<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jusron[at]Faizal.WEB/INDONESIA &#187; indonesia</title>
	<atom:link href="http://faizal.web.id/tag/indonesia/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://faizal.web.id</link>
	<description>Learning is Journey for Freedom of Life</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Apr 2010 20:22:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>kopipahit.com</title>
		<link>http://faizal.web.id/cakrawala/kopipahitcom.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/cakrawala/kopipahitcom.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 16:46:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Keanekaragaman]]></category>
		<category><![CDATA[Khatulistiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[fauna]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[
Pada suatu tengah malam sendirian, saya berpikir dalam hati *jangan-jangan di kepala gak ada otaknya????, kenapa ya Kopi selalu identik dengan begadang dan tidak tidur?,  tidak berselang lama ternyata saya temukan jawabannya disini [Minuman Lezat yang sempat Terlaran]. Tapi kenapa juga Luwak ; Musang, jawa: Garangan (Paradoxurus hermaphroditus) juga senang makan kopi? Apa juga dia suka ngelembur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img title="kopi pahit dot com" src="http://faizal.web.id/doc/kopipahit.jpg" alt="Kopi Pahit dot com" width="550" height="254" /></p>
<p>Pada suatu tengah malam sendirian, saya berpikir dalam hati *<em>jangan-jangan di kepala gak ada otaknya????, </em>kenapa ya Kopi selalu identik dengan <em>begadang dan tidak tidur?</em>,  tidak berselang lama ternyata saya temukan jawabannya disini [<a title="Kopi Minuman Lezat" href="http://netsains.com/2008/03/kopi-minuman-lezat-yang-sempat-terlarang/" target="_blank">Minuman Lezat yang sempat Terlaran</a>]. Tapi kenapa juga Luwak ; <em>Musang, </em>jawa<em>: Garangan (<span style="text-decoration: underline;">Paradoxurus</span> <span style="text-decoration: underline;">hermaphroditus</span>) </em>juga senang makan kopi? Apa juga dia suka <em>ngelembur</em> bikin <a title="Spider-Web" href="http://register.spider.web.id" target="_blank">website</a> dan coding PHP, atau lagi banyak proyek!. Jangan-jangan kita (Kopi, Luwak dan Manusia) memang tersusun dalam satu rantai &#8220;Jaring Makanan&#8221;<br />
<span id="more-96"></span></p>
<h2>Kopi Luwak</h2>
<p>Matahari &#8211;&gt; Tanaman Kopi &#8211;&gt; Luwak &#8211;&gt; Pengumpul Kotoran Luwak &#8211;&gt; Di Proses Tukang Kopi &#8211;&gt; Di Minum Tukang Ngopi</p>
<p><img title="Luwak" src="/doc/luwak.jpg" alt="Luwak - Musang - Garangan" width="550" height="310" /></p>
<p><strong>Kopi Luwak</strong> atau <strong>Kopi Musang, </strong>adalah kopi yang terbuat dari biji kopi yang telah dimakan dan telah lulus melalui sistem pencernaan Musang. Melalui kotorannya itulah akhirnya biji kopi berkualitas ini akan diproses hingga bisa tersedia untuk para penikmat Wedang Kopi.  Proses pembuatan biji kopi tersebut banyak ditemukan di daerah Sumatera, Jawa dan Sulawesi Indonesia, beberapa dikenal juga di Filipina.</p>
<p>Dunia International mengenalnya juga sebagai <strong>Kopi Luwak</strong>, tidak ada padanan kata lainnya karena proses ini lebih banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia demi menghasilkan biji kopi yang aduhaiii&#8230; wekekekeke. Kopi apa yang paling mahal di dunia?.. Jika anda pernah tau tentang Jamaican Blue Mountain, Ethiopia Harrar, atau pun Kona Hawaii,  ketiga jenis tersebut  termasuk golongan biji Kopi berkualitas dan tentu saja mahal.  Tapi bukan itu yang termahal,  karena Kopi Luwak Asal Indonesia yang telah memiliki rekor harga tertinggi. Di Jepang dan Amerika, kopi ini terjual kepada para pengolah usaha Warung Kopi setiap Kilogramnya dibandrol $120 &#8211; $600.</p>
<p>Salah satu Kafe kecil di Australia, menjual secangkir  Kopi Luwak untuk pelanggannya dengan pasang harga $ 50, di London malah meningkat menjadi $ 99. Pemerintah Indonesia sudah seharusnya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kopi dan spesies yang satu ini, karenanya Dunia Internasional mengenal Indonesia melalui kolaborasi Flora dan Faunanya dalam wujud Kopi Luwak.</p>
