May 21
Antara Kyai, Pastor dan Petani
Setiap Organ melayani Organisme, dan setiap Organisme memelihara setiap Organnya (Hukum yang berlangsung di Alam).
Lalu seharusnya ditiru oleh manusia :
- Saya kerja agar semua yang lain berkembang, dan semua mendukung perkembangan saya.
- Setiap orang mendukung seluruh Masyarakat, dan seluruh masyarakat memperdulikan setiap warganya.
- Setiap warga negara mendukung Pemerintah, dan pemerintah melayani setiap warga negara.
- Sayur Alami meningkatkan kesehatan kita, dan kita melayani alam agar menghasilkan sayur sehat.
Rangkaian kata diatas adalah menerjemahkan tentang pengertian “Organis“, saya dapatkan di kartu pengenal sebagai tamu (pengunjung) di Pusat Pengembangan Organis atau yang umumnya dikenal sebagai Pusat Pertanian Organik Agatho (Agatho Organic Farm) di Cisarua, Bogor. detail
May 13
Lanting Kincir Air
Lanting, asal kata dari bahasa Dayak Kahayan yang saya artikan dalam bentuk bangunan yang berdiri diatas air dengan ditopang oleh balok-balok kayu sehingga bisa mengambang dan bergerak mengikuti ketinggian air. Supaya tidak terseret oleh arus, umumnya ditambatkan dengan tali yang cukup kuat pada sebilah pohon besar melalui cincin yang melingkar di batangnya, rangkaian cincin dan tali tersebut orang menyebutnya Tambuhak. Di Jambi saya dikenalkan dengan istilah “Rumah Rakit“, tapi di Kahayan lanting tidak harus berbentuk rumah, dia bisa Rumah Makan, Warung, Pom Bensin, Mesin Sedot Emas, Kandang Babi, Peternakan Ayam, Sandaran Perahu atau Kincir Air yang sedang kita ceritakan ini.
May 8
Padepokane Wong Jowo

Menara Pengawas, mengawasi Puncak Arjuna dan Kita....
Padepokan, tempat yang asing tapi akrab di telinga, saya mengenalnya sebagai tempat yang bernuansa magis, kumpulan laki-laki berpakaian serba hitam, rambut gondrong, pinter silat, mengadu kesaktian, merapal ajian pamungkas, tempat belajar kanuragan dan tentu saja mereka dikenal sebagai para Jawara. Singkatnya, orang-orang di padepokan bukanlah orang sembarangan dan perlu diperhitungkan kemampuannya yang juga tidak biasa, karena mereka secara sungguh-sungguh belajar ditempat ini dengan pola “nyantrek/nyantri”, meninggalkan kampung dan keluarga dan mendiami padepokan untuk waktu yang cukup lama, sampai bener-bener tujuan belajarnya tercapai. detail
Mar 17
Memasang Jerat

Amay Penyang Surung sedang Mempersiapkan Perangkap Ikan
Sejak pagi sehabis sarapan, Rolan dan Melky sibuk memainkan Mandaunya masing-masing, memotong gulungan tali plastik sepanjang 100 meteran menjadi puluhan bagian kecil-kecil, John pun tak kalah giatnya membantu membuat ikatan dan simpul merangkai potongan-potongan tali tersebut menjadi satu bagian utuh. Sementara aku masih dengan posisi duduk jongkok sambil memperhatikan yang sedang mereka lakukan, yang bisa aku kerjakan cuman mengepulkan asap dari sebatang 234 yang melekat di jari-jariku. detail
Mar 13
Hydram Pump dengan Paralon dari Ciwidey

Design type satu dan dua hydram pump yang dibuat dari paralon
Desain Pompa Hydram yang dibuat dari paralon pernah saya liat di Ruang Pameran Balai Kota di Malang yang di prakarsai oleh Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya Malang, namun yang dipamerkan adalah miniaturnya, pakai ukuran pipa paralon 1 inchi, yang memang tujuannya untuk melihat cara kerja Pompa Hydram kepada pengunjung. Tapi kali ini saya ditunjukkan sama Bapak Eko dari Bandung tentang rancangaannya sendiri membuat Pompa Hydram dari bahan yang murah dan mudah pemasangannya. Inilah hasil diskusi saya lewat email dengan Bapak Eko, dan bersyukurlah saya karena atas ijin dari Pak Eko, beliau menyediakan photo hasil dokumentasinya untuk menyertai catatan ini. detail
Feb 25
Parkour dan Jumpolitan

Traceur, photo by baston, original in flickr cc
Ini adalah kisah tentang kebebasan, sekawanan pemuda kota yang sudah jenuh dengan kondisi, mulai mencari sesuatu yang benar-benar baru dan tidak membosankan yang bisa dilakukan sepulang sekolah. Di ceritakan secara khusus mulai tahun 1987 oleh David Belle, pria kelahiran Vietnam dan berwarganegara Prancis (French Indochina) sebagai pendiri Klub Yamakasi yang dikenal juga sebagai klub pertama dari olahraga ini, Parkour. Yamakasi juga sebagai film pertamanya untuk olah raga ini. detail
Feb 18
Sandro si Tarantula-Man

Sandro adalah My Super Hero dari Udik Kahayan, sebut saja sebagai sosok pejuang dan penyelamat di lingkungannya, Tarantula-Man, meskipun gerakannya tidak mendunia, bahkan tidak cukup populer di negeri sendiri, karena Sandro merasa cukup melakukan tindakan-tindakan sederhana dan dengan lingkup lokal di Lewu Napoi, di Kahayan Hulu sana, dua hari perjalanan menempuh jalur sungai dari ibu kota propinsi Palangkaraya. Mungkin hanya Sandro satu-satunya sebagai Super Hero yang tidak bekerja sendirian layaknya Spider-Man atau Superman. detail





