<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jusron[at]Faizal.WEB/INDONESIA &#187; Cakrawala</title>
	<atom:link href="http://faizal.web.id/tag/cakrawala/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://faizal.web.id</link>
	<description>Learning is Journey for Freedom of Life</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Apr 2010 20:22:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>kopipahit.com</title>
		<link>http://faizal.web.id/cakrawala/kopipahitcom.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/cakrawala/kopipahitcom.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 16:46:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Keanekaragaman]]></category>
		<category><![CDATA[Khatulistiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[fauna]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[
Pada suatu tengah malam sendirian, saya berpikir dalam hati *jangan-jangan di kepala gak ada otaknya????, kenapa ya Kopi selalu identik dengan begadang dan tidak tidur?,  tidak berselang lama ternyata saya temukan jawabannya disini [Minuman Lezat yang sempat Terlaran]. Tapi kenapa juga Luwak ; Musang, jawa: Garangan (Paradoxurus hermaphroditus) juga senang makan kopi? Apa juga dia suka ngelembur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img title="kopi pahit dot com" src="http://faizal.web.id/doc/kopipahit.jpg" alt="Kopi Pahit dot com" width="550" height="254" /></p>
<p>Pada suatu tengah malam sendirian, saya berpikir dalam hati *<em>jangan-jangan di kepala gak ada otaknya????, </em>kenapa ya Kopi selalu identik dengan <em>begadang dan tidak tidur?</em>,  tidak berselang lama ternyata saya temukan jawabannya disini [<a title="Kopi Minuman Lezat" href="http://netsains.com/2008/03/kopi-minuman-lezat-yang-sempat-terlarang/" target="_blank">Minuman Lezat yang sempat Terlaran</a>]. Tapi kenapa juga Luwak ; <em>Musang, </em>jawa<em>: Garangan (<span style="text-decoration: underline;">Paradoxurus</span> <span style="text-decoration: underline;">hermaphroditus</span>) </em>juga senang makan kopi? Apa juga dia suka <em>ngelembur</em> bikin <a title="Spider-Web" href="http://register.spider.web.id" target="_blank">website</a> dan coding PHP, atau lagi banyak proyek!. Jangan-jangan kita (Kopi, Luwak dan Manusia) memang tersusun dalam satu rantai &#8220;Jaring Makanan&#8221;<br />
<span id="more-96"></span></p>
<h2>Kopi Luwak</h2>
<p>Matahari &#8211;&gt; Tanaman Kopi &#8211;&gt; Luwak &#8211;&gt; Pengumpul Kotoran Luwak &#8211;&gt; Di Proses Tukang Kopi &#8211;&gt; Di Minum Tukang Ngopi</p>
<p><img title="Luwak" src="/doc/luwak.jpg" alt="Luwak - Musang - Garangan" width="550" height="310" /></p>
<p><strong>Kopi Luwak</strong> atau <strong>Kopi Musang, </strong>adalah kopi yang terbuat dari biji kopi yang telah dimakan dan telah lulus melalui sistem pencernaan Musang. Melalui kotorannya itulah akhirnya biji kopi berkualitas ini akan diproses hingga bisa tersedia untuk para penikmat Wedang Kopi.  Proses pembuatan biji kopi tersebut banyak ditemukan di daerah Sumatera, Jawa dan Sulawesi Indonesia, beberapa dikenal juga di Filipina.</p>
<p>Dunia International mengenalnya juga sebagai <strong>Kopi Luwak</strong>, tidak ada padanan kata lainnya karena proses ini lebih banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia demi menghasilkan biji kopi yang aduhaiii&#8230; wekekekeke. Kopi apa yang paling mahal di dunia?.. Jika anda pernah tau tentang Jamaican Blue Mountain, Ethiopia Harrar, atau pun Kona Hawaii,  ketiga jenis tersebut  termasuk golongan biji Kopi berkualitas dan tentu saja mahal.  Tapi bukan itu yang termahal,  karena Kopi Luwak Asal Indonesia yang telah memiliki rekor harga tertinggi. Di Jepang dan Amerika, kopi ini terjual kepada para pengolah usaha Warung Kopi setiap Kilogramnya dibandrol $120 &#8211; $600.</p>
<p>Salah satu Kafe kecil di Australia, menjual secangkir  Kopi Luwak untuk pelanggannya dengan pasang harga $ 50, di London malah meningkat menjadi $ 99. Pemerintah Indonesia sudah seharusnya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kopi dan spesies yang satu ini, karenanya Dunia Internasional mengenal Indonesia melalui kolaborasi Flora dan Faunanya dalam wujud Kopi Luwak.</p>
<p><img class="alignnone" title="kopi luwak juga" src="http://fnctrl.com/img/faizal/kopi_luwak.jpg" alt="" width="208" height="173" /> <img class="alignnone" title="kopi luwak" src="http://fnctrl.com/img/faizal/kopi_luwak_logo.jpg" alt="" width="200" height="173" /></p>
<p>Anda mungkin benar-benar belum tahu kalo Kopi Luwak dikenal dunia International sebagai produk eksklusive, coba saja liat tayangan CNN tentang produk ini, meskipun judul tayangan ini menunjukkan <em>claim</em> yang tidak profesional. &#8220;Michigan Cat Poop Coffee&#8221; bener-bener judul yang tidak tepat karena kurang informasi&#8230;.gaul dong boss!! Luwak aja gaull kok..</p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=Gb13iFRYIvA"><img src="http://img.youtube.com/vi/Gb13iFRYIvA/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
<p>Bagaimana si Luwak bisa merubah rasa pada tiap-tiap biji kopi sehingga bisa menghasilkan &#8220;Rasa Mahal&#8221;. Pada habitatnya Musang tidak saja makan biji kopi saja, melainkan juga buah-buahan lainnya. Yang dia makan dan pilih hanyalah biji kopi yang tua dan matang saja, tidak dikunyahnya langsung kecuali ditelannya bulat dengan hanya menguliti bagian luar buah Kopi.</p>
<p><img class="alignnone" title="kopi dan luwak" src="http://fnctrl.com/img/faizal/luwaknkopi.jpg" alt="" width="500" height="375" /></p>
<p>Didalam lambung musang, biji kopi tidak dapat terurai dan tetap utuh, tetapi pada proses di lambung tersebut biji kopi mengalami modifikasi, enzym lambung merubah rasa yang tajam dan pahit diduga telah terserap dan tergantikan dengan rasa unik dan meningkatkan rasa manis pada biji kopi tersebut. Prosentase kandungan kafein juga lebih menurun dari sebelumnya.</p>
<p><img title="kotoran luwak" src="http://fnctrl.com/img/faizal/kotoranluwak.jpg" alt="Kotoran dan Biji Luwak Basah, masih perlu proses menjadi biji kering" width="550" height="246" /></p>
<h2>Hitam itu tidak selalu manis</h2>
<p>Saya sendiri termasuk golongan luwak.. ups.. maksud saya penggemar berat Kopi Hitam, beda banyak sama Luwak, soale biji kopi gak langsung di <em>untal</em> (telen). Dulunya termasuk golongan Nasgitel &#8211; Panas Legi Kentel, campuran gula dan kopi hampir sebanding takarannya, bau gula pada kopi harus terasa bener. Tapi sekarang selera agak beda berputar 360 derajat  * <em>lak balik lagi mas&#8230;??. </em> Karena udah ngerasa Manis, campuran gula udah gak dibutuhkan lagi, Kopi Hitam gak usah pake gula, manisnya kopi ditengah-tengah pahitnya punya <em>taste</em> yang agak berbeda timbang gula, rasanya menyengat pada jari kelingking saya * <em>udah mulai gak fokus</em></p>
<h2>Resep Rahasia Kopi Pahit</h2>
<p>Gak lengkap rasanya kalo cuman baca blog tapi gak ada yang dibawa pulang sebagai hidangan pagi atau sebelum tidur malem. Ini juga karena dapat bocoran dari beberapa restoran terkemuka bagaimana menghidangkan Kopi enak dengan bahan murah. Kebanyakan pembuat Kopi jarang memperhatikan detail teknis sehingga seringkali merusak rasa yang seharusnya tidak terjadi, contohnya saja  menggunakan gelas plastik untuk minum kopi, jelas-jelas sangat tidak disarankan.</p>
<h3>Alat dan Bahan</h3>
<ul>
<li>Gelas dan Sendok dari bahan beling</li>
<li>Kopi Kapal Api</li>
<li>Gula</li>
<li>Air Putih</li>
<li>Kompor, bahan bakar dan panci</li>
</ul>
<h3>Proses dan Resep Pertama</h3>
<ol>
<li>Masak Air hingga mendidih dalam panci di atas kompor, pastikan mendidih jangan anget atau suam-suam kuku. Tidak diperkenankan pake air panas dari water heater dan turunannya, panasnya kurang mantep.</li>