<p><img class="alignnone" title="kopi luwak juga" src="http://fnctrl.com/img/faizal/kopi_luwak.jpg" alt="" width="208" height="173" /> <img class="alignnone" title="kopi luwak" src="http://fnctrl.com/img/faizal/kopi_luwak_logo.jpg" alt="" width="200" height="173" /></p>
<p>Anda mungkin benar-benar belum tahu kalo Kopi Luwak dikenal dunia International sebagai produk eksklusive, coba saja liat tayangan CNN tentang produk ini, meskipun judul tayangan ini menunjukkan <em>claim</em> yang tidak profesional. &#8220;Michigan Cat Poop Coffee&#8221; bener-bener judul yang tidak tepat karena kurang informasi&#8230;.gaul dong boss!! Luwak aja gaull kok..</p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=Gb13iFRYIvA"><img src="http://img.youtube.com/vi/Gb13iFRYIvA/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
<p>Bagaimana si Luwak bisa merubah rasa pada tiap-tiap biji kopi sehingga bisa menghasilkan &#8220;Rasa Mahal&#8221;. Pada habitatnya Musang tidak saja makan biji kopi saja, melainkan juga buah-buahan lainnya. Yang dia makan dan pilih hanyalah biji kopi yang tua dan matang saja, tidak dikunyahnya langsung kecuali ditelannya bulat dengan hanya menguliti bagian luar buah Kopi.</p>
<p><img class="alignnone" title="kopi dan luwak" src="http://fnctrl.com/img/faizal/luwaknkopi.jpg" alt="" width="500" height="375" /></p>
<p>Didalam lambung musang, biji kopi tidak dapat terurai dan tetap utuh, tetapi pada proses di lambung tersebut biji kopi mengalami modifikasi, enzym lambung merubah rasa yang tajam dan pahit diduga telah terserap dan tergantikan dengan rasa unik dan meningkatkan rasa manis pada biji kopi tersebut. Prosentase kandungan kafein juga lebih menurun dari sebelumnya.</p>
<p><img title="kotoran luwak" src="http://fnctrl.com/img/faizal/kotoranluwak.jpg" alt="Kotoran dan Biji Luwak Basah, masih perlu proses menjadi biji kering" width="550" height="246" /></p>
<h2>Hitam itu tidak selalu manis</h2>
<p>Saya sendiri termasuk golongan luwak.. ups.. maksud saya penggemar berat Kopi Hitam, beda banyak sama Luwak, soale biji kopi gak langsung di <em>untal</em> (telen). Dulunya termasuk golongan Nasgitel &#8211; Panas Legi Kentel, campuran gula dan kopi hampir sebanding takarannya, bau gula pada kopi harus terasa bener. Tapi sekarang selera agak beda berputar 360 derajat  * <em>lak balik lagi mas&#8230;??. </em> Karena udah ngerasa Manis, campuran gula udah gak dibutuhkan lagi, Kopi Hitam gak usah pake gula, manisnya kopi ditengah-tengah pahitnya punya <em>taste</em> yang agak berbeda timbang gula, rasanya menyengat pada jari kelingking saya * <em>udah mulai gak fokus</em></p>
<h2>Resep Rahasia Kopi Pahit</h2>
<p>Gak lengkap rasanya kalo cuman baca blog tapi gak ada yang dibawa pulang sebagai hidangan pagi atau sebelum tidur malem. Ini juga karena dapat bocoran dari beberapa restoran terkemuka bagaimana menghidangkan Kopi enak dengan bahan murah. Kebanyakan pembuat Kopi jarang memperhatikan detail teknis sehingga seringkali merusak rasa yang seharusnya tidak terjadi, contohnya saja  menggunakan gelas plastik untuk minum kopi, jelas-jelas sangat tidak disarankan.</p>
<h3>Alat dan Bahan</h3>
<ul>
<li>Gelas dan Sendok dari bahan beling</li>
<li>Kopi Kapal Api</li>
<li>Gula</li>
<li>Air Putih</li>
<li>Kompor, bahan bakar dan panci</li>
</ul>
<h3>Proses dan Resep Pertama</h3>
<ol>
<li>Masak Air hingga mendidih dalam panci di atas kompor, pastikan mendidih jangan anget atau suam-suam kuku. Tidak diperkenankan pake air panas dari water heater dan turunannya, panasnya kurang mantep.</li>
<li>Masukkan takaran kopi secukupnya, kali ini jangan langsung di campur dengan gula. Resikonya memang gelas bisa pecah/retak jika dituang air mendidih. Apalagi jika gelas biasanya dipake minum air dingin.</li>
<li>Tuang air panas ke gelas dan aduk secara merata, umumnya akan terlihat buih kopi dan tercium aroma wangi kopi</li>
<li>Campurkan gula secukupnya dan aduk lagi hingga merata.</li>
<li>Gelas di tutup dan siap di sruput jika sudah tidak terlalu panas.</li>
</ol>
<h3>Proses dan Resep Kedua</h3>
<ol>
