Archive for the 'Tutorial' Category
Membuat Katup Limbah Pompa Hidram

di depan bendungan kayu di Lewu Napoi Kahayan Hulu Utara
“kami coba membuat hydram cuman kami kesulitan untuk membuat tuas klep buangan dan klep yang ketabung udara mohon dikirimi gambar dan syukur ada fotonya”
Artikel ini adalah respon balik untuk berbagi pengalaman dalam membuat Pompa Hidram sendiri, artikel-artikel tutorial membuat Pompa Hidram dari pipa besi sebelumnya memang tidak secara detail menceritakan bagaimana membuat katup limbahnya, baik yang ada di bagian pompanya atau menuju tabung. detail
kopipahit.com

Pada suatu tengah malam sendirian, saya berpikir dalam hati *jangan-jangan di kepala gak ada otaknya????, kenapa ya Kopi selalu identik dengan begadang dan tidak tidur?, tidak berselang lama ternyata saya temukan jawabannya disini [Minuman Lezat yang sempat Terlaran]. Tapi kenapa juga Luwak ; Musang, jawa: Garangan (Paradoxurus hermaphroditus) juga senang makan kopi? Apa juga dia suka ngelembur bikin website dan coding PHP, atau lagi banyak proyek!. Jangan-jangan kita (Kopi, Luwak dan Manusia) memang tersusun dalam satu rantai “Jaring Makanan”
detail
Jika handak meRakit ke Hulu, sebaiknya Bisa Berenang ke Tepian

gaya manakah yang tidak layak untuk di kolam renang? @Klub Hijau Billabong
Pada suatu saat di pinggiran kolam renang Klub Hijau Bilabong. Conk, kayaknya elo cocok dan pas banget kalo mau jadi instruktur renang!, usul Acil (anak cilandak) penuh semangat dengan gaya dan logat Betawinya. Duitnya lumayan itu Conk!, ratusan ribu per anak lagi..!, lebih bersemangat lagi dari sebelumnya. Mungkin juga karena dia tahu aku gak pernah pegang duit tapi bisa berenang??. Emangnya orang sini kalo pengen belajar berenang kudu nyari Guru yah Cil?, bukannya sudah cukup belajar dan berGuru langsung kepada Sang Air Cil??!!…(mulai rada ngawur)…Mboohh kahh Conk!!! reflek serapah Acil dengan logat Maduranya, ujug-ujug dia lupa dengan gaya Padangnya. Cil, sebenernya kamu itu Betawi, Madura atau Padang sih?!!!! gemess!! detail
Membuat Kolam Renang di Belakang Rumah

Kolam Pengembangan Bibit Ikan Patin, cikal bakal ide awalnya
Pada suatu sore di belakang rumah, Tidak satupun ada anak kecil yang tidak suka main air, demikian juga dengan Nisa dan Zaqy dari sejak umur 5 bulan selalu dibawa main ke kolam renang tiap minggu sama Ramanya, pada setiap ada kesempatan dan hari libur. Melihat cucunya hoby berenang muncul ide kreatif dari Eyang Kakungnya untuk membuatkan kolam renang sendiri di belakang rumah. Itung-itung ngobati para cucu yang kecewa karena kolam renang bulat tiupnya yang kedua kalinya dibeli harus bocor lagi. detail
Partisipasi dan Teknologinya

diantara selangkangan kartijah (kartini gajah) di Taman Nasional Way Kambas Lampung
Pada suatu hari di sebuah undangan pelatihan dengan bau-bauan partisipasi, saya mendapat sebuah pertanyaan yang cukup unik dan tidak biasa, “Bagaimana cara menghabiskan gajah?“, waduh pak saya tidak pernah makan gajah, dengan sendok dan garpu, pake kecap dan kerupuk lebih enak, dimakan pelan-pelan sampe habis, dikunyah pake mulut, disembelih lalu dibuat dendeng dan dimakan sampe habis dan berbagai jawaban aneh dan lucu lainnya. Diantara sekian banyak jawaban yang ada, hampir dari kita semua tertuju untuk bersepakat pada sebuah jawaban “Kita makan bareng-bareng, lama-lama akan habis juga“. Betul tidak?? detail
THE Tungku THE Hemat THE Energy and The Gun
Adalah THE, bacanya bukan de (seperti pada bahasa english) tapi dibaca perhuruf te-ha-e, karena THE kepanjangan dari Tungku Hemat Energi, sebuah alat memasak berbentuk tungku yang sengaja dirancang untuk lebih menghemat pasokan bahan bakar kayu dan lebih mengoptimalkan panas, sehingga memasak bisa lebih cepat dan tidak boros kayu.
Tungku adalah kenalanku pertama dengan istilah yang pada saat itu sangat ngetop, TTL/TTG Teknologi Tepat Guna dan Teknologi Tepat Lingkungan. Pertama kali melihatnya di rumah panggung orang Bugis di Makasar, dengan bentuk tungkunya yang kecil, ringan, dan portable, bisa dipindahkan kesana kemari, tungku ini yang biasa disebut anglo juga di desain secara khusus untuk tidak mudah membakar lantai rumah panggung mereka yang terbuat dari kayu.

Tungku untuk memasak dan 2 buah bahan bakarnya!! detail
Lanting Kincir Air
Lanting, asal kata dari bahasa Dayak Kahayan yang saya artikan dalam bentuk bangunan yang berdiri diatas air dengan ditopang oleh balok-balok kayu sehingga bisa mengambang dan bergerak mengikuti ketinggian air. Supaya tidak terseret oleh arus, umumnya ditambatkan dengan tali yang cukup kuat pada sebilah pohon besar melalui cincin yang melingkar di batangnya, rangkaian cincin dan tali tersebut orang menyebutnya Tambuhak. Di Jambi saya dikenalkan dengan istilah “Rumah Rakit“, tapi di Kahayan lanting tidak harus berbentuk rumah, dia bisa Rumah Makan, Warung, Pom Bensin, Mesin Sedot Emas, Kandang Babi, Peternakan Ayam, Sandaran Perahu atau Kincir Air yang sedang kita ceritakan ini.