<li>Masukkan takaran kopi secukupnya, kali ini jangan langsung di campur dengan gula. Resikonya memang gelas bisa pecah/retak jika dituang air mendidih. Apalagi jika gelas biasanya dipake minum air dingin.</li>
<li>Tuang air panas ke gelas dan aduk secara merata, umumnya akan terlihat buih kopi dan tercium aroma wangi kopi</li>
<li>Campurkan gula secukupnya dan aduk lagi hingga merata.</li>
<li>Gelas di tutup dan siap di sruput jika sudah tidak terlalu panas.</li>
</ol>
<h3>Proses dan Resep Kedua</h3>
<ol>
<li>Campurkan takaran umumnya anda membuat kopi pada gelas, Kopi, Gula dan Air dingin</li>
<li>Campuran tersebut tuang di panci dan masaklah sampai benar-benar mendidih</li>
<li>Siap di sajikan dalam gelas beling dengan tutup gelasnya</li>
<li>Selamat mencoba</li>
</ol>
<h2>Warung Kopi</h2>
<p>Kalo ada yang mau buka Warung Kopi, ajak-ajak saya yah&#8230; setidaknya jadi tester sebelum dibuka untuk umum.</p>
<h2>Pranala Rujukan</h2>
<ol>
<li>This Coffee Kids -<a title="starbucks" href=" http://thiscoffeekids.com" target="_blank"> http://thiscoffeekids.com</a></li>
<li>Coffee Online Magazine - <a title="Coffee Online" href="http://coffeeonlinemagazine.com" target="_blank">http://coffeeonlinemagazine.com</a></li>
<li>Merdeka Coffee - <a title="Merdeka Coffe" href="http://www.merdekacoffee.com" target="_blank">http://www.merdekacoffee.com</a></li>
<li>Anomali Coffee - <a title="Anomali Coffee" href="http://www.anomalicoffee.com" target="_blank">http://www.anomalicoffee.com</a></li>
<li>Kopi Luwak Wikipedia &#8211;  <a title="Kopi Luwak" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Kopi_Luwak">http://en.wikipedia.org/wiki/Kopi_Luwak</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/cakrawala/kopipahitcom.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perjalanan Laksamana Cheng Ho</title>
		<link>http://faizal.web.id/cakrawala/perjalanan-laksamana-cheng-ho.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/cakrawala/perjalanan-laksamana-cheng-ho.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 07:00:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Keanekaragaman]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[
Pada tanggal 30-31 Juli 2008 nanti adalah perayaan kedatangan Laksamana Cheng Ho yang ke 6003 dan akan digelar serangkaian acara di Klenteng Agung Sam Poo Kong, Gedung Batu, Kawasan Simongan, Semarang, Jawa Tengah. Detail Acaranya bisa dilihat di website Sam Poo Kong

Laksamana Cheng Ho (english: Zheng He) boleh disebut sebagai penjelajah laut yang tersohor dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- ckey="47B2761A" -->
<p style="text-align: left;"><em>Pada tanggal 30-31 Juli 2008 nanti adalah perayaan kedatangan Laksamana Cheng Ho yang ke 6003 dan akan digelar serangkaian acara di Klenteng Agung Sam Poo Kong, Gedung Batu, Kawasan Simongan, Semarang, Jawa Tengah. Detail Acaranya bisa dilihat di <a title="Laksamana Cheng Ho" href="http://sampookong.com" target="_blank">website Sam Poo Kong</a></em></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" style="border: 0pt none;" src="http://lh3.ggpht.com/jusronfaizal/SH7eDEGEtCI/AAAAAAAAAqE/lE32rKncNdo/sampookong38.jpg?imgmax=512" alt="Klenteng Agung Sam Poo Kong" width="560" height="340" /></p>
<p style="text-align: left;">Laksamana <a title="Laksamana Cheng Ho" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cheng_Ho" target="_blank">Cheng Ho</a> (english: <a title="Zheng He" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Zheng_He" target="_blank">Zheng He</a>) boleh disebut sebagai penjelajah laut yang tersohor dari Tiongkok, perjalananan dan namanya disejajarkan dengan nama besar penjelajah dunia lainnya seperti <a title="Marcopolo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Marco_Polo" target="_blank">Marcopolo</a>, <a title="Christoper Columbus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Christopher_Columbus" target="_blank">Columbus</a> dan <a title="Vasco Da Gama Bartolemeus Dias" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vasco_da_Gama" target="_blank">Vasco de Gama.</a> Armada kapal besarnya, meliputi  dari kurun waktu 1405 hingga 1433 paling sedikit telah melakukan ekspedis sebanyak <a title="tujuh kali ekspedisi" href="http://admiralchenghovoyages.wordpress.com/" target="_blank">7 (tujuh) kali</a> dengan mengemban misi perdamaian mengunjungi 37 negara di belahan benua Asia dan Afrika.</p>
<p style="text-align: left;">Dalam menjalankan misi &#8220;Diplomasi Laut&#8221; ini Kaisar Yung Lo memberikan perbekalan dalam bentuk armada sejumlah 62 kapal besar dan 225 junk (kapal berukuran lebih kecil) dan ditopang 27.550 orang perwira dan prajurit termasuk didalamnya ahli astronomi, politisi, pembuat peta, ahli bahasa, ahli geografi, para tabib, juru tulis dan intelektual agama.</p>
<p style="text-align: left;"><span id="more-36"></span></p>
<h2>Nenek Moyang Kita adalah Pelaut</h2>
<p>Kisah pelayaran Laksamana Cheng Ho memang sangat melegenda, tidak hanya menorehkan jejak sejarah yang mengagumkan di setiap negara yang dilaluinya (lebih lengkap bisa dilihat laporan Time dengan Tajuk <a title="he Asian Voyage: In teh Wake of the Admiral" href="http://www.time.com/time/asia/features/journey2001/" target="_blank">The Asian Voyage: In teh Wake of the Admiral</a>) tetapi juga telah memberikan ilham ratusan karya ilmiah baik fiksi maupun non-fiksi serta penemuan berbagai teknologi kelautan-perkapalan di Eropa khususnya pasca penjelajahan sang maestro. Legenda Sinbad Sang Pelaut yang begitu populer di Timur Tengah juga diinspirasi oleh kisah legendaris Cheng Ho ini.</p>
<p style="text-align: center;"><img style="border: 0pt none;" src="http://lh3.ggpht.com/jusronfaizal/SH7dCAIQpJI/AAAAAAAAAmk/CA5sklCbqc8/sampookong06.jpg?imgmax=512" alt="sugeng rawuh" width="560" height="340" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Anda bisa berpose dengan pakaian china dan di photo oleh tukang propesional</em></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" style="border: 0pt none;" src="http://lh4.ggpht.com/jusronfaizal/SH7c_nVzUrI/AAAAAAAAAmc/1oNuqk54VoM/sampookong04.jpg?imgmax=512" alt="Pendopo desain Jawa" width="560" height="340" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Satu-satunya bangunan yang berbentuk joglo (jawa) yang berpadu dengan china</em></p>
<p><strong>Christopher Columbus</strong>, salah satu dari navigator dunia mungkin juga terinspirasi oleh Cheng Ho, dengan memberangkatkan kapal Santa Maria dan dua kapal besar lainnya pada awal perjalanannya dari Palos de la Frontera pada 3 Agustus 1492, itu artinya selisih 87 tahun lebih awal dengan perjalanan pertamanya armada Cheng Ho.  Sangat dimungkinkan juga jika Cheng Ho juga dikenal baik dan akrab sama para Nenek Moyang kita yang juga dikenal sebagai Pelaut.  Pasti mereka sempat kenalan, karena Cheng Ho pada 7 perjalanannya selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi beberapa tempat di Nusantara, beberapa tempat diantaranya adalah di Jawa, Malaka, Palembang, Pahang, dan Sumatra.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" style="border: 0pt none;" src="http://geocities.com/uconkie/img/zheng_he.jpg" alt="Kapal Laksamana Cheng Ho" width="560" height="420" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>perbandingan antara perahu Cheng Ho dengan kapal Sancta Maria</em></p>
<p>Meskipun berangkat dengan perangkat armada yang sangat besar, seperti layaknya siap untuk menaklukan dan berperang, tapi rupanya tidak terjadi &#8220;penaklukan&#8221; dalam ekspedisi ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengangkat nama besar Dinasti Ming ke seluruh dunia. Sang Kaisar berharap dengan adanya ekspedisi ini negara-negara lain mengakui keberadaan Kaisar Cina sebagai &#8220;The Son of Heaven&#8221; (Putra Dewata)</p>
