya..wah. Begitulah anak-anak, energinya yang seperti bisa bertambah karena semangatnya.</p>
<h2>Sekilas Fakta tentang Tarantula</h2>
<p>Suatu waktu Sandro datang ke saya sambil menunjukkan benda hitam berkaki delapan di telapak tangannya. Setelah tidak jauh dari pandanganku ternyata Tarantula, hampir saja ngibrit karena bayanganku di filem-filem binatang ini memang terlihat gak ramah dengan manusia, tapi sekarang malah ada di tangan anak kecil jadi mainannya.</p>
<p><img src="http://animals.nationalgeographic.com/staticfiles/NGS/Shared/StaticFiles/animals/images/primary/tarantula-feeding.jpg" alt="Tarantula dari Nationalgeographics" width="470" height="324" /></p>
<pre> Photo: National Geographics</pre>
<p>Aksi Sandro belum berhenti sampai disitu saja, om pinjam korek dong, sambil menyerahkan korek zippo-ku masih lom mudeng juga mau diapakan lagi ini. Dia ketok binatang ini hingga mati, terus di tusukin ke lidi dan langsung dibakarnya sebentar, sepenglihatanku kayaknya ini sekedar syarat mateng aja deh, begitu aja langsung diambilnya sejumput dan masuk mulutnya sambil mengernyitkan dahinya&#8230;..enak&#8230; mau om? wah&#8230;gak..gak ndro, makasih&#8230;.heheheehehe meski dalam benakku ini adalah protein bagus buat perkembangan mereka tapi kalo untukku masih gak tega makan mahluk berbulu ini.</p>
<p>Aku yakin kalo anda belum pernah melihat binatang ini langsung atau pernah liat tapi di tipi atau pilem, pasti kesimpulan yang ada dalam benak anda pastilah sangat berbeda den<br />
gan faktanya, beberapa fakta dari tarantula adalah:</p>
<ul>
<li>Sejauh anda tidak alergi atau phobia, Tarantula bukan termasuk binatang berbahaya.</li>
<li>Mempunyai kuku yang dapat ditarik masuk, seperti layaknya Kucing.</li>
<li>Tarantula bisa berganti kulit seperti ular, proses ini biasanya disebut dengan Molting.</li>
</ul>
<p>Di dunia terhitung sebanyak 900 spesies yang telah terdata, masyarakat lokal sering menyebutnya sebagai laba-laba tanah karena Tarantula memang tidak membuat jaring untuk menangkap mangsanya, orang eropa menyebutnya &#8220;Wolf Spider&#8221;, Afrika &#8220;Baboon Spider&#8221;, Asia mengenal sebagai &#8220;earth tigers&#8217; atau &#8220;bird spider&#8221;. Nama Tarantula sendiri berasal dari sebuah nama kota di Italy &#8220;Taranto&#8221;.</p>
<p>Tarantula termasuk digolongkan sebagai binarang Carnivora, makanan utamanya adalah serangga, kadal, tikus kecil, beberapa spesies yang lebih besar tubuhnya bisa memangsa anak burung, tentu saja tidak akan langsung di telan mentah-mentah saat itu juga, satu makan besar bisa membutuhkan waktu hingga sebulan.</p>
<p>Tarantula memang mempunyai reputasi yang tidak bagus bagi manusia, mungkin karena dia adalah laba-laba dengan badan yang besar, atau karena berbulu dan beracun, padahal disebutkan bahwa gigitan Tarantula tidak bisa menyebabkan manusia terbunuh, bisa jadi gigitan lebah masih lebih menyakitkan dibanding gigitan Tarantula.</p>
<p>Meski demikian dibelahan dunia barat, Tarantula bisa jadi binatang peliharaan di rumah, termasuk binatang yang dikagumi, unik dan exotic. Beberapa situs penjual Tarantula jelas-jelas bisa memasang harga minimal $ 50 untuk seekornya. Syukurlah masyarakat kita masih senang memelihara kucing dan anjing dibanding Tarantula, dan sebaiknya cukup melihat di alam tempat dia hidup, karena di alam binatang ini bisa berumur berkisar 2-5 tahun, bahkan diantaranya dapat bertahan hidup hingga 10 tahun lebih.</p>
<h2>Sosok yang Berbeda</h2>
<p>Mereka adalah sosok yang jelas berbeda, satu kesamaannya hanyalah mempunyai tempat tinggal di kampung yang sama. Sandro saat ini mungkin sudah beranjak mendekati usia Remaja, dan biasanya di usia ini kebiasaan dari mereka adalah pergi jauh dari rumah bapak ibunya untuk melanjutkan sekolah tingkat pertamanya, minimal di tingkat kecamatan yang perjalananya membutuhkan waktu 4-5 jam lewat sungai. Demikian seterusnya, semakin tinggi pendidikan yang pengen diraih, semakin dijauhkan dari asal kampungnya. Entah tinggal dengan sanak familinya atau dititipkan dengan orang lain sekalipun, semangat untuk menempuh jenjang tertinggi untuk pendidikannya memang cukup kuat dan bersemangat.</p>
