<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jusron[at]Faizal.WEB/INDONESIA &#187; anak</title>
	<atom:link href="http://faizal.web.id/tag/anak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://faizal.web.id</link>
	<description>Learning is Journey for Freedom of Life</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Apr 2010 20:22:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Jika handak meRakit ke Hulu, sebaiknya Bisa Berenang ke Tepian</title>
		<link>http://faizal.web.id/sosok/belajar-berenang-ke-tepian.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/sosok/belajar-berenang-ke-tepian.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 May 2009 17:37:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[metode]]></category>
		<category><![CDATA[olah raga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu saat di pinggiran kolam renang Klub Hijau Bilabong. Conk, kayaknya elo cocok dan pas banget kalo mau jadi instruktur renang!, usul Acil (anak cilandak) penuh semangat dengan gaya dan logat Betawinya. Duitnya lumayan itu Conk!, ratusan ribu per anak lagi..!, lebih bersemangat lagi dari sebelumnya. Mungkin juga karena dia tahu aku gak pernah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignnone" style="width: 560px"><img title="belajar berenang" src="http://jusronfaizal.googlepages.com/renang.jpg" alt="dari sekian yang ada, gaya manakah yang tidak layak untuk di kolam renang?" width="550" height="247" /><p class="wp-caption-text">gaya manakah yang tidak layak untuk di kolam renang? @Klub Hijau Billabong</p></div>
<p>Pada suatu saat di pinggiran kolam renang Klub Hijau Bilabong. Conk, kayaknya elo cocok dan pas banget kalo mau jadi instruktur renang!, usul Acil (<em>anak cilandak</em>) penuh semangat dengan gaya dan logat Betawinya. Duitnya lumayan itu Conk!, ratusan ribu per anak lagi..!, lebih bersemangat lagi dari sebelumnya. Mungkin juga karena dia tahu aku gak pernah pegang duit tapi bisa berenang??. Emangnya orang sini kalo pengen belajar berenang kudu nyari Guru yah Cil?, bukannya sudah cukup belajar dan berGuru langsung kepada Sang Air Cil??!!&#8230;(<em>mulai rada ngawur</em>)&#8230;Mboohh kahh Conk!!! reflek serapah Acil dengan logat Maduranya,  <em>ujug-ujug </em>dia lupa dengan gaya Padangnya. Cil, sebenernya kamu itu Betawi, Madura atau Padang sih?!!!! gemess!!<span id="more-89"></span></p>
<p>Wokeh!, lupakan aja sejenak tentang Belajar Berenang dengan Kursus dan Guru Renang,  Sang Acil akhirnya meng-inspirasi saya untuk menuliskan pengalaman Belajar Berenang bareng <a title="annisa azzahra" href="http://azzahra.co.cc" target="_blank">Annisa Azzahra</a>, anak perempuan saya yang berumur 3 (tiga) tahun dan lagi mencoba menemukan gaya terbaiknya di Air (Kolam Renang) dan <a title="zahran bahy faizal" href="http://zahranbahy.co.cc" target="_blank">Zahran Bahy Faizal</a> yang saat ini masih berumur 2 (dua) tahun dan lagi meniru-niru gerakan Kakaknya.</p>
<h2>Kenapa harus bisa berenang? Pentingkah?</h2>
<p>Alasan kenapa saya lebih memilih olahraga renang, karena olahraga lainnya gak bisa! suer!!, mungkin karena gak suka akhirnya gak pernah belajar untuk bisa, mulai dari volley, sepakbola, catur, ping pong, tapi kalo bulu tangkis bolehlah dikit-dikit. Tapi lain kasusnya lho kalo untuk olah raga yang mengandung &#8220;ing&#8221;, selain mancing misalnya hiking, climbing, caving, rafting dan ing-ing lainnya *<em>kencing</em> dan <em>ngising</em> bukan termasuk olah raga lho ya.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 522px"><img title="berenang sama bebek" src="http://lh4.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/ShWGjXZV05I/AAAAAAAABGA/vGoEr4qSxEk/s512/renang-15.jpg" alt="Kalo gak bisa renang, kemana-mana kudu gak malu pake ban bebek" width="512" height="384" /><p class="wp-caption-text">Kalo gak bisa renang, kemana-mana kudu gak malu pake ban bebek @Telaga Golf</p></div>
<p>Pengalaman nyata menarik lainnya pas <em>interview</em> saat hendak bekerja di Kalimantan Tengah, setelah Boss melihat segala kelengkapan dan persyaratan untuk bekerja semuanya dah oke.  Tinggal satu lagi pertanyaan sepele tapi sangat menentukan jadi atau batal kerja.  &#8220;<strong>Bisa berenang gak mas?</strong>&#8221; dengan senang hati Bisa pak!!, jawabku manstaff. Wah syukur mas, besok berangkat langsung yah&#8230;!! kalo anda gak bisa berenang wah&#8230; bisa jadi pertimbangan penting gak jadi kerja atau belajar dulu. Di Kalimantan kan banyak sungai yang mengandur air mas, saya pastikan akan pernah mengalami kecebur sungai karena beberapa hal. Wahhhh&#8230;..</p>
<blockquote><p>Rasulullah SAW juga berpesan kepada kaum Muslimin untuk mengajarkan olahraga pada anak-anaknya.&#8221;<em>Hak anak (atas orang tuanya) adalah diajari menulis, berenang, dan melempar (panah dan tombak)</em>.&#8221; (HR Ibnu Baihaqi). Pesan senada juga disampaikan Umar bin Khathab, &#8221;<em>Ajarilah anak-anak Kamu sekalian belajar memanah, berenang, dan berkuda</em>.&#8221;</p></blockquote>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=oFUuozz5hXQ"><img src="http://img.youtube.com/vi/oFUuozz5hXQ/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