<p style="text-align: center;"><img style="border: 0pt none;" src="http://lh6.ggpht.com/jusronfaizal/SH7dZY5W-4I/AAAAAAAAAns/hkn6ZVyNE2M/sampookong20.jpg?imgmax=512" alt="Tiga Bangunan Utama" width="560" height="350" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Tiga Bangunan utama di Klenteng Agung Sam Poo Kong, lainnya masih dalam pengembangan<br />
</em></p>
<h2>Orang Kasim yang Muslim</h2>
<p>Terlahir dengan nama Ma He pada sekitar tahun 1371 M di Propinsi Yunan sebelah barat daya China, dia tumbuh dan dibesarkan sebagai masyarakat biasa di keluarga Muslim dengan marga Ma, nama marga yang merujuk dari Muhammad. Dan pada usia 10 tahun (1381 M), Ma He kecil beserta anak-anak lainnya ditangkap oleh tentara Cina yang menginvasi wilayah Yunan, yang berakhir sebagai tawanan untuk waktu berikutnya. <a title="Cheng Ho Muslim" href="http://augustaracing.wordpress.com/2008/05/03/cheng-ho-laksamana-muslim-yang-taat/" target="_blank"><em>kisah lengkap tentang kemusliman cheng ho</em></a></p>
<p><img style="border: 0pt none;" src="http://lh6.ggpht.com/jusronfaizal/SH7dqfJiE_I/AAAAAAAAAok/x_Gn6VzgC0I/s288/sampookong28.jpg" alt="Tempat Sembahyang" width="275" height="182" /> <img style="border: 0pt none;" src="http://lh6.ggpht.com/jusronfaizal/SH7dqfJiE_I/AAAAAAAAAok/x_Gn6VzgC0I/s288/sampookong25.jpg" alt="prajurit" width="275" height="182" /></p>
<pre>Monumen Sam Poo Kong yang dikelilingi oleh Prajurit setianya</pre>
<p>Perjalanan sebagai tawanan akhirnya berakhir sebagai pelayan rumah tangga pangeran Zhu Di &#8211; anak keempat kaisar Cina, dan Cheng Ho dapat menempatkan posisinya sebagai pelayan khusus karena kecakapannya dalam bekerja. Pada zaman tersebut, konsekuensi sebagai tawanan, pelayan atau orang kepercayaan harus ditempuh sebagai <a title="orang kasim" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Orang_kasim" target="_blank">orang kasim</a>, laki-laki yang dengan terpaksa harus dikebiri (<em>dibuang buah pelirnya)</em> untuk alasan tertentu, yang awalnya adalah sebagai hukuman tradisional bagi para tawanan dan bahkan sebagai prasyarat untuk bisa bekerja di kalangan Kaisar Istana. Orang-orang kasim akan bisa diberi jabatan-jabatan tinggi dengan alasan mereka tidak akan bisa mempunyai anak, sehingga mereka tidak akan tergoda untuk merebut kekuasaan dan memulai dinasti baru. Sebuah angka yang cukup fantastik pada akhir Dinasti Ming, jumlah orang kasim saat itu pernah mencapai hingga 70.000 orang.</p>
<p><img style="border: 0pt none;" src="http://lh6.ggpht.com/jusronfaizal/SH7dWwe4S8I/AAAAAAAAAnk/hQWHRI4F0Mw/s288/sampookong13.jpg" alt="prajurit" width="132" height="208" /> <img style="border: 0pt none;" src="http://lh3.ggpht.com/jusronfaizal/SH7dfmcmY0I/AAAAAAAAAoE/3E-mBdgqiUE/s288/sampookong15.jpg" alt="prajurit laksamana" width="132" height="208" /> <img style="border: 0pt none;" src="http://lh5.ggpht.com/jusronfaizal/SH7dkvW4VMI/AAAAAAAAAoU/X9cU4haV4LU/s288/sampookong22.jpg" alt="prajurit cheng ho" width="132" height="208" /> <img style="border: 0pt none;" src="http://lh3.ggpht.com/jusronfaizal/SH7dy7wVuGI/AAAAAAAAApE/a97-L1Eum-w/s288/sampookong23.jpg" alt="prajurit cheng ho" width="132" height="208" /></p>
<pre>Empat Prajurit Cheng Ho, Salaman, kenalan om...!!</pre>
<p>Kedekatannya dengan Zhu Di membuat Ma Ho tumbuh sebagai pemuda yang cakap dan tangkas, kemampuannya terus meningkat dari kemampuan melakukan diplomasi hingga penguasaan seni berperang, nama kecilnyapun akhirnya diubah menjadi Cheng Ho juga  dilakukan oleh Pangeran Zhu Di.  Posisi karirnya juga semakin menguat ketika pada 1402 Pangeran diangkat menjadi Kaisar China, sehingga menempatkan Ceng Ho sebagai Laksamana untuk melakukan ekspedisi pelayarannya yang pertama.</p>
<p style="text-align: center;"><img style="border: 0pt none;" src="http://lh3.ggpht.com/jusronfaizal/SH7eJITE9xI/AAAAAAAAAqU/q0eiFXWNzyU/sampookong34.jpg?imgmax=512" alt="bedug" width="560" height="350" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Bangunan utama tempat beribadah</em></p>
<h2>Yusril dan Laksamana Cheng Ho</h2>
<p>Agustus 2008 mendatang, Film yang mengisahkan tentang Laksamana Cheng Ho akan ditayangkan, dalam film tersebut mantan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra berperan sebagai Cheng Ho, didukung juga oleh mantan Menteri PDT Syaifullah Yusuf.</p>
<p>Apakah ini juga sekalian dipakai oleh Kang Yus sebagai alat kampanye politik menjelang menjelang pemilu 2009 nanti? Kalo ada yang berpikir seperti itu yah silahkan saja, begitu jawab Akang di <a title="Kampanye Yusril" href="http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/05/08/14305453/film.laksamana.cheng.ho.alat.kampanye.yusril." target="_blank">Kompas</a>.  Tapi dapat dipastikan kalo Akang <em>akan maju terus pantat mundur </em>pada pemilihan calon Presiden Indonesia 2009 nanti, kalo Cawapres Kang? enggak ach kalo Cawapres. Wahh kalo gitu Cawapres biar saya isi yah Kang&#8230;.sambut uconk dengan penuh harapan dan semangat dalam blognya sendiri hehehheehhe, daftarnya kemana yah Kang untuk pencalonan Cawapres?&#8230; disebelah loket gedung bioskop yang memutar film Laksamana Cheng Ho!! dan jangan lupa beli 2 tiket, tiket untuk nonton dan tiket jadi Cawapres!.  Kumpul-kumpul duit dulu ach..</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.youtube.com/watch?v=k6Ftajuaneo"><img src="http://img.youtube.com/vi/k6Ftajuaneo/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
<p>Tapi Film Drama Kolosal ini dikemas dalam 32 episode dengan masing-masing episodenya mempunyai durasi selama 50 menit. Film yang digarap bareng-bareng oleh perusahaan Thailand, China dan Indonesia, lokasi pengambilan gambar banyak dilakukan di China dan Thailand, 20% sisanya di Jakarta dan Jawa Barat.  Dan klarifikasi dari <a title="Preview Filem Laksamana Cheng Ho" href="http://yusril.ihzamahendra.com/2008/02/06/preview-episode-i-film-laksamana-cheng-ho/" target="_blank">preview episode Film Laksamana Cheng Ho</a>, bahwa film ini akan diputar di salah satu Telivisi Nasional kita dan bukan di Gedung Bioskop seperti kata saya tadi diatas.</p>
<h2>Pranala Terkait</h2>
<ul>
<li><a title="Sam poo Kong" href="http://sampookong.com" target="_blank">Klenteng Agung Sam Poo Kong</a> (www.sampookong.com)</li>
<li><a title="Cheng Ho Society" href="http://www.chengho.org/" target="_blank">International Zheng He Society</a> (www.chengho.com)</li>
<li><a title="In The Wake of The Admiral" href="http://www.time.com/time/asia/features/journey2001/intro.html" target="_blank">The Asian Voyage: In the Wake of the Admiral</a></li>
</ul>
<p><em>conkie: perkenalkan sederek, nama china saya <strong>Chonk Lee</strong>,  lha nama china sampean sopo pak? </em></p>
<table style="width: 194px;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td style="background: transparent url(http://picasaweb.google.com/f/img/transparent_album_background.gif) no-repeat scroll left center; height: 194px; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" align="center"><a href="http://picasaweb.google.com/jusronfaizal/Sampookong"><img style="margin:1px 0 0 4px;" src="http://lh3.ggpht.com/jusronfaizal/SH7cyAVJWVE/AAAAAAAAAtM/j8nIlP4g2Js/s160-c/Sampookong.jpg" alt="" width="160" height="160" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td style="text-align:center;font-family:arial,sans-serif;font-size:11px"><a style="color:#4D4D4D;font-weight:bold;text-decoration:none;" href="http://picasaweb.google.com/jusronfaizal/Sampookong">sampookong</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/cakrawala/perjalanan-laksamana-cheng-ho.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pulau Sipadan Bukan Lagi Milik Kita</title>