<p>Sandro yang dulu kecilnya sangat takut menyeberang jembatan beton yang membentang sungai kahayan karena baru pertama melihat jembatan seluas dan segede itu, hingga memasuki toko pakaian yang berkeramik dia rela mencopot sandal jepitnya karena tidak ingin mengotori lantainya. Sekarang dia harus menghadapi semuanya itu dan beradaptasi dengan lingkungan barunya. Proses pendewasaannya pun tumbuh terus seiring dengan waktu dan kenyataan yang dihadapi.</p>
<p>Tarantula-Man saat ini mungkin hanya ada di imajinasiku, mungkin saat ini hanya aku yang menganggapnya sebagai Super Hero, tapi juga berharap suatu saat nanti dia adalah Super Hero yang sebenarnya. Anak muda berbakat yang akan memenangkan peperangan terhadap Kebodohan dan Kemiskinan, karena ini adalah perang yang sesungguhnya. Dan yang pasti, aku juga punya sebuah harapan dengannya, suatu saat nanti kita pasti akan ketemu lagi!!! dan kita akan punya banyak waktu untuk Mandoi seharian.</p>
<h3>Bahan bacaan:</h3>
<ul>
<li><a title="Tarantula by wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tarantula" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Tarantula<br />
</a></li>
<li><a title="Golden Exotica" href="http://www.goldenphoenixexotica.com/pics.html" target="_blank">http://www.goldenphoenixexotica.com/pics.html</a></li>
<li><a title="tarantula national geographics" href="http://animals.nationalgeographic.com/animals/bugs/tarantula.html" target="_blank">http://animals.nationalgeographic.com/animals/bugs/<br />
tarantula.html</a></li>
</ul>
<p><em>Conkie: lagi ngeling-ngeling masa suka cita bermain dengan sandro dan gengnya</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/keanekaragaman/sandro-si-tarantula-man.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asal Usul Nama Indonesia</title>
		<link>http://faizal.web.id/keanekaragaman/asal-usul-nama-indonesia.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/keanekaragaman/asal-usul-nama-indonesia.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2007 03:51:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keanekaragaman]]></category>
		<category><![CDATA[Kutipan]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/tahukah-anda/asal-usul-nama-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[PADA zaman purba, kepulauan tanah air kita disebut dengan aneka nama. Dalam catatan bangsa Tionghoa kawasan kepulauan kita dinamai Nan-hai(Kepulauan Laut Selatan). Berbagai catatan kuno bangsa India menamai kepulauan ini Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang) nama yang diturunkan dari kata Sansekerta dwipa (pulau) dan antara (luar,seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Valmiki yang termasyhur itu menceritakan pencarian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PADA zaman purba, kepulauan tanah air kita disebut dengan aneka nama. Dalam catatan bangsa Tionghoa kawasan kepulauan kita dinamai Nan-hai(Kepulauan Laut Selatan). Berbagai catatan kuno bangsa India menamai kepulauan ini Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang) nama yang diturunkan dari kata Sansekerta dwipa (pulau) dan antara (luar,seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Valmiki yang termasyhur itu menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Ravana, sampai ke Suwarnadwipa (Pulau Emas, yaitu Sumatra sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara.</p>
<p><span id="more-17"></span></p>
<p><img src="http://geocities.com/uconkie/web/indonesia.jpg" alt="Indonesia dalam Peta" /></p>
<p>Bangsa Arab menyebut tanah air kita Jaza&#8217;ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Nama Latin untuk kemenyan adalah benzoe, berasal dari bahasa Arab luban jawi (kemenyan Jawa), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatra. Sampai hari ini jemaah haji kita masih sering dipanggil &#8220;Jawa&#8221; oleh orang Arab. Bahkan orang Indonesia luar Jawa sekalipun. Samathrah, Sholibis, Sundah, kulluh Jawi(Sumatra, Sulawesi, Sunda, semuanya Jawa)&#8221; kata seorang pedagang di Pasar Seng, Mekah.</p>