<li>Campurkan takaran umumnya anda membuat kopi pada gelas, Kopi, Gula dan Air dingin</li>
<li>Campuran tersebut tuang di panci dan masaklah sampai benar-benar mendidih</li>
<li>Siap di sajikan dalam gelas beling dengan tutup gelasnya</li>
<li>Selamat mencoba</li>
</ol>
<h2>Warung Kopi</h2>
<p>Kalo ada yang mau buka Warung Kopi, ajak-ajak saya yah&#8230; setidaknya jadi tester sebelum dibuka untuk umum.</p>
<h2>Pranala Rujukan</h2>
<ol>
<li>This Coffee Kids -<a title="starbucks" href=" http://thiscoffeekids.com" target="_blank"> http://thiscoffeekids.com</a></li>
<li>Coffee Online Magazine - <a title="Coffee Online" href="http://coffeeonlinemagazine.com" target="_blank">http://coffeeonlinemagazine.com</a></li>
<li>Merdeka Coffee - <a title="Merdeka Coffe" href="http://www.merdekacoffee.com" target="_blank">http://www.merdekacoffee.com</a></li>
<li>Anomali Coffee - <a title="Anomali Coffee" href="http://www.anomalicoffee.com" target="_blank">http://www.anomalicoffee.com</a></li>
<li>Kopi Luwak Wikipedia &#8211;  <a title="Kopi Luwak" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Kopi_Luwak">http://en.wikipedia.org/wiki/Kopi_Luwak</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/cakrawala/kopipahitcom.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perahu dan Cadik Nusantara</title>
		<link>http://faizal.web.id/jelajah/perahu-dan-cadik-nusantara.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/jelajah/perahu-dan-cadik-nusantara.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2008 17:56:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jelajah]]></category>
		<category><![CDATA[Keanekaragaman]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[sungai]]></category>
		<category><![CDATA[wisata alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu sore di sungai Batanghari Jambi, naik Ketek dan berkeliling sungai rupanya sudah menjadi ajang rekreasi bagi wisatawan kayak saya pada saat itu. Status saya bersama kawan lain saat itu memang sebagai pelancong kota, tapi tidak pernah mengira kalo akhirnya harus dibawa keliling sungai naik Ketek, perahu kayu dengan mesin diesel buatan cina. 
 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img title="ketek batanghari" src="http://farm3.static.flickr.com/2371/2503946329_0739055a9a.jpg?v=0" alt="Naik Ketek di Sungai Batanghari Jambi" width="500" height="332" /><p class="wp-caption-text">Naik Ketek di Sungai Batanghari Jambi</p></div>
<p>Pada suatu sore di sungai Batanghari Jambi, naik Ketek dan berkeliling sungai rupanya sudah menjadi ajang rekreasi bagi wisatawan kayak saya pada saat itu. Status saya bersama kawan lain saat itu memang sebagai pelancong kota, tapi tidak pernah mengira kalo akhirnya harus dibawa keliling sungai naik Ketek, perahu kayu dengan mesin diesel buatan cina. <span id="more-61"></span></p>
<p><img class="alignnone" style="border: 0pt none;" title="jukung" src="http://lh3.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/SSuLsH2XGmI/AAAAAAAAAv4/sF0hp18fmWM/s288/jukung.jpg" alt="" width="270" height="134" /> <img class="alignnone" title="dayung" src="http://lh4.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/SSuLr-udddI/AAAAAAAAAvg/XLkbFumI4Cc/s288/dayung.jpg" alt="" width="270" height="137" /></p>
<p>Indonesia memang memiliki tingkat keanekaragaman budaya yang cukup berlimpah, jumlah suku dan bahasa daerah, juga jenis dan bentuk perahu atau cadik yang cukup beragam dari masing-masing daerah. Yang terkenal di Nusantara bahkan dikenal dunia adalah Kapal Pinisi nya orang Bugis &#8211; Makasar.  Pinisi adalah kapal kayu lokal yang difungsikan membelah lautan Indonesia untuk misi perdagangan dan penangkap ikan.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><img title="Bandara Lanting" src="http://lh3.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/SSuNAOWz0EI/AAAAAAAAAwc/MRvDP_xsoS8/lanting.jpg" alt="Bersandar di dermaga Lanting depan Rumah" width="512" height="334" /><p class="wp-caption-text">Bersandar di dermaga Lanting depan Rumah</p></div>