		<link>http://faizal.web.id/cakrawala/7-keajaiban-alam-di-dunia.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/cakrawala/7-keajaiban-alam-di-dunia.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 11:29:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Khatulistiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kutipan]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[
prosedur dan proses pemilihan nominasi 7 keajaiban dunia
Sekali saya pernah mengirimkan informasi tentang 7 keajaiban alam di dunia versi www.n7w.com melalui milis alumni sekolah, dan berikutnya malah saya yang dapat kiriman balik tentang informasi ini dari beberapa milis lainnya, rupanya kontes kali ini lebih diminati kalangan luas dari sebelumnya, syukurlah&#8230;setidaknya informasinya sudah tersebar meluas sehingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img src="http://sites.google.com/site/jusronfaizal/n7w.jpg" alt="New 7 Wonders" width="570" height="330" /></p>
<pre>prosedur dan proses pemilihan nominasi 7 keajaiban dunia</pre>
<p>Sekali saya pernah mengirimkan informasi tentang 7 keajaiban alam di dunia versi <a href="http://www.n7w.com">www.n7w.com</a> melalui milis <a title="Impala Unibraw" href="http://groups.yahoo.com/group/impala_unibraw" target="_blank">alumni sekolah</a>, dan berikutnya malah saya yang dapat kiriman balik tentang informasi ini dari beberapa milis lainnya, rupanya kontes kali ini lebih diminati kalangan luas dari sebelumnya, syukurlah&#8230;setidaknya informasinya sudah <a title="google n7w" href="http://http://www.google.com/search?hl=id&amp;rls=com.microsoft%3Aen-US&amp;q=7+keajaiban+dunia&amp;lr=" target="_blank">tersebar meluas </a>sehingga lebih banyak yang mengetahuinya, tentang memutuskan ikut memilih atau tidak yah diserahkan masing-masing.  Tahun lalu, situs ini sudah berhasil mengumpulkan 100 juta pemilih untuk penentuan 7 keajaiban dunia yang dibuat oleh tangan manusia.<span id="more-33"></span></p>
<p><img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/komodo.jpg" alt="Komodo" width="570" height="384" /></p>
<pre>Pulau Komodo milik Indonesia <a title="flickr" href="http://www.flickr.com/photos/jungle_boy/" target="_blank"><img style="border: 0px;" src="http://geocities.com/uconkie/cc.gif" alt="creative commons" width="32" height="32" /></a></pre>
<p>Kontes kedua yang dikelola oleh new7wonder Foundation kali ini akan menilai hasil karya Tuhan sebagai penciptanya, memberi kategori pada &#8220;Alam&#8221; sebagai obyek yang akan dipilih terbaik sebanyak 7 tempat se-dunia.  Saat ini sudah terdapat 77 tempat dari penjuru dunia yang sudah mendapatkan nominasi terbaik, namun masih ada kesempatan berikutnya untuk mengajukan nominasi tambahan dengan beberapa persyaratan lain. Dari 77 tempat yang terpilih terbagi dari beberapa macam kategori (pengelompokan),  diantaranya adalah Taman Nasional, Cagar Alam, Goa, Oasis, Sungai, Gunung, Bukit, Pantai, Danau, Pulau, Gunung Berapi dan lainnya.</p>
<h2>Kontes dan Kontroversinya</h2>
<p>Kampanye pemilihan 7 keajaiban dunia ini boleh dibilang bisa disandingkan atau disamakan prosesnya dengan kontes-kontes pemilihan idola macam Indonesian Idol, AFI, kontes Dangdut atau kontes-kontes jadi seleb instan lainnya, karena penilaian didasarkan pada jumlah terbanyak melalui voting, bedanya cuman dari sms dan internet, satunya memilih lewat handpone lainnya lewat browser dan komputer. Sebenernya bisa lebih murah, namun berapa prosentase penduduknya yang bisa mengakses internet.</p>
<p><img style="border: 0px;" src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/danautoba.jpg" alt="Danau Toba Indonesia" width="570" height="381" /></p>
<pre>Danau Toba, Sumatra Utara, Indonesia <a title="flickr" href="http://www.flickr.com/photos/sebr/" target="_self"><img style="border: 0px;" src="http://geocities.com/uconkie/cc.gif" alt="creative commons" /></a></pre>
<p>Ada juga yang tidak setuju dengan pemilihan 7 keajaiban versi n7w, karena sebelumnya berpendapat kalo penentu 7 keajaiban dunia selayaknya penyelenggaranya adalah badan dunia (PBB/United Nation), itu juga karena Candi Borobudur yang sebelumnya pernah kita anggap masuk sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia dan ternyata dikalahkan pada kontes n7w tahun kemaren.</p>
<p><img style="border: 0px;" src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/krakatau.jpg" alt="Gunung Krakatau" width="570" height="428" /></p>
<pre>Gunung Krakatau Indonesia <a title="flickr" href="http://www.flickr.com/photos/flydime/" target="_blank"><img style="border: 0px;" src="http://geocities.com/uconkie/cc.gif" alt="cc" /></a></pre>
<p>Kalo kita kemaren banyak tau informasi ini dari media jurnalistik, baik dari koran atau lebih banyak dari radio, negara lain malah didukung oleh pemerintahnya demi pilihannya bisa masuk dalam jajaran 7 besar, mereka bahkan memfasilitasi rakyatnya yang tidak terhubung dengan internet, dipasang di tempat-tempat umum seperti pasar, kantor pos, terminal khusus untuk memenangkan negaranya. Dipublikasikan secara meluas, dan ada tutorial (petunjuk) untuk memilih, tentu saja semuanya diarahkan untuk memilih pilihan negaranya biar menang kontes.</p>
<h2>Indonesia Kali ini</h2>
<p>Sudah ada 3 lokasi eksotik yang dipilih dan terpilih untuk Indonesia, yaitu:</p>
<ol>
<li>Danau Toba</li>
<li>Pulau Komodo, dan</li>
<li>Gunung Krakatau</li>
</ol>
<p>Sedangkan di belahan benua Asia, sudah terpilih sebanyak 57 lokasi yang menjadi nominasi pilihan, Indonesia dengan  3 nominasi termasuk cukup bagus untuk start awal, setidaknya bisa mengenalkan ke dunia kalo negara ini punya 3 lokasi eksotik yang patut untuk dikunjungi.  Malaysia yang telah mencalonkan Pulau Sipadan sebagai satu diantara dua yang dinominasikan. Pulau Sipadan-Ligitan memang sudah bukan lagi milik kita, dari sengketa perebutan sebelumnya sudah diputuskan oleh Mahkamah Internasional <span class="content">(International Court of Justice) </span>telah memberikan kedaulatan penuh atas Pulau Sipadan-Ligitan kepada Malaysia.</p>
<p>Oke, silahkan kunjungi situsnya jika anda tergerak untuk mengenalkan Indonesia kepada Dunia Vote Disini</p>
<p style="text-align: center;"><a title="Pilih Indonesia" href="http://www.new7wonders.com/nature/en/nominees/asia/" target="_blank"><img class="aligncenter" style="border: 0px;" src="http://uk.geocities.com/uconkie/n7w.jpg" alt="New 7 Wonders" width="360" height="550" /></a></p>
<p><em>uconkie: iseng-iseng berhadiah, kita bikin acara kontes untuk 7 keajaiban Indonesia yuk&#8230;</em></p>
<h2>Artikel Lainnya:</h2>
<p><a title="Tujuh Keajaiban Dunia" href="http://faizal.web.id/sky/keanekaragaman/tujuh-keajaiban-dunia/" target="_self">http://faizal.web.id/sky/keanekaragaman/tujuh-keajaiban-dunia/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/cakrawala/7-keajaiban-alam-di-dunia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antara Kyai, Pastor dan Petani</title>
		<link>http://faizal.web.id/cakrawala/kyai-pastor-petani.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/cakrawala/kyai-pastor-petani.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 May 2008 02:50:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Keanekaragaman]]></category>
		<category><![CDATA[Mozaik]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[energi]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[metode]]></category>
		<category><![CDATA[ornop]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Setiap Organ melayani Organisme, dan setiap Organisme memelihara setiap Organnya (Hukum yang berlangsung di Alam).
Lalu seharusnya ditiru oleh manusia :

Saya kerja agar semua yang lain berkembang, dan semua mendukung perkembangan saya.
Setiap orang mendukung seluruh Masyarakat, dan seluruh masyarakat memperdulikan setiap warganya.
Setiap warga negara mendukung Pemerintah, dan pemerintah melayani setiap warga negara.