<p>Lalu tibalah zaman kedatangan orang Eropa ke Asia. Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang itu beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari Arab, Persia, India, dan Cina. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Cina semuanya adalah &#8220;Hindia&#8221;. Semenanjung Asia Selatan mereka sebut &#8220;Hindia Muka&#8221; dan daratan Asia Tenggara dinamai &#8220;Hindia Belakang&#8221;. Sedangkan tanah air kita memperoleh nama &#8220;Kepulauan Hindia&#8221; (Indische Archipel, Indian Archipelago, l&#8217;Archipel Indien) atau &#8220;Hindia Timur&#8221; (Oost Indie, East Indies, Indes Orientales). Nama lain yang juga dipakai adalah &#8220;Kepulauan Melayu&#8221; (Maleische Archipel, Malay Archipelago, l&#8217;Archipel Malais).</p>
<p>Ketika tanah air kita terjajah oleh bangsa Belanda, nama resmi yang digunakan adalah Nederlandsch- Indie (Hindia Belanda), sedangkan pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur). Eduard Douwes Dekker (1820-1887), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah mengusulkan nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan tanah air kita, yaitu Insulinde, yang artinya juga &#8220;Kepulauan Hindia&#8221; (bahasa Latin insula berarti pulau). Tetapi rupanya nama Insulinde ini ku rang populer. Bagi orang Bandung,Insulinde mungkin cuma dikenal sebagai nama toko buku yang pernah ada di Jalan Otista.</p>
<p>Pada tahun 1920-an, Ernest Francois Eugene Douwes Dekker (1879-1950), yang kita kenal sebagai Dr. Setiabudi (beliau adalah cucu dari adik Multatuli), memopulerkan suatu nama untuk tanah air kita yang tidak mengandung unsur kata &#8220;India&#8221;. Nama itu tiada lain adalah Nusantara, suatu istilah yang telah tenggelam berabad-abad lamanya. Setiabudi mengambil nama itu dari Pararaton, naskah kuno zaman Majapahit yang ditemukan di Bali pada akhir abad ke-19 lalu diterjemahkan oleh J.L.A. Brandes dan diterbitkan oleh Nicholaas Johannes Krom pada tahun 1920.</p>
<p>Namun perlu dicatat bahwa pengertian Nusantara yang diusulkan Setiabudi jauh berbeda dengan pengertian, nusantara zaman Majapahit. Pada masa Majapahit Nusantara digunakan untuk menyebutkan pulau-pulau di luar Jawa (antara dalam bahasa Sansekerta artinya luar, seberang) sebagai lawan dari Jawadwipa (Pulau Jawa).</p>
<p>Kita tentu pernah mendengar Sumpah Palapa dari Gajah Mada, &#8220;Lamun huwus kalah nusantara, isun amukti palapa&#8221; (Jika telah kalah pulau-pulau seberang, barulah saya menikmati istirahat). Oleh Dr. Setiabudi kata nusantara zaman Majapahit yang berkonotasi jahiliyah(kerendaha n peradaban) itu diberi pengertian yang nasionalistis. Dengan mengambil kata Melayu asli antara, maka Nusantara kini memiliki arti yang baru yaitu &#8220;nusa di antara dua benua dan dua samudra&#8221;, sehingga Jawa pun termasuk dalam definisi nusantara yang modern. Istilah nusantara dari Setiabudi ini dengan cepat menjadi populer penggunaannya sebagai alternatif da<br />
ri nama Hindia Belanda.</p>
<p>Sampai hari ini istilah nusantara tetap kita pakai untuk menyebutkan wilayah tanah air kita dari Sabang sampai Merauke. Tetapi nama resmi bangsa dan negara kita adalah Indonesia. Kini akan kita telusuri dari mana gerangan nama yang sukar bagi lidah Melayu ini muncul.</p>
<p>Nama Indonesia Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA), yang dikelola oleh James Richardson Logan (1819-1869), orang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Inggris, George Samuel Windsor Earl (1813-1865), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA. Dalam JIAEA Volume IV tahun 1850, halaman 66-74,Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations. Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia (nesos dalam bahasa Yunani berarti pulau). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis: .. the inhabitants of the Indian Archipelago or Malayan Archipelago would become respectively Indunesians or Malayunesians.</p>