<p>Jika dilaut ada Pinisi, di sungai Indonesia lebih banyak lagi merek perahu/cadik bertebaran. <strong>Ketek</strong> di Sungai Batanghari Jambi, <strong>Kelotok</strong> di Sungai Kahayan mulai dari Palangkaraya hingga Banjarmasin, <strong>Ketinting</strong> di Sungai Mahakam Samarinda, <strong>Jonson</strong> di Papua dan masih banyak lagi yang belum saya tahu. Soale cuman yang bisa disebut disini saja yang pernah langsung saya nikmatin. Belum lagi sejumlah kapal-kapal penangkap ikan.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><img title="taken" src="http://lh3.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/SSuNRMqvR_I/AAAAAAAAAws/2fJtYqtXC6M/taken.jpg" alt="Seorang Taken sedang membantu mengarahkan laju Perahu" width="512" height="363" /><p class="wp-caption-text">Seorang Taken sedang membantu mengarahkan laju Perahu</p></div>
<p>Rata-rata dari Perahu tersebut diatas menggunakan mesin diesel buatan china, yang terkenal adalah merek <strong>Dong Feng</strong>. Di Papua mungkin lebih ngetop dengan Merek Johnson sehingga juga menjadi nama perahunya. Seperti warga Malang dulu menyebut motor bebek dengan Honda, &#8220;kamu kesini naik Honda yah?&#8221;, &#8220;enggak pak, saya kesini pake Honda Yamaha&#8221; (maksudnya adalah motor bebek merek Yamaha).</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><img title="kahayan miri" src="http://lh6.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/SSuM_1dHRqI/AAAAAAAAAwE/n-6biCm3yns/kahayan.jpg" alt="Pak Sandi sebagai Taken sedang istirahat di ujung perahu, " width="512" height="334" /><p class="wp-caption-text">Pak Sandi sebagai Taken sedang istirahat di ujung perahu</p></div>
<p>Setiap perahu hanya dibutuhkan satu orang sopir, yang bertugas mengendalikan laju pada tujuan yang hendak dihampirinya. Jika ada lebih dari satu pendayung pada perahu, fungsinya adalah sebagai menambah tenaga dorong. Tapi khusus pada saat perahu harus menerjang riam dangkal, perlu ditambahkan satu orang tenaga lagi yang berdiri di ujung perahu lengkap dengan galah panjangnya, peran seorang “Taken” dari hulu sungai Kahayan ini  adalah mendorongkan galah sekuat mungkin untuk mendorong pergerakan perahu di riam dangkal. Dengan dorongan kuat hingga ujung perahu terangkat dari permukaan, memudahkan untuk terhindar dari jebakan batu dan dasar sungai.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><img title="rotan" src="http://lh6.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/SSuNAqUoKdI/AAAAAAAAAwk/kcdK50IcwV4/rotan.jpg" alt="Rotan satu ton, dimuat dari hulu ke hilir" width="512" height="302" /><p class="wp-caption-text">Rotan satu ton, dimuat dari hulu ke hilir</p></div>
<p>Pengalaman pertama naik perahu bermesin diesel sangat mengesankan, lebih-lebih buat kedua telinga saya. Perjalanan saat itu ditempuh tidak kurang dari lima jam, dan begitu turun dari <strong>Kelotok</strong> suasana terasa hening dan sepi, tidak ada lagi suara bising memekakkan telinga, sampai disadarkan dengan sapaan dari warga yang tidak saya dengar kecuali lambaian tangannya. Rupanya telingaku sudah buntu karena gencaran gemuruh mesin diesel perahu.</p>
<p>Hampir dapat dipastikan, semua baling-baling penggerak laju perahu diposisikan dibagian belakang, sedangkan untuk setir sebagai alat kemudi bisa diletakkan di bagian belakang atau dengan modifikasi di letakkan di depan seperti halnya letak setir mobil, lengkap dengan setir asli mobil. Jenis perahu dengan sebutan <strong>Perahu Motor</strong> bahkan menggunakan mesin mobil sungguhan sebagai penggerak kincirnya, Brrmm Brrmm Brrmm persis seperti sopir Taxi sedang mencari penumpang di jalanan.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 513px"><img title="driver" src="http://lh4.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/SSuLsIA88MI/AAAAAAAAAvo/SVIN8oJvqds/driver.jpg" alt="Setir Bunder Muter Munyer" width="503" height="278" /><p class="wp-caption-text">Setir Bunder Muter Munyer</p></div>