Sayur Alami meningkatkan kesehatan kita, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" style="float: right; margin-left: 10px; margin-right: 10px;" src="/images/pertanian/darulfallah.jpg" alt="Pesantren Darul Fallah" width="180" height="272" />Setiap Organ melayani Organisme, dan setiap Organisme memelihara setiap Organnya (<strong><em>Hukum yang berlangsung di Alam</em></strong>).</p>
<p><strong>Lalu seharusnya ditiru oleh manusia</strong> :</p>
<ul>
<li>Saya kerja agar semua yang lain berkembang, dan semua mendukung perkembangan saya.</li>
<li>Setiap orang mendukung seluruh Masyarakat, dan seluruh masyarakat memperdulikan setiap warganya.</li>
<li>Setiap warga negara mendukung Pemerintah, dan pemerintah melayani setiap warga negara.</li>
<li>Sayur Alami meningkatkan kesehatan kita, dan kita melayani alam agar menghasilkan sayur sehat.</li>
</ul>
<p>Rangkaian kata diatas adalah menerjemahkan tentang pengertian &#8220;<strong>Organis</strong>&#8220;, saya dapatkan di kartu pengenal sebagai tamu (pengunjung) di Pusat Pengembangan Organis atau yang umumnya dikenal sebagai Pusat Pertanian Organik Agatho (Agatho Organic Farm) di Cisarua, Bogor.<span id="more-1"></span></p>
<p>Menyimak pesan-pesan agama dalam bentuk Kotbah di Masjid atau Madrasah yang disampaikan oleh  Kyai itu sudah biasa dan sepantasnya, memang demikianlah tuntutan peran yang dimainkan oleh seorang Rohaniwan, seirama  mendengarkan seorang Pastor melantunan tembang Al-Kitab di sebuah Gereja atau rumah ibadah umat Katolik lainnya. Namun bagaimana jika mereka para Kyai dan Pastor berbicara tentang hal lain?, bidang Tanaman, Budidaya, Peternakan bahkan tentang Pertanian Organik?, mampukah mereka berbicara tentang itu dan adakah keterkaitannya dengan status dan peran utama yang mereka sandang bagi Umat?</p>
<p><img src="/images/pertanian/susu_kambing.jpg" alt="Kambing untuk Susunya" width="570" height="730" /></p>
<pre>Hallo!! Saya Kambing, kamu siapa?</pre>
<p>Beruntung saya mendapatkan kesempatan bagus pada minggu-minggu ini, pada dua kesempatan dan waktu yang berbeda, secara langsung berkunjung dan bertemu dengan kedua Tokoh yang mempunyai jabatan Dunia-Akherat, Petani yang sekaligus Rohaniwan serta menyaksikan karya mereka dalam memajukan dunia Pertanian dan Pendidikan untuk Indonesia.</p>
<h2>Rumah Para Petani</h2>
<p>Berawal dari Masjid di Pesantren Darul Fallah, selepas sholat Dhuhur kami mendapat sapaan dan jabatan hangat dari Pria paruhbaya , rupanya beliau adalah Kyai pimpinan Pondok Pesantren Darul Fallah yang ditemani salah satu Staff Manager Operasionalnya. Tanpa basa-basi akhirnya bersama-sama keliling dikomplek pesantren yang mempunyai luas sekitar 26 Hektar.</p>
<p><img src="/images/pertanian/peternakan.jpg" alt="Unit Peternakan" width="570" height="312" /></p>
<pre>Unit Peternakan Sapi Perah Ponpes Darul Fallah, maaf mas belakang kepala masih kosong.</pre>
<p>Selamat datang di Rumah Petani, Kyai membuka perkenalan dengan bercerita mengenai sejarah Ponpes pada kami, dari perkenalan awal ini saya juga baru tahu kalo Fallah berarti Petani. Sejalan dengan waktu ponpes ini telah mengalami beberapa kali pergantian pimpinan sejak mulai berdirinya dari tahun 1960, usia yang cukup matang sehingga pengembangan unit-unit di Pertanian tidak berarti hanya untuk bidang bercocok tanam saja, bidang Peternakan dan Perikanan juga termasuk sebagai wadah pengembangannya.</p>
<p>Kenapa ada Pertanian di Pesantren ini?, bisa saja pak Kyai menjawabnya dengan, Kenapa tidak? emang gak boleh? Suka-suka Kyai dong hehehe, tentu saja bukan seperti itu cara menanggapi pertanyaan yang mungkin sudah terlalu sering dilontarkan oleh para pengunjung Ponpes ini. Dengan lemah lembut tapi dengan wajah serius Pak Kyai menegaskan bahwa Ponpes ini mengharapkan tiap santrinya (anak didik) bisa lebih mandiri dalam berkarya dan berupaya.</p>
<p>Di Ponpes ini tidak saja pengen mencetak dan memberi bekal santri dengan pengetahuan-pengetahuan Agama saja, tetapi juga dengan Kompetensi dan keahlian khusus  sehingga selepas  dari belajar nanti dia  tidak hanya bisa duduk termenung dan melamunkan tentang sukses dunia, tetapi sang santri tau persis apa yang seharusnya dia lakukan untuk menyambut kesuksesannya nanti.  Dia pasti tau &#8220;Kemana akan pergi&#8221; pasca belajar nanti.</p>
<p><img src="/images/pertanian/kandang-kambing.jpg" alt="Kandang Kambing" width="570" height="318" /></p>
<pre>Kandang Kambing memproduksi susu kambing untuk pengobatan</pre>
<p>Pelajaran tentang Ilmu Fiqih, Tauhid, Tarikh, Al-Quran, Bahasa Arab dan masih banyak lagi cabang ilmu pengetahuan agama Islam yang menjadi kajian pokok bagi para santri dan pada tiap-tiap hari mengisi lembaran belajarnya, tapi ada banyak hal yang tidak bisa dipelajari hanya melalui kitab dan buku saja, Akhlak dan Amal Sholeh misalnya, bagaimana mereka bisa belajar tentang Sabar, Gigih, Tawakkal, Amanah dan Syukur?.  Belajar tentang sabar yah harus menanam, dan belajar bersyukur pada saat panen, begitu Pak Kyai memberi penjelasan singkat tapi gamblang mengenai materi yang tidak cukup jika diajarkan hanya melalui bahasa tutur, kecuali memperoleh pengalamannya langsung.</p>
<p>Pertanian adalah media pembelajaran tentang Akhlak sekaligus sebagai Ilmu Pengetahuan (science) untuk melengkapi ketrampilan para santri sebagai bekal hidup. Kitab Kuning adalah teorinya dan Pertanian adalah Aplikasinya, kira-kira begitulah caraku membahasakan gampangnya.</p>
<p><img src="/images/pertanian/yogurt-susukambing.jpg" alt="Hasil Olahan susu kambing" width="570" height="300" /></p>
<pre>Yogurt (susu asam) dari Susu Kambing, jajanan sehat untuk anak dan saya suka</pre>
<p>Sejarah yang panjang serta luasnya lahan tak cukup buat saya untuk menggali dalam waktu singkat tentang upaya gigih Ponpes ini untuk memberikan pendidikan terbaik buat para santrinya, namun petikan sajak yang tertempel di dinding ini semoga bisa memberi gambaran lebih jauh dari apa yang bisa saya tulis.</p>
<h3>Puisi Kecil Buat Pesantren Darul Fallah</h3>
<p>Dari puncak bukit kecil ini kita melihat anak-anak berjalan diantara batang ilalang<br />
Anak-anak santri yang lahir dari rahim sejarah pendidikan tak berkesudahan<br />
Ada Seribu Mata Tua menatap Masa<br />
Ada tangan-tangan mungil menata cita-cita<br />
Ada suara perempuan tertawa merajut cinta, dalam tangis bayi dan air mata<br />
Ada wajah teduh tanpa keluh diantara kitab dan ucap<br />
Ada suara Dzikir dan Doa<br />
di kolam ikan berkejaran<br />
di lumpur sapi dan kambing mengembik<br />
di tanah ranah dan pematang<br />
Alam telah menunggu waktu dan kesempatan bagi tangan-tangan cekatan</p>
<p>Tanpa kita mengerti,<br />
Masa membawa kita anak-anak sejarah, para santri, para ustadz, para pencari nama di hadapan Allah<br />
Untuk bergerak tanpa henti, mencatat, merekam, berpikir dan berjalan menguak rahasia ayat Nya diantara buku dan  semesta alam.</p>
<p>Disini, di Pesantren Pertanian DARUL FALLAH, Suara kita menjelma cinta, Kehendak kita lebur dalam syukur dan menjadi proses panjang kebangkitan umat menuju negeri yang diberkahi.<br />
Baldatun Thoyyibatun wa robbun Ghofur</p>
<p>Pesantren Pertanian Darul Fallah ( PPDF ) terletak di ciampea Bogor Jawa Barat, tidak jauh dari kampus IPB  ( Institut Pertanian Bogor ) darmaga.</p>
<p><strong>Pesantren Pertanian Darul Fallah</strong><br />
Kp. <strong>Darul Fallah</strong> Ds. Benteng Rt. 02/04 Ciampea, Bogor<br />
Telp  :  0251-622303, 622278<br />
Fax :  (0251) 622472<br />
<a title="Pesantren Pertanian" href="http://darulfallah.org" target="_blank"> http://www.darulfallah.org</a></p>
<h2>The Organic Way, All in Harmony</h2>
<p><strong>Sayuran Organik</strong> adalah sayur yang ditanam di tanah asli (bukan hidroponik) dengan menggunakan bibit asli (bukan hibrida) dan menggunakan supplai makanan tanaman dari kotoran ternak atau kompos (bukan pupuk urea buatan pabrik) dan jika ada pengganggu tanaman dalam bentuk hewan atau tanaman lain tidak dibasmi (dimusnahkan dari peradaban tanah pertanian) tetapi dikendalikan  oleh unsur alam lainnya yang ada disekitarnya, bisa dalam bentuk tanaman  lain (warna  dan bau) dan  hewan predator alami bukannya dengan pestisida atau senyawa kimia buatan pabrik, sehingga Petani harus membeli untuk mendapatkannya. Tambahan lebih tegas lagi bahwa Pertanian Organik selalu berpihak pada pola tanam Tumpangsari bukannya Monoculture (melakukan praktek tanam-menanam dengan hanya menggunakan satu jenis tanaman pada luasan areal tertentu).</p>