<p>Satu lagi alasan lainnya kenapa saya suka dan hobby renang.  <strong>Karena olah raga ini sangat irit</strong>, cuman modal celana dalam aja dah oke,  malah lucu kalo pake pakaian lengkap, cukup punya <em>kancut</em>.   Lainnya yang saya sukai lagi adalah olah raga ini, meski cukup menguras energi tapi gak mengeluarkan keringat hehehehehe</p>
<p><strong>Buat Keluarga</strong>,  tidak perlu susah kalo ente mau mendefinisikan <em><strong>Rekreasi atau Wisata</strong></em> bersama keluarga. Rekreasi bukan berarti harus menunggu hari libur yang panjang, tempat yang jauh dari rumah, menginap di hotel.  Berenang adalah rekreasi juga kok, bisa diakses kapan aja, dengan biaya yang murah. Ada banyak manfaatnya bagi keluarga, karena dengan bermain air bersama, gendong-gendongan, main pelambung juga menjadikan jalinan hubungan fisik dan  emosional yang cukup baik antara si anak dan orangtua.  Cobalah!!&#8230;.</p>
<h2>Salah Kaprah yang Umum tentang belajar berenang.</h2>
<ul>
<li>Baru pertama nyemplung air sudah belajar tentang gerakan berenang. Sebenarnya gak masalah juga sih, tapi umumnya selalu kalah dengan bagaimana mengatasi kondisi pas kepala kelelep ke dalam air. Sebelum pernah merasa enjoy ada di dalam air, rasanya belum perlu belajar tentang gerakan.</li>
<li>Kalo yang ini khusus peringatan buat Kaum Perempuan jika dapat Tutor dadakan di Kolam renang. Mendadak dia akan menawarkan diri untuk memegangi kedua tangan anda atau menopang perut anda sementara anda dengan posisi tengkurap dan sibuk dengan gerakan tangan dan kaki, moga-moga sang tutor memang tulus dan tidak punya niatan lainnya hehhehehhe</li>
<li>Berharap bisa Berenang hanya dengan membaca blog ini, tutorial atau buku pelajaran renang, belajar berenang ya harus di air mas!!</li>
</ul>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 522px"><img title="main air" src="http://lh3.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/ShWFml5XurI/AAAAAAAABFc/jw6QWBPobx0/s512/renang-6.jpg" alt="Berenang yukk Annisa@Margorejo Surabaya" width="512" height="384" /><p class="wp-caption-text">Berenang yukk Annisa@Margorejo Surabaya</p></div>
<p><strong>Catatan Penting</strong>, sebelum membaca tahap demi tahap yang harus diyakini (<em>kalo gak yakin berarti bukan termasuk golongan yang beriman</em>) bahwa bisa berenang itu tidak cukup hanya dengan membaca blog ini, tentu saja saya tidak menyarankan anda untuk membawa dan membaca catatan saat lagi nyemplung di air nanti.  Intinya, untuk belajar berenang syarat mutlaknya adalah harus ada air dan kolam atau kolam dan air.</p>
<h2>Tips yang Pertama : Berguru kepada Air</h2>
<h3>Tips awalan buat Usia Dewasa</h3>
<p>Kalo anda sudah terlanjur tua dan masih belum bisa berenang, perlu anda sadari bahwa bagian anggota tubuh kita yang jarang kecelup air adalah bagian leher dan kepala. Jika anda gak punya rambut dan gak perlu keramas, bisa jadi bagian ini hampir gak pernah kesentuh air, kecuali pas untuk memenuhi kebutuhan persyaratan suci dari hadats besar.</p>
<p>Kenapa bagian ini agak gak suka air? ya karena banyak lobang! mohon diingat bahwa air bergerak dari atas ke bawah dan memenuhi ruang-ruang kosong, dan pasti kalo kepala masuk ke air ruang kosongnya adalah Mulut, Hidung dan Kuping.  Kuping dan lainnya kemasukan air itu sebenernya lumrah aja sih, masalahnya karena kita tidak terbiasa dan yang terakhir Panik!! karena panik akhirnya semua gerakan semakin tidak terkontrol, termasuk tanpa sengaja menghirup air sebanyak-banyaknya.</p>
<p><img class="alignnone" title="tenggelamkan kepalamu" src="http://lh5.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/ShWFrwpwnGI/AAAAAAAABFg/dVQ9lPgVz14/s288/renang-7.jpg" alt="" width="216" height="288" /> <img class="alignnone" title="jangan nangis" src="http://lh3.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/ShWFO2Ze3pI/AAAAAAAABFM/L2jrFuNfqG0/s288/renang-2.jpg" alt="" width="216" height="288" /></p>
<p><em>tenggelamkan kepalamu dan jangan nangis, apalagi teriak-teriak</em></p>
<p>Yang harus anda lakukan di level pertama ini adalah, Biasakan kepalamu terbenam ke dalam air dan ciptakan rasa tenang ketika semua terbenam kedalam air. Saya sangat menyarankan untuk tidak mencoba di kolam yang keruh dan tidak terlihat dasarnya. Kolam renang sangat tepat untuk level ini.</p>
<ul>
<li>Anda berpura-pura seperti sandal jepit yang sedang mengambang di atas air, kepala dan seluruh tubuh menghadap ke dalam air. Kita-kira begitulah posisi saat anda mati di air nanti.. hussshhhh!! kok sampe ke masalah mati sih??!!! maaf pemirsa, agaknya saya kesulitan menggambarkan situasi dalam tulisan, karena posisi ini seperti orang mati di air&#8230;hiks&#8230; kira-kira gitu lah yah..gak usah diperpanjang. Masak kok disuruh membayangkan mati mengambang di air??!!! gak masuk akal!!!!</li>
<li>Cobalah di kedalaman yang anda tidak harus tenggelam seluruhnya, bisa mulai dengan duduk, kedua tangan memegang kuat kedua kaki kita dalam posisi duduk kayak kodok, dan bervisualisasi seperti batu yang tenggelam di dalam air. Rasakan titik tenang diri anda disini, pelan-pelan dari tenggelam akan mengambang sehingga akhirnya bagian kepala akan menyentuh permukaan air.</li>