<p>Perlu anda ketahui bahwa perahu tidak ada pedal rem dan kopling mundur, beberapa diantaranya sudah menggunakan klakson sebagai accessories menarik, dimainkan untuk menyapa atau mengingatkan penumpang untuk segera cepat naik, karena perahu sudah hendak melaju. Karena tidak menggunakan rem, ada sebuah kesepakatan tidak tertulis khusus untuk perahu yang melaju menuruni arus, mendapat prioritas untuk meluncur lebih dulu jika berpapasan dengan perahu lain yang akan menerjang jeram (naik).</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 522px"><img title="getek" src="http://lh3.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/SSuLsOE3AqI/AAAAAAAAAvw/s6YW_s0HBy4/getek.jpg" alt="Mengantar Kakek, Nenek, Bapak Ibu dan Kendaraan Motor Menyebrang Sungai" width="512" height="190" /><p class="wp-caption-text">Mengantar Kakek, Nenek, Bapak Ibu dan Kendaraan Motor Menyebrang Sungai</p></div>
<p><strong>Perahu Jukung</strong>, disebut sebagai perahu tanpa mesin atau menggunakan tenaga dayung berbahan bakar sepiring nasi empat sehat lima sempurna. Dipergunakan untuk transportasi jarak dekat antar desa, saat ini sudah jarang dipergunakan untuk perjalanan jauh, karena sudah ada alternatif mesin kecil menggunakan bahan bakar minyak tanah, sebutan umum untuk perahu jenis ini adalah <strong>Cess.</strong></p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 364px"><img title="kelotok melaju" src="http://lh5.ggpht.com/_zMFkYusvtPU/SSuM_x_6_eI/AAAAAAAAAwM/At7npkhKMhU/s512/kelotok.jpg" alt="Melaju seekor Kelotok Bermesin Dongpeng buatan cina" width="354" height="512" /><p class="wp-caption-text">Melaju seekor Kelotok Bermesin Dongpeng buatan cina</p></div>
<p><em>uconkie: naik perahuan yuk!!</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/jelajah/perahu-dan-cadik-nusantara.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peta Jawa, Bali dan Sumatra</title>
		<link>http://faizal.web.id/jelajah/peta-jawa-bali-dan-sumatra.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/jelajah/peta-jawa-bali-dan-sumatra.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 08:36:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jelajah]]></category>
		<category><![CDATA[Kutipan]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[peta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[
klik peta untuk download peta jawa bali [jpg:4 mb]
Pada suatu hari menjelang perayaan lebaran Idul Fitri, semua orang sudah siap-siap sibuk untuk mudik, pulang ke kampung halaman, bertemu emak, bapak, adik, pacar juga kerabat dan teman nostalgia jaman sekolah.  Ini juga saatnya berbagi tips, info dan peta dari berbagai media layanan publik dan dapat dipastikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a title="Peta Jawa Bali Indonesia" href="http://doc.faizal.web.id/peta_jawa_bali.jpg" target="_blank"><img class="aligncenter" style="border: 0pt none;" src="http://jusronfaizal.googlepages.com/peta_jawa_bali_t.jpg" alt="Peta Jawa Bali" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><em>klik peta untuk download peta jawa bali [jpg:4 mb]</em></p>
<p>Pada suatu hari menjelang perayaan lebaran Idul Fitri, semua orang sudah siap-siap sibuk untuk mudik, pulang ke kampung halaman, bertemu emak, bapak, adik, pacar juga kerabat dan teman nostalgia jaman sekolah.  Ini juga saatnya berbagi tips, info dan peta dari berbagai media layanan publik dan dapat dipastikan semuanya gratis.  Ini juga saatnya meluangkan hoby tahunan saya, berburu peta.  Bukan tak manfaatin untuk mudik, karena kemungkinan mudiknya gak pake kendaraan sendiri, tapi pasti saat nanti akan kepake untuk perjalanan lainnya.</p>
<p><span id="more-37"></span></p>
<p style="text-align: center;"><a class="aligncenter" title="Peta Wisata Bali Indonesia" href="http://doc.faizal.web.id/peta_wisata_bali.jpg" target="_blank"><img class="aligncenter" style="border: 0pt none;" src="http://jusronfaizal.googlepages.com/peta_wisata_bali_t.jpg" alt="Peta Wisata Bali" width="500" height="199" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><em>Peta Wisata Bali [jpg:5mb]<br />
</em></p>
<p>Penyedia jasa layanan informasi untuk peta, yang banyak bertebaran di internet ujungnya mampir ke peta yang diproduksi oleh CBN, lengkap dan cukup detail dan bener-bener dapat dipakai acuan sebagai peta pemandu perjalanan.</p>