<p><img src="/images/pertanian/organikfarm.jpg" alt="Pertanian Organik" width="275" height="206" /> <img src="/images/pertanian/organikfarm2.jpg" alt="Bedeng Beton" width="275" height="206" /></p>
<pre>Bedeng-bedeng dari Beton untuk pendayaan Pertanian di Kota dan Rumah Susun</pre>
<p>Urusan Pertanian Organik adalah sekedar urusan tanam-menanam, meniadakan pengaruh kimia atau buatan pabrik untuk memenuhi pangan Manusia, karena melalui beberapa ulasan ilmiah telah terbukti pengaruh buruk secara perlahan-lahan bagi Manusia yang mengkonsumsi makanan dari bahan Non-Organik.</p>
<p>Itulah tersebut diatas <strong>Pergertian Organik </strong>yang saya kenal sebelumnya, juga pada umumnya masyarakat luas. Dan saya sarankan kepada anda untuk datang secara langsung di lokasi Pertanian Organik ini untuk setidaknya memahami lebih dalam lagi bahwa Organik tidak saja urusan tanam menanam saja. Bahwa Organis adalah sikap, prilaku, akhlak dan idealisme bahkan Organis adalah Keyakinan atau Agama. Setidaknya itulah perubahan makna yang dapat saya simpulkan setelah pernah selama hampir sebulan saya nyantri di tempat ini. Ruarrr biasa&#8230;karena Ilmu Pertanian tidak saja memberikan kepada para pelakunya ilmu pengetahuan alam tetapi juga berdampak sebagai proses mengenal umat manusia lain dan mendekatkan diri pada Tuhannya.</p>
<p><img src="/images/pertanian/organicfarm.jpg" alt="Agatho Organic Farm" width="570" height="299" /></p>
<pre>Atap pun juga bisa ditanami, genteng dengan bonus sayuran sehat</pre>
<p><strong>Yayasan Bina Sarana Bakti &#8211; Pusat Pengembangan Organis</strong><br />
PO Box 32 Cisarua &#8211; Bogor 16750<br />
Telp. +62-251-254531<br />
Fax. +62-251-253334<br />
e-mail. bsb_agatho@telkom.net</p>
<h2>Energi Alternatif</h2>
<p>Ada yang menarik minatku kepada dua lembaga ini, yaitu tentang penggunaan dan pemanfaatan energi terbarui yang secara sengaja diadakan dalam rangka pemanfaatan sumberdaya alam di areal lahan pertanian yang dimilikinya. Ponpes Pertanian Darul Fallah, saya comot sebuah gambar mencolok diantara kandang ternak sapi perahnya, yaitu pemanfaatan kotoran ternak menjadi sumber bahan bakar untuk memasak, menggantikan minyak tanah dan LPG melalui teknologi dari india ini, BIOGAS.  Kotoran sapi dengan dibuat saluran pembuangan khusus, diarahkan pada tabung beton yang tertanam di tanah untuk diolah menjadi gas, lepas termanfaatkan melalui si api biru untuk keperluan masak, sisa kotoran diangkat menjadi pupuk cair, atau biasa dikenal dengan istilah pupuk slury untuk kebutuhan pertanian.</p>
<p><img src="/images/pertanian/biogas.jpg" alt="Biogas" width="570" height="333" /></p>
<pre>Biogas, pemanfaatan kotoran ternak untuk energi alternatif</pre>
<p>Sedangkan di lahan Pertanian Organik Cisarua, dibalik gudang yang atapnya ditanami berbagai macam jenis sayuran itu, ternyata terdapat mesin pengolah Listrik bertenaga air. Ada 2 (dua) jenis dan metode PLTA Microhidro yang dimiliki, yang pertama adalah sistem air terjun, memanfaatkan limpahan air  irigasi  dari lahan tertinggi untuk memberikan tendangan pada kincir penggerak dinamo listrik berkekuatan 24 Kwa. Satunya lagi menggunakan teknologi hisap dengan output tenaga listrik sebesar 7 Kwa untuk memenuhi kebutuhan listrik gedung pengepakan dan gedung lain di sekitar lahan pertanian.</p>
<p><img src="/images/pertanian/microhidro.jpg" alt="Listrik 7000 Watt" width="275" height="163" /> <img src="/images/pertanian/microhidro2.jpg" alt="Listrik 24000 Watt" width="275" height="163" /></p>
<pre>Pemanfaatan untuk Listrik (MIcroHidro) kekuatan 7000 dan 24000 Watt</pre>
<p>Selama dua hari berada di tempat dan jumpa dengan orang-orang hebat beserta hasil karyanya dalam bidang pertanian ini adalah pengalaman yang luar biasa karena punya kesempatan untuk belajar pada orang-orang yang bekerja untuk dunia dan akheratnya. Setidaknya bisa memberikan bekal pada diri saya pribadi untuk perubahan dan punya karya lebih baik lagi. Semoga&#8230;.Aminnnn!!!</p>
<p><em>uconkie: saya bukan kyai juga bukan pastor tetapi petani yang tidak punya lahan juga tanah dan sementara menyewa lahan di jagad maya untuk mencangkul sawah virtualnya bersama para laba-laba. Masa depan dengan penuh harap bisa memegang cangkul yang sebenarnya, berbasah sekujur badan dengan lumpur dan bisa meniup seruling bambu diatas punggung kebo bersama para kuntul yang bertengger mencari makan. Sesekali nge-Buzz teman di jakarta yang sedang duduk serius dibelakang meja kantor konsultannya.</em></p>
<table style="width: 194px;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td style="background: transparent url(http://picasaweb.google.com/f/img/transparent_album_background.gif) no-repeat scroll left center; height: 194px;" align="center"><a href="http://picasaweb.google.com/jusronfaizal/KyaiPasturDanPetani"><img style="margin:1px 0 0 4px;" src="http://lh5.ggpht.com/jusronfaizal/SCuspJb-BNE/AAAAAAAAAcY/JrNIJbD6ews/s160-c/KyaiPasturDanPetani.jpg" alt="" width="160" height="160" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td style="text-align:center;font-family:arial,sans-serif;font-size:11px"><a style="color:#4D4D4D;font-weight:bold;text-decoration:none;" href="http://picasaweb.google.com/jusronfaizal/KyaiPasturDanPetani">kyai, pastur dan petani</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/cakrawala/kyai-pastor-petani.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lembuswana, penjaga Sungai Mahakam</title>
		<link>http://faizal.web.id/cakrawala/lembuswana-penjaga-sungai-mahakam.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/cakrawala/lembuswana-penjaga-sungai-mahakam.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2008 10:29:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Jelajah]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Khatulistiwa]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[sungai]]></category>
		<category><![CDATA[wisata alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/jejak/lembuswana-penjaga-sungai-mahakam/</guid>
		<description><![CDATA[ &#8220;Bermahkota bukannya raja. Berbelalai. Bergading lainnya gajah. Bersayap bukannya  burung. Bersisik lainnya ikan. Bertaji bukannya ayam. Binatang apakah ini?&#8221;
Kuis tebak-tebakan yang tidak berhadiah ini tertulis di bawah kaki Patung berbentuk binatang aneh dan unik di depan Musium Mulawarman.  Jawabannya memang sudah pasti &#8220;Lembuswana&#8221;,  spesies langka yang tidak termasuk dalam daftar Appendix [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1324/712149073_7b82ce06f8_m.jpg" alt="Lembuswana" align="left" height="240" hspace="10" width="160" /> &#8220;<em>Bermahkota bukannya raja. Berbelalai. Bergading lainnya gajah. Bersayap bukannya  burung. Bersisik lainnya ikan. Bertaji bukannya ayam. Binatang apakah ini?</em>&#8221;</p>
<p>Kuis tebak-tebakan yang tidak berhadiah ini tertulis di bawah kaki Patung berbentuk binatang aneh dan unik di depan <a href="http://www.kutaikartanegara.com/wisata/museum_mulawarman.html" title="Musium Mulawarman Samarinda" target="_blank" class="snap_shots">Musium Mulawarman</a>.  Jawabannya memang sudah pasti &#8220;Lembuswana&#8221;,  spesies langka yang tidak termasuk dalam daftar <acronym title="berarti perdagangan spesies tersebut dikontrol sangat ketat dan tidak dapat diperdagangkan secara internasional kecuali hasil penangkaran">Appendix I</acronym> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/CITES" title="CITES" target="_blank" class="snap_shots">Cites</a> ini dapat anda jumpai di <a href="http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=309264&amp;page=4" title="Wisata di Tenggarong" class="snap_shots" target="_blank">3 (tiga) lokasi</a> utama Kota Tenggarong, di Pintu Gerbang memasuki kota Tenggarong, di depan Musium Mulawarman dan yang terbesar di Pulau Wisata Kumala. Yang terakhir akan menjadi tokoh utama kita kali ini, soale dapat undangan gratis keliling Pulau Kumala sih, pilihannya cuman satu aja, kalo pengen kisah lainnya boleh kok mengundang aku lagi&#8230;..hehehehehe<span id="more-24"></span></p>
<h2>Makan Siang sambil Terapung</h2>