<li>Bermain batu, ambil sebiji atau beberapa batu.. suruh orang lain melemparkan ke dalam kolam.. dan anda yang mengambilnya untuk diserahkan kembali ke tuan anda.. lho??!! lebih menarik lagi kalo ada pengunjung lain yang mau melemparkan uang koinnya untuk anda. Cara ini sangat efektif khususnya untuk melatih anak kecil, dengan permainan ini mereka sudah gak sadar ternyata dan pelan-pelan akan bisa menguasai diri di dalam air. Kemasan lainnya bisa dengan lomba tahan nafas di dalam air, berlama-lama memegang dasar kolam dan silahkan dikembangkan sendiri biar lebih menarik.</li>
</ul>
<h3>Tips mengawali Untuk Anak-anak anda</h3>
<p>Melatih anak-anak dari dini sangat baik, saya memulainya dengan anak-anak mulai dari umur 6 (enam) bulan. Dan hampir setiap minggu dapat dipastikan selalu bermain air di kolam renang bareng-bareng. Awalnya saya perkirakan Annisa akan berani mengambang dan bergerak di air sekitar 4 (empat) tahunan, namun ternyata lebih cepet dari yang saya perkirakan. Saat ini dia sudah enggan pake ban (pelampung) dan sangat menikmati tiap kali memakai kaca mata renang pink-nya.</p>
<p><img class="alignnone" title="sabar" src="http://lh5.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/ShWFWOKLbwI/AAAAAAAABFQ/qECV8PZ18BQ/s288/renang-3.jpg" alt="" width="216" height="288" /> <img class="alignnone" title="gendong" src="http://lh6.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/ShWFbqU-nnI/AAAAAAAABFU/-hvyFNV4iLU/s288/renang-4.jpg" alt="" width="216" height="288" /></p>
<p><em>selalu diawali dengan takut, tapi itu gak akan lama kok.. tunggu aja</em></p>
<ul>
<li>Konsepnya adalah bermain, sebagai orang tua (<em>ente lahir duluan, lebih sabar dong</em>) tidak perlu memaksakan diri kepada anaknya segera cepet bisa berenang. 3 (tiga) bulan bisa berenang? iya? buat apa?. anak-anak gak akan kehabisan waktu kok untuk belajar dan berenang, mereka selalu punya waktu yang cukup banyak untuk bermain dengan air. Annisa butuh 4 kali hadir, sampe bener-bener dia berani masuk ke kolam air dan bermain air, Zaqy adeknya malah lebih cepet, sekali dah langsung mau masuk. Semuanya oke kok, salah satu tidak lebih baik dari yang lain. Biarkan aja lepas, dan kasih waktu mereka untuk mengenalinya lebih baik. Jangan dipaksa!! ini kan sudah negara Merdeka!! sudah lepas dari belenggu penjajahan dan pemaksaan.</li>
</ul>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 522px"><img title="main batu" src="http://lh6.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/ShWFyEvo6PI/AAAAAAAABFk/qJlu8AUWx3g/s512/renang-8.jpg" alt="ambil batunya di dalam air annisa...." width="512" height="384" /><p class="wp-caption-text">ambil batunya di dalam air annisa.... @cimanggis</p></div>
<ul>
<li>Sebaiknya anda sebagai orang tuanya juga sudah bisa berenang, ini pasti akan memicu keinginan sang anak untuk meniru bapak/ibunya yang bisa berenang, meniru orang lain juga gak masalah sih. Dari tahap main-main sampe ada keinginan bisa berenang, pengalaman dengan Annisa membutuhkan cukup banyak waktu, tidak sebentar, setahun-dua tahun-tiga tahun.. oke aja semua. Bakat meniru dari anak kepada orang tua memang sangat dahsyat. Kira-kira gini, kalo anda pengen mengajarkan anak agar mau belajar sholat, ya kudu dimulai dari diri sendiri dulu, sang anak pasti akan mencoba meniru apa yang sering anda lakukan, salah satunya sholat lima waktu.</li>
</ul>
<h2>Tips Ke Dua : Mulailah meluncur seperti Torpedo</h2>
<p>Mulailah dengan gerakan mendorong dari kaki ke dinding kolam renang sekuatnya, dan meluncur dengan kecepatan penuh sampai perlahan melambat, di awal latihan anda cukup menikmati gerakan dorongan tadi sampai benar-benar berhenti. Latihan ini seperti latihan keseimbangan jika belajar Bersepeda, anda cukup menahan keseimbangan tubuh agar tetap lurus dan tidak bergoyang ndangdut.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 522px"><img title="torpedo" src="http://lh5.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/ShWGxIObfyI/AAAAAAAABGM/XiblrKo-Jz4/s512/renang-18.jpg" alt="annisa mulai menikmati gerakan majunya" width="512" height="384" /><p class="wp-caption-text">annisa mulai menikmati gerakan majunya @tirtamaya 1</p></div>
<p>Latih berulang-ulang tahapan meluncur ini sampai menemukan sendiri titik keseimbangan anda dengan air, jika dirasa cukup mulailah dengan gerakan mendayung dengan kaki. Bertahap sesekali mendayung, berhenti, mendayung lagi, berhenti dan seterusnya sampai bisa melakukan gerakan mendayung terus menerus.</p>
<h2>Tips Ke Tiga : Jangan tutup matamu dengan tanganmu, tapi gerakkanlah keduanya.</h2>
<p>Gerakan kaki dan tangan dalam berenang seperti juga gerakan kaki dan tangan saat kita berjalan/berlari. Saling bergantian membentuk irama dan ritme. Tidaklah mungkin saling bertabrakan satu sama lainnya.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 522px"><img title="gerakan tangan" src="http://lh6.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/ShWGnCZocHI/AAAAAAAABGE/MaHO5wKgOBc/s512/renang-16.jpg" alt="Gerakan tangan annisa mengayun dengan kekuatan penuh" width="512" height="384" /><p class="wp-caption-text">Gerakan tangan annisa mengayun dengan kekuatan penuh @tirtamaya 2</p></div>