<p>Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon (Srilanka) dan Maldives (Maladewa). Lagi pula, kata Earl, bukankah bahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini? Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia.</p>
<p>Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago. Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita, sebab istilah &#8220;Indian Archipelago&#8221; terlalu panjang dan membingungkan. Logan memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia. Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan: Mr. Earl suggests the ethnographical term Indunesian, but rejects it in favour of Malayunesian. I prefer the purely geographical term Indonesia, which is merely a shorter synonym for the Indian Islands or the Indian Archipelago. Ketika mengusulkan nama &#8221; Indonesia &#8220;agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akanmenjadi nama bangsa dan negara yang jumlah penduduknya peringkat keempat terbesar di muka bumi!</p>
<p>Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama &#8221; Indonesia &#8221; dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi. Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826-1905) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara ke tanah air kita tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah &#8221; Indonesia &#8221; di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah &#8221; Indonesia &#8221; itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch- Indie tahun 1918. Padahal Bastian mengambil istilah &#8220;Indonesia&#8221; itu daritulisan- tulisan Logan.</p>
<p>Putra ibu pertiwi yang mula-mula menggunakanistilah &#8220;Indonesia&#8221; adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara).Ketika di buang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers-bureau.</p>
<p>Makna politis Pada dasawarsa 1920-an, nama &#8220;Indonesia&#8221; yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan tanah air kita, sehi<br />
ngga nama &#8220;Indonesia&#8221; akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitassuatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan! Akibatnya pemerintah Belanda mulai curigadan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Loganitu.</p>
<p>Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging) berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. Majalah mereka, Hindia Poetra, berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.</p>
<p>Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya, &#8220;Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut &#8220;Hindia Belanda&#8221;. Juga tidak &#8220;Hindia&#8221; saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesier) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya. &#8221;</p>
<p>Sementara itu, di tanah air Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924. Tahun itu juga Perserikatan Komunis Hindia berganti nama menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Lalu pada tahun 1925 Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama &#8220;Indonesia&#8221;. Akhirnya nama &#8220;Indonesia&#8221; dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa dan bahasa kita pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini kita sebut Sumpah Pemuda. Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggotaVolksraad (Dewan Rakyat; DPR zaman Belanda), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo, dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Belanda agar nama &#8220;Indonesia&#8221; diresmikan sebagai pengganti nama &#8220;Nederlandsch- Indie&#8221;. Tetapi Belanda keras kepala sehingga mosi ini ditolak mentah-mentah.</p>
<p>Maka kehendak Allah pun berlaku. Dengan jatuhnya tanah air kita ke tangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama &#8220;Hindia Belanda&#8221; untuk selama-lamanya. Lalu pada tanggal 17 Agustus 1945, atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, lahirlah Republik Indonesia.</p>
<p>Dirgahayu Indonesiaku! ***</p>