<p>Wong ndeso ini pantas girang banget, soale baru nyadar kalo Rumah Makannya tidak saja bisa ngambang di atas air, tapi bisa mengelilingi Pulau Kumala, pantas saja ini kan Kapal Layar, layaknya sebuah kapal tentu ada mesinnya, setir, Anak Buah, Layar, dan yang paling penting semua yang tersebut tadi dapat imbukan kata &#8220;Kapal&#8221;, sekedar untuk membedakan kebiasaan di darat sama di Sungai, termasuk juga ada organ (<em>itu lho, alat musik yang tutnya cuman ada 2 warna, hitam dan putih</em>)&#8230;&#8230; hahahah dasar ndesit. Tentu saja dengan alat musik tersebut nyanyinya pake irama Country-an, terasa rada jadul dikit,  penyanyinya pun lengkap dengan atribut koboi dengan kisaran usia 15-an (lima belas ngikut pemilu pak&#8230;), kita-kita yang masih kinyis cuman bisa ngikut goyang-goyang kaki aja, soale gak apal, bolehlah sekali-kali teriak hhheeeyyya&#8230;&#8230;heeeyyyaaaa&#8230;&#8230;.halah&#8230;.koboi kok melaut seh pak&#8230;&#8230;koboi yah angon wedus.</p>
<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1226/712149095_e3284936cf.jpg?v=0" alt="Lembuswana" height="332" width="500" /></p>
<p>Sambil makan siang, kita ber-banyak orang ini dibawa mengelilingi Pulau Kumala, sambil menikmati nikmatnya ikan Patin bakar, Gulai Kambing dan Es Jeruk, sebagai penutup buah-buahan khas Kaltim tersedia berlebih, mulai Jeruk, pisang sampai duku semuanya pas dan lengkap, dan yang penting akhirnya tak tersisa, buat kucing sekalipun, tandas.</p>
<p>Mendekati tujuan, pintu gerbang  Pulau Kumala,  terlihat sosok monumen yang cukup besar dan megah dibuatnya, Patung Lumbuswana raksasa sebagai hasil karya pematung terkenal <a href="http://www.nuarta.com/" title="Nyoman Nuarta" class="snap_shots" target="_blank">Nyoman Nuarta</a>. Ini pertama kalinya aku melihat sosok symbol mitologi <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Kutai_Kartanegara" title="Kerajaan Kutai Kertanegara" class="snap_shots" target="_blank">Kerajaan Kutai Kertanegara</a> dari dekat, inikah binatang yang gaya hidupnya amphibi plus?, plus karena punya sisik,  kebayang bisa hidup di air, punya kaki empat pasti mamalia, namanya lembu tapi kepalanya gajah, punya sayap berarti bisa terbang, imaginasiku membayangkan pada suatu pagi lepas bangun tidur, terlihat para lembuswana bertengger di ranting dan bercicit cuit menyongsong mentari.</p>
<p>Mencari sejarah sang Lembu ini rada kesulitan, malah ketemu beberapa blogger yang minta diinformasikan tentang <a href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;q=sejarah+lembuswana&amp;btnG=Telusur<br />
i+dengan+Google&amp;meta=" title="Sejarah Lembuswana" class="snap_shots" target="_blank">history of lembuswana</a> kalo ada yang tau. Mitologi Kutai lainnya yang ketemu malah tentang <a href="http://www.kutaikartanegara.com/kesultanan/mitologi2.html" title="Naga Erau" class="snap_shots" target="_blank">Naga Erau</a> yang menjadi rujukan <a href="http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=309264&amp;page=4" title="FEstival Erau" class="snap_shots" target="_blank">Festival Erau</a> yang sudah menjadi <a href="http://www.kutaikartanegara.com/wisata/" title="Peta Wisata di Kutai" class="snap_shots" target="_blank">kegiatan wisata</a> rutin Kota Tenggarong.</p>
<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1187/712149115_e64747542e.jpg?v=0" alt="Gerbang Pulau Kumala" height="332" width="500" /></p>
<pre>Gerbang Pulau Wisata Kumala</pre>
<p>Kalo Jakarta punya <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dufan" title="Dunia Fantasi Ancol" class="snap_shots" target="_blank">Dunia Fantasi</a>, inilah andalan dari Provinsi Kaltim, Pulau Kumala, Dufan yang dibangun di daerah pesisir pantai, Pulau Kumala dibangun diatas pulau di tengah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sungai_Mahakam" class="snap_shots" title="Sungai Mahakam">Sungai Mahakam</a> atas prakarsa <a href="http://www.tokohindonesia.com/majalah/khusus/01-36/02/07.shtml" title="Pak Kaning" class="snap_shots" target="_blank">Bupati Syaukani</a> (pak Kaning) Pulau seluas 76 ha itu dibangun dan diurug tak kurang dari sejuta setengah kubik pasir ditanam disana, hingga kini terlihat sebagai lokasi wisata modern bagi masyarakat.</p>
<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1341/713062754_10e46a3f6f.jpg?v=0" alt="restoran berjalan" height="332" width="500" /></p>
<pre>Kapalku segera mendaratkan awaknya</pre>
<p>Ada dua cara menuju Pulau Kumala ini, bisa dengan cara menyeberangi sungai Mahakam atau lebih menarik lagi melalui Sky Tower, dengan kendaraannya kereta gantung (cable car), diatas ketinggian 75 meter anda bisa melihat panorama kota dengan leluasa dari kaca kereta,  Sky Tower sekaligus penghubung antara Tenggarong Seberang dengan Pulau Kumala.</p>
<h2>Dayak Long House</h2>
<p>Rumah Panjang, atau rumah komunal Suku Dayak biasa disebut dengan Lamin (Lou) di Kalteng dikenal dengan istilah Rumah Betang, Masyarakat Kutei umumnya mengenal sekaligus mempopulerkan nama rumah dayak dengan sebutan Lamin, sedangkan Orang Dayak Benuaq lebih senang dan bangga dengan sebutan Lou ketimbang Lamin. Tapi bukan hanya karena kisah seorang ibu-ibu muda yang mengundang tamu laki-laki paruh baya untuk bertandang ke rumahnya, Pak saya dan keluarga akan senang dan hormat jika bapak menyempatkan main ke Lamin saya malam ini&#8230;&#8230;lho&#8230;. gawat, kalo sang bapak tamu tadi gak ngerti istilahnya, bisa salah tangkep maksud baiknya. hehehe, tapi yang jelas istilah Lou lebih berasal dari akar bahasa benuaq.</p>
<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1291/712149161_eabdbbb54a.jpg?v=0" alt="Lou atau lamin" height="332" width="500" /></p>
<p>Iklim di Tenggarong termasuk cukup hangat bagi para pendatang,  untuk beraktifitas ringan jalan kaki saja sudah cukup menguras keringat, tapi jangan kuatir mengelilingi pulau kumala sudah tersedia angkutan mobil gandeng yang selalu siap mengantar anda mengitari pulau ini, melihat-lihat fasilitas yang tersedia untuk wisata.</p>
<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1063/712149179_2ce9fdb359.jpg?v=0" alt="Lou -Rumah Adat Suku Dayak di Kaltim" height="332" width="500" /></p>
<pre>Lou, rumah adat dayak kaltim</pre>
<p>Nampaknya tidak ada kegiatan sosial di tempat ini, apa karena saya datangnya bukan pas hari libur, di tanah seluas 76 ha ini nampaknya cuman kami dan beberapa orang saja pengunjungnya, saya berharap ada agenda menarik dari sekedar menikmati panorama dan bangunan rupanya tidak terfasilitasi, seandainya lokasi wisata ini tidak hanya mengandalkan kekuatannya dari bangunan dan fasilitas saja, pasti akan lebih semarak lagi. Kalau konsep wisata andalannya hanya fisik, kecenderungannya mereka hanya perlu datang sekali saja, dan akan kembali lagi hanya karena m<br />
engantar tamu atau teman yang bertandang.</p>
<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1301/712149137_897188307d.jpg?v=0" alt="Vihara" height="332" width="500" /></p>
<pre>memang akan menjadi menarik jika ada aktifitas ibadah masyarakat</pre>
<p>Hampir tiga jam kita berkeliling dan melihat-lihat Pulau, rasa-rasa kerongkongan udah mulai kering, keringat juga udah membasahi badan, sudah waktunya untuk undur diri, angkat sauh, dan kapal kitapun berlayar menuju daratan Indonesia&#8230;. udah lama yah rasanya kita meninggalkan negara Indonesia Raya tercinta&#8230;&#8230; kalo saja setiap kesan yang dibawa pengunjung seperti itu, pasti tidak lama lagi dia akan bawa orang sekampungnya untuk datang ke Tenggarong dengan bangga, anda akan diisi dan diservis luar dalam, lahir batin dengan program wisatanyaa&#8230;begitu kira-kira isi promosinya.</p>
<p>tabek</p>
<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1154/713062728_31d9f88462.jpg?v=0" alt="Guest House" height="332" width="500" /></p>
<pre>nginep di Guest House</pre>
<p><em>conkie: pengen kenal lebih mendalam tentang tenggarong dan kutei kartanegara ing martadipura </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/cakrawala/lembuswana-penjaga-sungai-mahakam.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggambar Pemandangan!?</title>
		<link>http://faizal.web.id/cakrawala/menggambar-pemandangan.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/cakrawala/menggambar-pemandangan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Dec 2007 04:29:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Cangkruk]]></category>
		<category><![CDATA[gunung]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/cangkruk/menggambar-pemandangan/</guid>
		<description><![CDATA[
Annisa sedang menggambar pemandangan alam indonesia
Ikuti perintah berikut:

Ambillah kertas kosong dan alat gambar, dan bersiap-siaplah hendak menggambarkan sesuatu.  Lakukan semuanya dalam imaginasimu aja, gak usah  pake repot-repot segala kecuali anda udah gak mampu lagi berimaginasi.