<h2>Tips Ke Empat : Bernafaslah dengan udara, selayaknya seperti para manusia lainnya.</h2>
<p>Karena kita punya paru-paru dan bukan insang, juga dipastikan bukan Deny Manusia Ikan. Maka.. tahapan terakhir setelah lancar dengan gerakan tangan dan kaki adalah mengambil nafas. Gerakan mengambil nafas tidak berdiri sendiri, terkait dengan gerakan tangan ataupun kaki (<em>tergantung gaya renang yang dipilih</em>). Bisa jadi gerakan kaki ikut mendorong naiknya kepala untuk ambil nafas atau gerakan tangan memberikan kesempatan kepala untuk bisa miring sedikit dan mengambil nafas.  Secukupnya aja yah&#8230; dan sebaiknya melatih ambil nafas dengan Mulut, bukan dengan hidung, timbang keselek.</p>
<p><img class="alignnone" title="dadah" src="http://lh4.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/ShWGeu_cgVI/AAAAAAAABF8/DwuIXIwYYbw/s220/renang-14.jpg" alt="" width="220" height="165" /> <img class="alignnone" title="kacamata" src="http://lh4.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/ShWGWYJxkTI/AAAAAAAABF4/OmmwDGlnFw8/s220/renang-13.jpg" alt="" width="220" height="165" /></p>
<p>Pemirsa, itulah secara ringkas tahap demi tahap tentang bagaimana belajar berenang. Kalo sampe titik terakhir ini masih saja males belajar sendiri, silahkan panggil guru atau belajar di <a title="akademi renang" href="http://www.akademi-renang.com/" target="_blank">Akademi Renang</a> (<a title="akademi renang" href="http://www.akademi-renang.com/" target="_blank">http://www.akademi-renang.com</a>) yang diasuh oleh tenaga-tenaga profesional, mungkin juga bisa mengantarkan anda jadi atlit renang di kemudian hari. Dan kalo pengen mempelajari teknik gerakan yang sempurna bisa juga belajar disini <a title="belajar renang" href="http://abdurrosyid.wordpress.com/2008/04/01/belajar-berenang/" target="_blank">http://abdurrosyid.wordpress.com/2008/04/01/belajar-berenang/</a></p>
<p><object width="400" height="267" data="http://picasaweb.google.com/s/c/bin/slideshow.swf" type="application/x-shockwave-flash"><param name="flashvars" value="host=picasaweb.google.com&amp;captions=1&amp;hl=en_US&amp;feat=flashalbum&amp;RGB=0x000000&amp;feed=http%3A%2F%2Fpicasaweb.google.com%2Fdata%2Ffeed%2Fapi%2Fuser%2Fjusronfaizal%2Falbumid%2F5338319092524012945%3Falt%3Drss%26kind%3Dphoto%26hl%3Den_US" /><param name="src" value="http://picasaweb.google.com/s/c/bin/slideshow.swf" /></object><br />
<em>uconkie: masih panjang dan masih banyak waktu bisa berenang  bareng  nisa dan zaqy  pada tiap-tiap minggunya</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/sosok/belajar-berenang-ke-tepian.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Kolam Renang di Belakang Rumah</title>
		<link>http://faizal.web.id/tutorial/membuat-kolam-renang-di-belakang-rumah.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/tutorial/membuat-kolam-renang-di-belakang-rumah.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2008 16:20:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu sore di belakang rumah, Tidak satupun ada anak kecil yang tidak suka main air, demikian juga dengan Nisa dan Zaqy dari sejak umur 5 bulan selalu dibawa main ke kolam renang tiap minggu sama Ramanya, pada setiap ada kesempatan dan hari libur. Melihat cucunya hoby berenang muncul ide kreatif dari Eyang Kakungnya untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img title="kolam ikan patin" src="/doc/kolam_patin.jpg" alt="Kolam Pengembangan Bibit Ikan Patin, cikal bakal ide awalnya" width="550" height="303" /><p class="wp-caption-text">Kolam Pengembangan Bibit Ikan Patin, cikal bakal ide awalnya</p></div>
<p>Pada suatu sore di belakang rumah, Tidak satupun ada anak kecil yang tidak suka main air, demikian juga dengan Nisa dan Zaqy dari sejak umur 5 bulan selalu dibawa main ke kolam renang tiap minggu sama Ramanya, pada setiap ada kesempatan dan hari libur. Melihat cucunya hoby berenang muncul ide kreatif dari Eyang Kakungnya untuk membuatkan kolam renang sendiri di belakang rumah. Itung-itung ngobati para cucu yang kecewa karena kolam renang bulat tiupnya yang kedua kalinya dibeli harus bocor lagi.<span id="more-72"></span></p>
<p>Definisi kolam renang bagi anak-anak adalah bangunan seperti bak dengan ukuran besar dan berisi air, badan kita bisa masuk didalamnya, bergerak bebas untuk berlari dan tenggelam, lebih bagus jika ada air mancur dan bunyi-bunyian lagu anak-anak. Anak-anak memang tidak pernah memilih dengan bagus bentuknya, mahal harganya, bahkan masalah kebersihan sekalipun.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img title="Kolam Renang" src="/doc/kolam.jpg" alt="Senengnya mereka bisa maen air di belakang rumah tiap pagi dan sore" width="550" height="273" /><p class="wp-caption-text">Senengnya mereka bisa maen air di belakang rumah tiap pagi dan sore</p></div>
<p>Karena pernah suatu kali main di kolam renang pada hari libur besar, dengan kondisi air kolam keruh karena saking banyaknya pengunjung, mereka tetap saja enjoy, tidak terusik dengan penuh sesak dan sampah yang mengambang dimana-mana, justru kita yang dewasa ini merasa jorok dan jijik. Tapi coba saja pas saat itu kira urungkan untuk berenang dan membawa mereka kembali pulang……wah bisa terjadi perang bintang, teriakan mereka berdua lebih kenceng dari meriam dan granat jika kita nyoba mencegah untuk tidak nyemplung ke kolam saat itu.</p>