<p style="text-align: center;"><a title="Peta Jalan Lintas Sumatra" href="http://doc.faizal.web.id/peta_sumatra.xls" target="_blank"><img class="aligncenter" style="border: 0pt none;" src="http://jusronfaizal.googlepages.com/sketsa_jalan_sumatra.jpg" alt="Sketsa Jalur Sumatra" width="500" height="205" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><em>Sketsa Jalan Lintas Sumatra, [sumatra.xls: 1mb] diproduksi Ir. Mulyadi<br />
</em></p>
<p>Peta untuk mudik yang tersedia di internet adalah Peta Jawa, Peta Bali dan Peta Sumatra. Bentuk dan desain penyajian untuk Jawa dan Bali memang lebih cantik, Peta Sumatra yang lengkap juga jarang didapat. Rata-rata merujuk pada Peta Sketsa  Jalan Lintas Sumatera yang dibuat oleh perorangan yaitu Ir. Mulyadi, pegawai PUSRI.</p>
<p>Peta Lintas Sumatra, meski hanya berbentuk sketsa, tapi sangat akurat khususnya mengenai jarak, waktu tempuh dan kondisi jalan. Sungguh peta ini pernah sangat membantu saya dan rombongan pada kegiatan &#8220;<strong>Sumatra Roadshow</strong>&#8220;, perjalanan darat dari Jakarta ke Palembang melewati daerah-daerah kecil disepanjang jalur perjalanannya, akurasi dari perencanaan ke perjalanan kebenarannya hingga 85% sehingga membantu schedule rombongan lebih terencana.</p>
<p>Pak Ir. Mulyadi, melalui blog ini kami ingin mengucapkan banyak terima kasih karena telah dapat mengantarkan kami dan rombongan melewati jalur lintas sumatra 2 (dua) tahun yang lalu, hingga tidak saja dapat berjalan dengan lancar dan aman, melainkan juga membantu detail perencanaan dan jadwal lebih akurat karena panduan dari peta tersebut. btw..keinginan untuk bisa menyampaikan secara langsung sebenernya sudah jadi keinginan kita dari dulu sejak mendapat acuan peta Sumatra ini.</p>
<p style="text-align: center;"><a class="aligncenter" title="Peta Jawa Bali Indonesia 2006" href="http://doc.faizal.web.id/peta_jawa_bali06.pdf" target="_blank"><img class="aligncenter" style="border: 0pt none;" src="http://jusronfaizal.googlepages.com/peta_jawa_2006.jpg" alt="peta jawa bali 2006" width="500" height="274" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><em>Peta Jawa Bali 2006, di produksi cbn sybermudik [jpg: 3mb]<br />
</em></p>
<p>CBN dengan Program Cybermudiknya memang secara rutin melakukan proses update dan memperbaharui, dari tahun ketahun selalu ada perbedaan informasi yang disajikan melalui peta. Untuk tahun ini di peta terbarunya juga ada tambahan informasi pom bensin.</p>
<h2>Situs Informasi Mudik:</h2>
<ol>
<li><a title="Info Mudik Polda Jateng" href="http://www.info-mudik.com" target="_blank">http://www.info-mudik.com</a> &gt; Diltantas Polda Jateng</li>
<li><a title="Cyber Mudik" href="http://cybermap.co.id/cybermudik" target="_blank">http://cybermap.co.id/cybermudik</a>/ &gt; Cybermap dari CBN</li>
</ol>
<p>Ada lagi gak?</p>
<p><em>uconk: aku iso moleh gak yo di?</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/jelajah/peta-jawa-bali-dan-sumatra.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tingginya Gunung kan KuDaki, Derasnya Sungai kan KuArungi</title>
		<link>http://faizal.web.id/jelajah/tingginya-gunung-kan-kudaki-derasnya-sungai-kan-kuarungi.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/jelajah/tingginya-gunung-kan-kudaki-derasnya-sungai-kan-kuarungi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 01:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jelajah]]></category>
		<category><![CDATA[Keanekaragaman]]></category>
		<category><![CDATA[back pack]]></category>
		<category><![CDATA[gunung]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[sungai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[
Jeep 4x4 Tjap Sabar Mas dengan nomor dada 02
Kuda besi terbitan antara tahun 1960-1985 ini kerap dapat julukan &#8220;Toyota Hardtop&#8221;, udah keras kepala dan pasti top , terkenal tangguh dalam sejarah Land Cruiser dalam menjajaki medan-medan yang tidak bersahabat, wajar  jika kendaraan ini identik dengan  Tentara dan Proyek.  Seri FJ/BJ 40 yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="/doc/sabarmas.jpg" alt="Hardtop tjap Sabar Mas" width="570" height="293" /></p>
<pre>Jeep 4x4 Tjap Sabar Mas dengan nomor dada 02</pre>