Gambarkanlah, lagi-lagi dalam imaginasimu, sebuah Gambar Pemandangan!
Silahkan sekarang segera menggambar, waktu yang disediakan hanya 5 menit, yang dibutuhkan cuman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://sazara.co.nr" title="Annisa Azzahra" target="_blank"><img src="http://geocities.com/uconkie/web/menggambar.jpg" alt="Annisa Menggambar Pemandangan" height="166" width="570" /></a></p>
<pre>Annisa sedang menggambar pemandangan alam indonesia</pre>
<p>Ikuti perintah berikut:</p>
<ol>
<li>Ambillah kertas kosong dan alat gambar, dan bersiap-siaplah hendak menggambarkan sesuatu.  Lakukan semuanya dalam imaginasimu aja, gak usah  pake repot-repot segala kecuali anda udah gak mampu lagi berimaginasi.</li>
<li>Gambarkanlah, lagi-lagi dalam imaginasimu, sebuah <strong>Gambar Pemandangan!</strong></li>
<li>Silahkan sekarang segera menggambar, waktu yang disediakan hanya 5 menit, yang dibutuhkan cuman sketsa, gak usah apik-apik&#8230;dan gak usah keburu loncat ke halaman detail, sebelum gambarmu jadi, biar proses latihan ini ada manfaatnya.</li>
<li>Kalo sudah selesai, silahkan klik halaman berikutnya.</li>
</ol>
<p><span id="more-18"></span>Kira-kira yang anda gambarkan sebuah pemandangan, dapat saya tebak sama persis seperti berikut ini:</p>
<ol>
<li>Pasti menggambar <strong>Gunung</strong>, dan seringkali gunungnya ada dua buah, seperti layaknya gunung kembar dan ditengah-tengah gunung, biasanya selalu diselipkan sebuah gambar&#8230;</li>
<li><strong>Matahari</strong>, ada sinarnya dan untuk mempercantik bisa juga dikasih mata, hidung dan mulut yang tersenyum <img src='http://faizal.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
<li><strong>Awan</strong> mengepul pun makin memperindah pemandangan kita pagi hari ini dengan disertai suara..</li>
<li><strong>Burung-burung</strong>, cara menggambarkannya biasanya tampak depan, jarang sekali tampak samping, apalagi tampak samping tapi kepala menoleh pada yang menggambar&#8230;hehehe</li>
<li><strong>Jalan aspal</strong> lurus membelah <strong>petak sawah </strong>yang digambar tidak simetris dengan jalan dan gunung, kadang-kadang ada tanaman padinya yang digambar dengan huruf V.</li>
<li>Di kanan kirinya kalo gak <strong>pohon</strong> roboh, biasanya <strong>tiang listrik</strong> yang roboh juga, makanya di desa-desa kita program listrik masuk desa gak pernah berhasil yah&#8230;</li>
<li>Kalo toh ada gambar <strong>Rumah</strong>, biasanya gambar rumah gedek, dengan ada sedikit atap dibagian halaman rumah.</li>
</ol>
<p><img src="http://geocities.com/uconkie/web/pemandangan.jpg" alt="Gambar Sketsa Pemandangan Alam" height="357" width="570" /></p>
<pre>Gambar Pemandangan karya conkie umur 30 tahun</pre>
<p>Hayooo&#8230;..ngakuuuu!! Gambarnya sama kan??? kalo gambarnya gak sama seperti diatas ini, pasti gak pernah sekolah di Indonesia!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/cakrawala/menggambar-pemandangan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekolah di Alam</title>
		<link>http://faizal.web.id/cakrawala/sekolah-di-alam.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/cakrawala/sekolah-di-alam.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Nov 2007 07:07:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[metode]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/pendidikan/sekolah-di-alam/</guid>
		<description><![CDATA[Aku udah kebingungan aja mau ngajak jalan nisa dan zaqy, gak ada ide, dan pastinya lagi gak ada duit untuk beli tiket hehheheh, dengan modal sisa bensin di motor, bundanya punya usul, gimana kalo jalan-jalan ke ciganjur aja, sekalian liat dan nyari sekolah alam.  Wah, usul bagus itu, cemerlang dibanding diem di rumah pas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1230/1247654254_6217e2fa54_m.jpg" title="Sekolah Alam" alt="Sekolah Alam" align="left" height="240" hspace="10" width="180" />Aku udah kebingungan aja mau ngajak jalan nisa dan zaqy, gak ada ide, dan pastinya lagi gak ada duit untuk beli tiket hehheheh, dengan modal sisa bensin di motor, bundanya punya usul, gimana kalo jalan-jalan ke ciganjur aja, sekalian liat dan nyari sekolah alam.  Wah, usul bagus itu, cemerlang dibanding diem di rumah pas weekend.  Ketemu juga lokasinya, meskinya yang dimaksud <a href="http://sekolahalam.org" title="Sekolah Alam Ciganjur" target="_blank" class="snap_shots">sekolah alam ciganjur</a>, ternyata yang kita temukan malah <a href="http://www.citraalam.org" title="Sekolah Alam Citra Alam Ciganjur" target="_blank" class="snap_shots">citra alam.</a></p>
<p>It&#8217;s Ok, soalnya kedua sekolah tersebut emang berbasis Sekolah Alam, sesuai dengan namanya sekolah ini boleh disebut sebagai sekolah alternartif, karena metode dan pendekatannya emang berbeda dengan sekolah kebanyakan. Perbedaan yang mendasarnya adalah pada Tujuan Akhirnya, Sekolah ini dibuat agar pembelajarnya berhasil menghadapi <strong>Kehidupan</strong>, bukan hanya untuk menghadapi <strong>Soal-soal Ujian</strong>.<span id="more-13"></span></p>
<p>Di Depok dan seputarannya boleh dibilang kaya dengan model sekolah ini, referensi yang paling ku tahu adalah Sekolah Alam yang digagas oleh Lendo Novo (sosok <a href="http://blog.hafidz.web.id/2005/08/20/the-most-dangerous-man/" title="The Most dangerous man" target="_blank">The Most Dangerous Man</a>). Pernah sekali bertemu dan mengikuti presentasinya Team Sekolah Alam, cukup takjub juga dengan menempatkan beberapa sasaran utama yang harus dihasilkan dari peserta didik. <a href="http://faizal.web.id/docs/sekolahalam.pdf" title="Presentasi Sekolah Alam Oleh Ir. Lendo Novo" target="_blank">Sekolah Alam.pdf</a></p>
<ol>
<li>Akhlakul  Karimah</li>
<li>Logika Ilmiah</li>
<li>Kepemimpinan (Leadership) dan</li>
<li>Jiwa Wirausaha</li>
</ol>
<p>Boleh dibilang sekolah alam adalah sebuah gerakan moral terhadap bangsa ini, mereka juga memberikan alternatif pemecahan masalah terhadap kebutuhan ijazah pada umumnya, untuk ujian mendapatkan ijazah standart pendidikan umum (penyetaraan), sekolah alam mempersiapkan waktu khusus selama 3 (tiga) bulan untuk khusus menghadapinya. Selanjutnya kembali ke alam lagi&#8230;&#8230;kembali kehidupan yang sebenarnya&#8230;..</p>
<p>Silahkan Baca-baca Link Sekolah ini juga:</p>
<ul>
<li><a href="http://sekolahalam.org" title="Sekolah Alam Ciganjur" target="_blank" class="previewlink">Sekolah Alam Ciganjur</a></li>
<li><a href="http://www.citraalam.org" title="Sekolah Alam Citra Alam Ciganjur" target="_blank" class="snap_shots">Sekolah Citra Alam</a></li>
<li><a href="http://sacikeas.com" title="Sekolah Alam Cikeas" target="_blank" class="snap_shots">Sekolah Alam Cikeas</a></li>
<li><a href="http://www.semut-semut.com" title="Yayasan Semut Beriringan" target="_blank" class="snap_shots">Sekolah Semut-Semut</a></li>
<li>Sekolah Jerapah Kecil</li>
<li><a href="http://sa-depok.blogspot.com/" title="Sekolah Alam Sawangan" target="_blank">Sekolah Alam Sawangan Depok</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/cakrawala/sekolah-di-alam.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