<h1>Bahan Murah dan Buatan Keluarga sendiri</h1>
<p>Kolam renang permanen dirumah? saya rasa juga tidak terlalu penting untuk diadakan, adanya kolam renang di rumah bukan berarti meniadakan jadwal renang di luar rumah. Oke..berarti saya cuman butuh kolam yang sederhana, bisa dibongkar mudah dan tentu saja biaya murah.</p>
<p>Membangun sebuah kolam renang kecil ukuran 1.2 m x 2.5 m tidaklah susah, hanya dengan menggunakan bahan-bahan sederhana dan mudah didapat di toko bangunan disekitar rumah anda. Batako tanah untuk bagian dinding kolam yang direkat dengan campuran semen dan pasir, bambu dibelah dua bagian untuk bagian permukaan agar tidak tajam sehingga bisa menggores tubuh, dan terpal warna biru untuk menampung air, sangatlah tepat jika memilih warna biru bernuansa warna laut atau langit, karena tidak silau jika terkena sinar matahari, tidak terlalu gelap dan terlihat jernih.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img title="pancuran" src="/doc/pancuran.jpg" alt="Lebih lengkap jika ditambah pancuran, juga masih buatan sendiri" width="550" height="320" /><p class="wp-caption-text">Lebih lengkap jika ditambah pancuran, juga masih buatan sendiri</p></div>
<p>Agar lebih menarik, selang pemasukan untuk mengisi air kolam dibuatkan dalam bentuk pancuran, ini juga dari bahan-bahan pipa paralon yang ada dan tinggal tempel dan pasang. Jika pengen lebih menarik dan dapat mengatur besar kecilnya keluaran air, dapat dibelikan pancuran siap jadi yang bisa dibeli di toko bangunan.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.youtube.com/watch?v=NQ9OFWTkWG4"><img src="http://img.youtube.com/vi/NQ9OFWTkWG4/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
<p>Karena di rumah ada alat untuk sit up yang tidak lagi digunakan, sama Eyang Kakungnya dimasukkan ke Kolam renang dan jadilah Papan Luncuran yang aman untuk anak-anak, karena menggunakan permukaan dari busa dan plastik sehingga tidak akan mencederai kulit anak-anak. Tahu sendiri bagaimana anak-anak main air, lari-lari, loncat, bahkan bisa terjun bebas. Tingkah yang demikian Ini yang bikin kolam bundar mereka sering bocor, mungkin memang tidak dirancang untuk anak yang bertingkah berlebih.</p>
<h1>Biar Tetap Bersih dan Bebas Kuman</h1>
<p>Setiap kali usai berenang, tentu saja air kolam tidak langsung dibuang, sayang dan memang masih terlihat bersih. Tapi jika kolam berada di kebun tentu akan cepat kotor apalagi jika kemasukan air dari genteng ketika hujan. Dalam beberapa hari berada di areal terbuka, dasar kolam biasanya muncul binatang-binatang kecil seperti cacing, dan beberapa kotoran akan bisa menyebabkan gatal-gatal jika hari berikutnya masih dipakai untuk berenang.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img title="Berenang kayak ikan" src="/doc/kolam_renang.jpg" alt="Sesekali perlu juga di keringkan dan dibiarkan terkena matahari, biar kuman pada lenyap" width="550" height="360" /><p class="wp-caption-text">Eyang Putrinya dengan sabar menunggui dan menjaga cucu-cucunya berenang</p></div>
<p>Awalnya, Eyang Putrinya memberikan obat anti kuman untuk bayi, tapi dengan luasan seperti itu akan terasa boros dan mahal. Solusinya terpaksa harus melakukan perawatan dan bersih kuman seperti halnya kolam renang umumnya. Tambahkan sedikit kaporit untuk membersihkan air sekaligus menghilangkan kuman dan binatang pengganggu lainnya. Kolam renang aman dan bersih serta anak-anak tetap bisa bermain sepuasnya.</p>
<h1>Jadi Kolam Ikan Gurame dan Patin, juga Oke!</h1>
<p>Dengan prinsip 3 M, mudah, murah dan mereka bisa tetep main air adalah tips dan info untuk kali ini. Kalo mereka sudah mulai bosan dan tidak mau lagi berenang, gantikan aja sebagai kolam ikan untuk kebutuhan konsumsi sendiri. Tapi sepertinya sampai sekarang ini mereka kok belum ada bosannya yah? hehhehe</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img title="kolam gurame" src="/doc/kolam_gurame.jpg" alt="Kolam pembesaran Ikan Gurame" width="550" height="349" /><p class="wp-caption-text">Kolam pembesaran Ikan Gurame</p></div>
<p><em>uconkie: pengen bisa kayak mereka lagi, pencilakan!</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/tutorial/membuat-kolam-renang-di-belakang-rumah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Outbound Ciseeng</title>
		<link>http://faizal.web.id/cakrawala/outbound-ciseeng.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/cakrawala/outbound-ciseeng.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2008 06:02:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[metode]]></category>
		<category><![CDATA[ornop]]></category>
		<category><![CDATA[outbond]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[