<p>Disarikan oleh Hartono dari tulisan IRFAN ANSHORY  (Penulis, Direktur Pendidikan &#8220;Ganesha Operation&#8221;)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/keanekaragaman/asal-usul-nama-indonesia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tujuh Keajaiban Dunia</title>
		<link>http://faizal.web.id/keanekaragaman/tujuh-keajaiban-dunia.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/keanekaragaman/tujuh-keajaiban-dunia.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jul 2007 10:34:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keanekaragaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/2007/07/04/tujuh-keajaiban-dunia/</guid>
		<description><![CDATA[          
7 Keajaiban dunia telah di deklarasikan di Lisbon, Portugal pada hari ke 7 (sabtu) Tanggal 7 Bulan 7 dan Tahun 2007. Dan inilah hasil poling yang dilakukan oleh www.new7wonders.com yang diperoleh dari voting online, sms dan telephone.:

Pemenangnya adalah sebagai berikut:

The Great Wall, China
Petra, Jordan
Christ Redeemer, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/chichen_itza.jpg" title="chichen itza mexico" alt="chichen itza mexico" height="120" width="160" />  <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/christ_redeemer.jpg" title="Christ Redeemer, Brazil" alt="Christ Redeemer, Brazil" height="120" width="160" />   <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/colosseum.jpg" title="The Roman Colosseum, Italy" alt="The Roman Colosseum, Italy" height="120" width="160" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/great_wall.jpg" title="Great Wall, China" alt="Great Wall, China" height="120" width="160" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/machu_picchu.jpg" title="Machu Picchu, Peru" alt="Machu Picchu, Peru" height="120" width="160" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/petra.jpg" title="Petra, Jordan" alt="Petra, Jordan" height="120" width="160" />  <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/taj_mahal.jpg" title="Taj Mahal India" alt="Taj Mahal India" height="120" width="160" /></p>
<p>7 Keajaiban dunia telah di deklarasikan di Lisbon, Portugal pada hari ke 7 (sabtu) Tanggal 7 Bulan 7 dan Tahun 2007. Dan inilah hasil poling yang dilakukan oleh <a href="http://new7wonders.com" title="New Seven Wonders" target="_blank" class="snap_shots">www.new7wonders.com</a> yang diperoleh dari voting online, sms dan telephone.:<br />
<span id="more-10"></span><br />
Pemenangnya adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>The Great Wall, China</li>
<li>Petra, Jordan</li>
<li>Christ Redeemer, Brazil</li>
<li>Machu Picchu, Peru</li>
<li>Chichén Itzá, Mexico</li>
<li>The Roman Colosseum, Italy</li>
<li>The Taj Mahal, India</li>
</ol>
<p>Untuk Finalisnya, masuk 21 besar, adalah:<br />
<img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/01.jpg" alt="Acropolis-Athens-Grece" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/02.jpg" alt="Alhambra, Granada, Spanyol" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/03.jpg" alt="Angkor, Cambodia" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/04.jpg" alt="The Pyramid at Chichén Itzá, Mexico" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/05.jpg" alt="Christ Redeemer, Rio de Janeiro, Brazil" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/06.jpg" alt="Colosseum, Rome, Italy" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/07.jpg" alt="Easter Island Statues, Chile" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/08.jpg" alt="Eiffel Tower, Paris, France" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/09.jpg" alt="Great Wall, China" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/10.jpg" alt="Hagia Sophia, Istanbul, Turkey" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/11.jpg" alt="Kiyomizu Temple, Kyoto, Japan" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/12.jpg" alt="Kremlin/St. Basil, Moscow, Russia" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/13.jpg" alt="Machu