<p>Kuda besi terbitan antara tahun 1960-1985 ini kerap dapat julukan &#8220;Toyota Hardtop&#8221;, udah keras kepala dan pasti top , terkenal tangguh dalam sejarah Land Cruiser dalam menjajaki medan-medan yang tidak bersahabat, wajar  jika kendaraan ini identik dengan  <strong>Tentara</strong> dan <strong>Proyek</strong>.  Seri FJ/BJ 40 yang model awalnya menggunakan mesin F 3878 cc ini masih saja terlihat keluyuran bebas di pelosok-pelosok daerah, dengan berbagai model mulai dari model Hardtop, Canvas Top (<em>short dan medium wheelbase</em>), Pick up, Station Wagon serta Troopwarrior berpacu menandingi mobil-mobil era 2000-an. Tiga model terakhir memang sudah mulai jarang terlihat, mungkin karena jarang diminati oleh pemilik perorangan.   <span id="more-32"></span></p>
<p>Beruntung saya pernah berkesempatan menikmati beberapa waktu yang cukup lama  Hardtop dengan model Pickup medium wheelbase, mendapatkannya juga tidak gampang dengan bentuk fisik yang masih lumayan bagus, terpaksa harus sedikit bersabar menunggu waktu yang cukup lama dan mencari dibeberapa lokasi proyek, kalo toh dapat menemukan belum tentu juga si empunya bersedia melepas. Entah kenapa harus fanatik dengan seri yang satu ini, sementara pabrik eropa juga sudah banyak memproduksi model yang lebih kinyis dan macho, tapi emang jika pernah membandingkan dedikasinya di medan berat jadi gak salah kok kalo sampe bener-bener gandrung dengan model yang satu ini. Memang handal, peminum bensin nomor wahid ini sepertinya hanya bisa dihentikan lajunya oleh pedagang besi tua atau kolektor mobil antik, suatu waktu nanti&#8230;</p>
<p><img src="/doc/terjebak.jpg" alt="pohon tumbang" width="570" height="333" /></p>
<pre>Jalan Putus karena Pohon Tumbang, yah kudu mandeg pak...</pre>
<p>Suatukali di daerah Gunung Pananjakan, sekitar wilayah Gunung Bromo, di dataran tinggi yang kemiringannya bisa bikin tubuh kita ikut condong jika berdiri itu, Toyota model Canvas <em>Medium Wheelbase</em> masih bisa berjalan dengan tenang dengan memuat lebih dari kapasitas beban yang tertulis di body sampingnya, sekitar 25 orang lebih ikut memberi semangat laju mobil..Ayoo..kamu bisul!!&#8230;Bersama, Kita Bisulan!!!, mereka berteriak kencang dari atap mobil, sementara yang didalam cuman bisa ho-o aja sambil empet-empetan diantara ketiak para penumpang lain. Ini mobil atau Tank sih? pikirku, atau..jangan-jangan tank yang lagi menyamar? Tank-Ronk-Ris..gawat!!!!</p>
<p>Bagaimana kalo dia dikota? wah rasanya gak kepikiran pengen punya kalo gak sekalian bisa bikin pom bensin sendiri, sangat tidak ramah lingkungan, khususnya di lingkungan yang BBM-nya baru naik akhir-akhir ini. Pedagang eceran macam saya ini disarankan jangan jauh-jauh dari rumah apalagi kelayapan di jalur truk logging yang ban serepnya aja bisa lebih dari satu, jika tunggangan pake bebek model suprafit  sebaiknya paling jauh 3 setopan (<em>baca=trafic light</em>) dari rumah. Pulang pergi cukup dengan sepuluh ribu rupiah untuk premium.</p>
<h2>Terjang Jeram ke Hulu Sungai</h2>
<p>Jika diatas saya menceritakan tentang kendaraan tumpangan paling seksi yang bergerak di atas tanah (darat), lalu kendaraan jenis apa yang paling lincah dan cekatan untuk jenis angkutan di air (sungai) ?,  berdasar pada pengalaman saya sendiri, tanpa ragu saya menjawabnya dengan <strong>Jukung</strong>!!. Jukung adalah sebutan untuk perahu kecil dengan motor tempel yang cukup ringan berbahan bakar Bensin atau minyak tanah, versi lebih besar umumnya orang menyebutnya dengan Kelotok, bermesin diesel, umumnya dikenal dengan Dongpeng, meskipun dongpeng sendiri adalah salah satu merk mesin diesel ini diantara sekian banyak merk lainnya produksi china.</p>
<p><img src="/doc/jukung.jpg" alt="Jukung" width="570" height="505" /></p>
<pre>Uuggghhhhh udah ucjan, betcek tak ada otjeg</pre>
<p>Kelincahan Jukung bisa disetarakan dengan motor bebek (kendaraan roda dua), jika di belantara Ibu Kota,  motor bebek mampu bergerak dengan gesit dan  tidak beraturan diantara sela-sela mobil, bis dan kedaraan roda empat lainnya, bisa menembus segala rintangan kemacetan lalu lintas, sejauh masih ada celah sempit yang masih bisa dimanfaatkan untuk melaju.  Jika dibandingkan dengan mobil, sudah jelas mesin motor punya kemampuan lebih kecil, tetapi jika beradu kecepatan di jalan raya ibu kota, motor bisa menandingi 2 kali lebih cepat dari kecepatan mesin yang bergerak dengan empat roda ini, karena body yang besar bisa menjadi hambatan, khususnya ditengah padatnya arus lalu lintas kota. Demikian kiranya saya mencoba menggambarkan ketangguhan dan kelincahan kendaraan yang dibikin sendiri oleh masyarakat tanpa karoseri ini.</p>