Kalo anda ketikkan kata kunci Outbound Ciseeng di Google dengan maksud mencari lokasi kegiatan outdoor untuk aktifitas anak-anak, maka yang anda temukan adalah sekian sederet catatan dari blog personal yang mengisahkan pengalaman atas kunjungannya ke tempat ini, komentar yang hampir seragam adalah &#8220;murah&#8221;. Pelanggannya kebanyakan dari kalangan anak sekolah, dari PAUD, TK hingga Sekolah Menengah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="border: 0pt none; margin-left: 10px; margin-right: 10px; float: left;" src="http://lh6.ggpht.com/jusronfaizal/SGSM8yzSsfI/AAAAAAAAAes/lHXODpJ6-O8/s288/pkbm01.jpg" alt="PKM" width="288" height="216" /></p>
<p>Kalo anda ketikkan kata kunci Outbound Ciseeng di Google dengan maksud mencari lokasi kegiatan outdoor untuk aktifitas anak-anak, maka yang anda temukan adalah sekian sederet catatan dari blog personal yang mengisahkan pengalaman atas kunjungannya ke tempat ini, komentar yang hampir seragam adalah &#8220;murah&#8221;. Pelanggannya kebanyakan dari kalangan anak sekolah, dari PAUD, TK hingga Sekolah Menengah, disamping harga terjangkau juga lokasinya tidak jauh dari Jakarta, tepatnya di Jalan H. Miing Rawa Bangsa, Kelurahan Putat Nutug, Kecamatan Ciseeng, Bogor, Jawa Barat, persis di seberang sungai Cisadane.<span id="more-35"></span></p>
<p><a title="PKBM Pelita Desa Ciseeng" href="http://pkbmpelitadesaciseeng.blogspot.com/" target="_blank"><strong>PKBM Pelita Desa</strong></a>, (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Pelita Desa adalah nama lembaga pengelola lokasi pendidikan ini dan kegiatan Outbound bukanlah satu-satunya aktifitas yang dilakukan oleh pengelola, karena ada 15 jenis unit usaha lainnya yang dikelola oleh warga belajar PKBM. Outbound adalah salah satu diantara usaha salon dan kosmetik, sembako, souvenir dan voucher, jus buah, ikan hias, shooting film dan lainnya.  Kegiatan di unit usaha ini nantinya akan dipergunakan untuk membiayai aktifitas belajar mengajar di PKBM Pelita Desa.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" style="border: 0pt none;" src="http://lh4.ggpht.com/jusronfaizal/SGSNH7isCpI/AAAAAAAAAfM/hNDf9dC4_1Q/elviswalk.jpg?imgmax=512" alt="Lintasan balance beam" width="512" height="384" /></p>
<p>PKMB Pelita Desa adalah sebuah lembaga resmi penyelenggara pendidikan di bawah naungan Direktorat Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Depdiknas.  Mulai dirintis dari tahun 1998 oleh staff <a title="Yayasan Pelita Ilmu" href="http://ypi.or.id" target="_blank">Yayasan Pelita Ilmu</a> dengan luasan lokasi sekitar 2,5 hektar, yang akhirnya dikelola sebagai wahana pendidikan di alam dengan mengkombinasikan rekreasi dan belajar.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" style="border: 0pt none;" src="http://lh6.ggpht.com/jusronfaizal/SGSN3R0ovMI/AAAAAAAAAhE/MSrOAM-uIYY/pkbm20.jpg?imgmax=512" alt="Jembatan Pintas" width="512" height="384" /></p>
<p>Saya sempat bertanya sama salah satu tenaga pengajar ketika ada kesempatan mengadakan kunjungan dadakan ke lokasi, mas.. lokasi ini hebat yah mas menurut saya, publikasi dan promosi justru dilakukan oleh penggiatnya, melalui jasa MLM (mulut lewat mulut) dan dari blog ke blog, bagaimana nanti jika dari lembaga juga ada aktifitas promosi secara khusus ke sekolah-sekolah di Jabodetabek?&#8230;itulah mas, ini aja kita sudah membatasi jumlah rombongan pengunjung,  kalo tidak dibatasi bisa jadi kapasitas lokasi tidak memadai lagi oleh kepadatan pengunjung. Tapi yang lebih penting lagi mas, sambungnya&#8230;. ini tidaklah melulu sekedar mencari keuntungan, tapi juga sebagai wahana proses belajar secara langsung dari warga PKBM dengan dunia yang sebenarnya.</p>
<p><img style="border: 0pt none;" src="http://lh3.ggpht.com/jusronfaizal/SGSNpJ9elCI/AAAAAAAAAgc/mKvdgTSb48E/s288/pkbm15.jpg" alt="Sawah Percontohan" width="275" height="206" /> <img style="border: 0pt none;" src="http://lh4.ggpht.com/jusronfaizal/SGSNli8ZQPI/AAAAAAAAAgU/jof9JdshFIQ/s288/biogas.jpg" alt="Biogas" width="275" height="206" /></p>
<p>Wow, itulah sisi menarik dari lembaga pengelola wahana ini, dunia Outbound adalah hanya salah satu unit dari pengembangan unit-unit usaha, dengan ini mereka punya media untuk belajar tentang wirausaha, pelayanan dan menjaga kualitas juga banyak hal lainnya yang terkait dengan namanaya &#8220;Mandiri&#8221;.</p>
<p>PKBM Pelita Desa memberikan sentuhan yang berbeda dalam dunia pendidikan kita sepertinya harus segera dimulai. Metode sekolah yang mengandalkan teori tanpa praktek mulai dianggap ketinggalan, terbukti murid lulusan sekolah umum kurang mampu bersaing dengan sekolah kejuruan. Mengkombinasikan teori, praktek ditambah keterampilan hidup (life skill) menjadi kelebihan lembaga ini.</p>
<p><img style="border: 0pt none;" src="http://lh3.ggpht.com/jusronfaizal/SGSTAbcZd2I/AAAAAAAAAi8/ZTPFc7yHBWA/s288/Brosur1.preview.jpg" alt="Brousr Outbond" width="275" height="206" /> <img style="border: 0pt none;" src="http://lh4.ggpht.com/jusronfaizal/SGSTCZS6gaI/AAAAAAAAAjI/cAqtjKVSRPo/s288/Brosur2.preview.jpg" alt="Brousr Outbond" width="275" height="206" /></p>
<pre>Klik kanan brosur diatas, lalu tekan save as utk mendapat image aslinya</pre>
<p>Album Photo Selengkapnya:</p>