Picchu, Peru" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/14.jpg" alt="Neuschwanstein Castle, Schwangau, Germany" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/15.jpg" alt="Petra, Jordan" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/16.jpg" alt="Pyramids of Giza, Egypt" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/17.jpg" alt="Statue of Liberty, New York, US" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/18.jpg" alt="Stonehenge, Amesbury, United Kingdom" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/19.jpg" alt="Sydney Opera House, Australia" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/20.jpg" alt="Taj Mahal, Agra, India" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/21.jpg" height="67" width="90" /> <img src="http://uk.geocities.c<br />
om/uconkie/7/borobudur.jpg" alt="Boroboro" height="67" /><br />
Semua orang di dunia, pasti lebih tau tentang 7 keajaiban dunia, dibanding 7 puncak dunia. Khususnya di Indonesia, kita masing-masing juga tau kalo Candi Borobudur termasuk salah satu diantaranya, ini juga tercetak di buku-buku SD masa lalu. Gak ada yang salah sih, kalo itu adalah 7 Keajaiban dunia versi Indonesia. Sedangkan menurut <a href="http://wonderclub.com/" target="_blank" class="snap_shots">Wonder Club</a> Borobudur termasuk dalam kategori <a href="http://www.wonderclub.com/WorldWonders/ForgottenWonders.html" target="_blank" class="snap_shots">Forgotten Wonders</a></p>
<p>Tapi kalo mau tau tentang <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Seven_Wonders_of_the_World" target="_blank" class="snap_shots">Keajaiban Dunia</a> versi Dunia, untuk pertama kalinya di tulis dan merupakan ide dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Antipater_of_Sidon" target="_blank">Antipater Sidon</a>, yang termasuk didalamnya adalah:</p>
<p>*<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Great_Pyramid_of_Giza" target="_blank" class="snap_shots"> Piramida Giza</a><br />
*<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Lighthouse_of_Alexandria" target="_blank" class="snap_shots"> Mercusuar Iskandariah</a><br />
*<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Colossus_of_Rhodes" target="_blank" class="snap_shots"> Colossus Rhodes</a><br />
*<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hanging_Gardens_of_Babylon" target="_blank" class="snap_shots"> Taman Gantung Babilonia</a><br />
*<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Statue_of_Zeus_at_Olympia" target="_blank" class="snap_shots"> Patung Zeus di Olimpia</a><br />
*<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Temple_of_Artemis" target="_blank" class="snap_shots"> Temple of Artemis</a><br />
*<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mausoleum_of_Maussollos" target="_blank" class="snap_shots"> Mausoleum Maussollos</a></p>
<p>Dari ke 7 Keajaiban Dunia tersebut, yang sampai sekarang masih berdiri hanya Piramida Giza di Mesir</p>
<p><center><img src="http://www.wonderclub.com/WorldWonders/images/Pyramid.jpg" /><br />
Piramida, Lokasi di Kota Giza, Kairo, Mesir<a href="http://www.new7wonders.com/" target="_blank"><img src="http://www.new7wonders.com/fileadmin/resources/070707/070707_event.gif" width="500" /></a> </center>Tahun 2007 dengan <a href="http://www.new7wonders.com/" target="_blank" class="snap_shots">New 7 Wonder</a> telah memilih 21 kandidat barunya untuk dilakukan pemilihan Keajaiban Dunia Versi Tahun 2007 oleh masyarakat dunia melalui voting, siapa banyak inilah yang akan terpilih. Sayangnya pada kemana yah masyarakat Indonesia? Dinas Pariwisata? apa ini dipandang gak menarik?Macam Negara Kamboja yang masyarakatnya masih kesulitan akses internet, pemerintahnyapun memberikan pelayanan internet gratis untuk kepentingan pemilihan ini, yang jelas karena pemerintahnya sangat sadar akan dampak jika negara mereka termasuk di 7 jajaran keajaiban dunia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/keanekaragaman/tujuh-keajaiban-dunia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