<table style="width: 194px;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td style="background: transparent url(http://picasaweb.google.com/f/img/transparent_album_background.gif) no-repeat scroll left center; height: 194px; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" align="center"><a href="http://picasaweb.google.com/jusronfaizal/OutbondCiseeng"><img style="margin:1px 0 0 4px;" src="http://lh4.ggpht.com/jusronfaizal/SGSMp1ApSsE/AAAAAAAAAjM/wiCDild6tZ4/s160-c/OutbondCiseeng.jpg" alt="" width="160" height="160" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td style="text-align:center;font-family:arial,sans-serif;font-size:11px"><a style="color:#4D4D4D;font-weight:bold;text-decoration:none;" href="http://picasaweb.google.com/jusronfaizal/OutbondCiseeng">outbond ciseeng</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/cakrawala/outbound-ciseeng.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sandro si Tarantula-Man</title>
		<link>http://faizal.web.id/keanekaragaman/sandro-si-tarantula-man.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/keanekaragaman/sandro-si-tarantula-man.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2008 04:13:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keanekaragaman]]></category>
		<category><![CDATA[Khatulistiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Mozaik]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[fauna]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/keanekaragaman/sandro-si-tarantula-man/</guid>
		<description><![CDATA[
Sandro adalah My Super Hero dari Udik Kahayan, sebut saja sebagai sosok pejuang dan penyelamat di lingkungannya, Tarantula-Man, meskipun gerakannya tidak mendunia, bahkan tidak cukup populer di negeri sendiri, karena  Sandro  merasa cukup  melakukan tindakan-tindakan sederhana dan dengan lingkup lokal di Lewu Napoi, di Kahayan Hulu sana, dua hari perjalanan menempuh jalur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><img src="http://farm1.static.flickr.com/80/214337657_8c3f20033f_o.jpg" alt="Sandro danTarantula" width="336" height="500" /></p>
<p>Sandro adalah <em>My Super Hero dari Udik Kahayan</em>, sebut saja sebagai sosok pejuang dan penyelamat di lingkungannya, Tarantula-Man, meskipun gerakannya tidak mendunia, bahkan tidak cukup populer di negeri sendiri, karena  Sandro  merasa cukup  melakukan tindakan-tindakan sederhana dan dengan lingkup lokal di Lewu Napoi, di Kahayan Hulu sana, dua hari perjalanan menempuh jalur sungai dari ibu kota propinsi Palangkaraya. Mungkin hanya Sandro satu-satunya sebagai Super Hero yang tidak bekerja sendirian layaknya Spider-Man atau Superman.<span id="more-25"></span></p>
<p><img src="http://farm1.static.flickr.com/80/214337739_205868a5e9.jpg?v=0" alt="Sandro dan Atis" width="500" height="348" /></p>
<pre>Dua anak seiring bersama</pre>
<p>Tarantula-Man punya seorang sahabat akrab, yang setia dan selalu bersama-sama, bersama bermain di sungai, di hutan, di ladang dan juga di sekolahnya yang letaknya ada di belakang lapangan sepak bola di kampungnya. Cukup bersahabat dengan satu orang saja? tentu saja tidak, dia sangat membutuhkan satu grup (kelompok) yang cukup aktif bisa bergerak bersama-sama. Belajar sambil bermain tentu saja. Langkah-langkah kecil itu bisa menembus kemana saja mereka mau, sesekali, langkah tanpa alas kaki itupun bahkan sanggup menembus duri-duri tanaman hutan.</p>
<p><img src="http://farm1.static.flickr.com/75/214337895_d4ab3f401e.jpg?v=0" alt="Sandro dan groupnya" width="500" height="342" /></p>
<pre>Bermain sambil mendulang di Sungai Miri</pre>
<p>Aku kenal sandro sejak dia belum bisa mandi dan berenang sendiri di depan rumahnya, biasanya sambil menemani Ibunya mencuci pakaian atau piring di Lanting. Seperti layaknya semua anak kecil yang selalu gembira bermain dengan air, sandro dan teman-temannya pun demikian, dia sanggup berlama-lama dan berkali-kali mandi di sungai. Sampai pernah aku sendiri mencoba ngetes, kira-kira kuat berapa lama dan berapa kali yah main air sepanjang seharinya? Ndro, Mandoi yuk&#8230;&#8230; dan selalu jawabannya bisa ditebak adalah&#8230;Ayyoookkkk!! langsung aja loncat, Byuuuurrrrr!!!</p>
<p>Setelah dhuhur, saya hitung sudah 6 kali kita buka baju dan pasang lagi, Sandro, gimana kalo kita mandi lagi? Ayookk Om&#8230;&#8230;ternyata aku sendiri yang kelenger gak tahan untuk ke 7 kali. Ampuuunnn&#8230;kamu pake batteray apa sih kok gak ada habisnya? dan terakhir kalinya dia pernah ngajak aku meluncur disungai dari ujung kampung mengalir hingga rumahnya..wah. Begitulah anak-anak, energinya yang seperti bisa bertambah karena semangatnya.</p>
<h2>Sekilas Fakta tentang Tarantula</h2>
<p>Suatu waktu Sandro datang ke saya sambil menunjukkan benda hitam berkaki delapan di telapak tangannya. Setelah tidak jauh dari pandanganku ternyata Tarantula, hampir saja ngibrit karena bayanganku di filem-filem binatang ini memang terlihat gak ramah dengan manusia, tapi sekarang malah ada di tangan anak kecil jadi mainannya.</p>
<p><img src="http://animals.nationalgeographic.com/staticfiles/NGS/Shared/StaticFiles/animals/images/primary/tarantula-feeding.jpg" alt="Tarantula dari Nationalgeographics" width="470" height="324" /></p>
<pre> Photo: National Geographics</pre>
<p>Aksi Sandro belum berhenti sampai disitu saja, om pinjam korek dong, sambil menyerahkan korek zippo-ku masih lom mudeng juga mau diapakan lagi ini. Dia ketok binatang ini hingga mati, terus di tusukin ke lidi dan langsung dibakarnya sebentar, sepenglihatanku kayaknya ini sekedar syarat mateng aja deh, begitu aja langsung diambilnya sejumput dan masuk mulutnya sambil mengernyitkan dahinya&#8230;..enak&#8230; mau om? wah&#8230;gak..gak ndro, makasih&#8230;.heheheehehe meski dalam benakku ini adalah protein bagus buat perkembangan mereka tapi kalo untukku masih gak tega makan mahluk berbulu ini.</p>
<p>Aku yakin kalo anda belum pernah melihat binatang ini langsung atau pernah liat tapi di tipi atau pilem, pasti kesimpulan yang ada dalam benak anda pastilah sangat berbeda den<br />
gan faktanya, beberapa fakta dari tarantula adalah:</p>
<ul>
<li>Sejauh anda tidak alergi atau phobia, Tarantula bukan termasuk binatang berbahaya.</li>
<li>Mempunyai kuku yang dapat ditarik masuk, seperti layaknya Kucing.</li>
<li>Tarantula bisa berganti kulit seperti ular, proses ini biasanya disebut dengan Molting.</li>
</ul>
<p>Di dunia terhitung sebanyak 900 spesies yang telah terdata, masyarakat lokal sering menyebutnya sebagai laba-laba tanah karena Tarantula memang tidak membuat jaring untuk menangkap mangsanya, orang eropa menyebutnya &#8220;Wolf Spider&#8221;, Afrika &#8220;Baboon Spider&#8221;, Asia mengenal sebagai &#8220;earth tigers&#8217; atau &#8220;bird spider&#8221;. Nama Tarantula sendiri berasal dari sebuah nama kota di Italy &#8220;Taranto&#8221;.</p>
<p>Tarantula termasuk digolongkan sebagai binarang Carnivora, makanan utamanya adalah serangga, kadal, tikus kecil, beberapa spesies yang lebih besar tubuhnya bisa memangsa anak burung, tentu saja tidak akan langsung di telan mentah-mentah saat itu juga, satu makan besar bisa membutuhkan waktu hingga sebulan.</p>
<p>Tarantula memang mempunyai reputasi yang tidak bagus bagi manusia, mungkin karena dia adalah laba-laba dengan badan yang besar, atau karena berbulu dan beracun, padahal disebutkan bahwa gigitan Tarantula tidak bisa menyebabkan manusia terbunuh, bisa jadi gigitan lebah masih lebih menyakitkan dibanding gigitan Tarantula.</p>
<p>Meski demikian dibelahan dunia barat, Tarantula bisa jadi binatang peliharaan di rumah, termasuk binatang yang dikagumi, unik dan exotic. Beberapa situs penjual Tarantula jelas-jelas bisa memasang harga minimal $ 50 untuk seekornya. Syukurlah masyarakat kita masih senang memelihara kucing dan anjing dibanding Tarantula, dan sebaiknya cukup melihat di alam tempat dia hidup, karena di alam binatang ini bisa berumur berkisar 2-5 tahun, bahkan diantaranya dapat bertahan hidup hingga 10 tahun lebih.</p>
<h2>Sosok yang Berbeda</h2>
<p>Mereka adalah sosok yang jelas berbeda, satu kesamaannya hanyalah mempunyai tempat tinggal di kampung yang sama. Sandro saat ini mungkin sudah beranjak mendekati usia Remaja, dan biasanya di usia ini kebiasaan dari mereka adalah pergi jauh dari rumah bapak ibunya untuk melanjutkan sekolah tingkat pertamanya, minimal di tingkat kecamatan yang perjalananya membutuhkan waktu 4-5 jam lewat sungai. Demikian seterusnya, semakin tinggi pendidikan yang pengen diraih, semakin dijauhkan dari asal kampungnya. Entah tinggal dengan sanak familinya atau dititipkan dengan orang lain sekalipun, semangat untuk menempuh jenjang tertinggi untuk pendidikannya memang cukup kuat dan bersemangat.</p>
<p>Sandro yang dulu kecilnya sangat takut menyeberang jembatan beton yang membentang sungai kahayan karena baru pertama melihat jembatan seluas dan segede itu, hingga memasuki toko pakaian yang berkeramik dia rela mencopot sandal jepitnya karena tidak ingin mengotori lantainya. Sekarang dia harus menghadapi semuanya itu dan beradaptasi dengan lingkungan barunya. Proses pendewasaannya pun tumbuh terus seiring dengan waktu dan kenyataan yang dihadapi.</p>
<p>Tarantula-Man saat ini mungkin hanya ada di imajinasiku, mungkin saat ini hanya aku yang menganggapnya sebagai Super Hero, tapi juga berharap suatu saat nanti dia adalah Super Hero yang sebenarnya. Anak muda berbakat yang akan memenangkan peperangan terhadap Kebodohan dan Kemiskinan, karena ini adalah perang yang sesungguhnya. Dan yang pasti, aku juga punya sebuah harapan dengannya, suatu saat nanti kita pasti akan ketemu lagi!!! dan kita akan punya banyak waktu untuk Mandoi seharian.</p>
<h3>Bahan bacaan:</h3>
<ul>
<li><a title="Tarantula by wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tarantula" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Tarantula<br />
</a></li>
<li><a title="Golden Exotica" href="http://www.goldenphoenixexotica.com/pics.html" target="_blank">http://www.goldenphoenixexotica.com/pics.html</a></li>
<li><a title="tarantula national geographics" href="http://animals.nationalgeographic.com/animals/bugs/tarantula.html" target="_blank">http://animals.nationalgeographic.com/animals/bugs/<br />
tarantula.html</a></li>
</ul>
<p><em>Conkie: lagi ngeling-ngeling masa suka cita bermain dengan sandro dan gengnya</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/keanekaragaman/sandro-si-tarantula-man.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