<p><img src="/doc/arung_jukung.jpg" alt="Terjang Badai" width="570" height="866" /></p>
<pre>Ini masih di Indonesia kok</pre>
<p>Saya menyebutnya bukan Arung Jeram tetapi lebih pas dengan Terjang Jeram, istilah arung jeram yang kita kenal sebagai olah raga alam bebas yang menggunakan perahu karet, dengan penumpang lima orang pendayung ini aktifitasnya adalah mengikuti arus sungai, mereka sebagai team harus bisa mengendalikan perahu karet tersebut melewati rintangan dan celah dari ketinggian menuju posisi yang lebih rendah, sedangkan mereka semua yang nampak di photo ini sedang menerjang arus, bergerak dari bawah menuju tempat tertinggi, mereka sering menyebutnya tempat dimana air menetes atau mata air.</p>
<p><img src="/doc/arusderas.jpg" alt="Arus Deras" width="570" height="305" /></p>
<pre>Buih Putih</pre>
<h2>Perjalanan mereka adalah..</h2>
<p>Perjalanan untuk pemenuhan kebutuhan hidup, kebutuhan untuk bekerja dan bekerja untuk hidup. Perjalanan yang mereka lakukan tidak saja bergerak dari titik A menuju titik B, berpindah tempat dan waktu, juga berpindah dimensi, karena ada dampak dan akibat karena proses perpindahan tersebut.  Rintangan dan hambatan sudah menjadi kawan akrab mereka tetapi dengan Semangat dan Tujuan menjadi bekal utama untuk dibawa kembali ke rumah mereka masing-masing, menyongsong harapan masa depan lebih cerah dan ceria dari hari ini.</p>
<p><img src="/doc/arung_batu.jpg" alt="Terjang Batu dan Padas" width="570" height="298" /></p>
<p>Ini masih di Indonesia, ujung bumi Khatulistiwa</p>
<p>Ini memang bukan di negeri Antah Berantah, ini masih di Indonesia, di antara gunung dan mata air yang melimpah sehingga bisa membentuk aliran sungai, dari hulu mengaliri hilir dan akhirnya ke lauuuuutttt&#8230; Tempat mereka yang sulit terjangkau karena sulitnya kondisi topografi dan alam. Kondisi, selalu saja dengan mudah dapat dipakai sebagai alasan untuk ketertinggalan informasi juga uluran tangan, meski hanya butuh sedikit keberanian untuk mencapainya, butuh sedikit berarti tidak banyak.</p>
<p><img src="/doc/helijukung.jpg" alt="Heli Jukung" width="570" height="218" /></p>
<pre>Perahu kok naik heli?, cara jitu dan cepat pengarungan sungai</pre>
<p>Ada satu aturan tidak tertulis tapi sudah menjadi kesepakatan bersama bagi para pemanfaat jalur sungai, di sungai pun juga ada tingkat kepadatan arus lalu lintas, tentunya perlu sebuah pengaturan bersama untuk mengurangi tingkat kecelakaan yang terjadi. Meski jalur di sungai cukup lebar untuk dipergunakan bersama, tapi adakalanya beberapa titik jeram, jalur mulai menyempit sehingga cuman bisa dipergunakan hanya untuk satu buah perahu saja, ini seperti ada di perempatan jalan raya, empat arus bertumpuk menjadi satu pada satu titik, lampu merah, setopan atau <em>traffic light</em> sebagai alat kontrol dan pengendali biar tidak saling serobot, perlu diatur satu-satu bergantian untuk memenuhi kebutuhan bersama.</p>
<p>Tentu saja tidak perlu membangun Traffic Light di sungai, atau memasang polisi cepek di tiap-tiap tikungan dan jeram, mereka hanya membuat kesepakatan bersama jika ada pertemuan dua perahu dari arah yang berlawanan pada satu arus penyempitan, yang layak didahulukan adalah Jukung yang dari atas (meluncur) terlebih dahulu, sedangkan jukung yang sedang melaju ke Hulu, diharapkan berhenti sejenak menunggu sampai Jukung tersebut melintas dengan selamat. Kenapa harus didahulukan yang diatas? jawabnya cukup sederhana kok, karena perahu gak ada remnya&#8230;. apalagi klakson!!</p>
<p><em>conkie: mayn ayyer yuucc.. ewnack.. pasty addhemm</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/jelajah/tingginya-gunung-kan-kudaki-derasnya-sungai-kan-kuarungi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pulau Sipadan Bukan Lagi Milik Kita</title>
		<link>http://faizal.web.id/cakrawala/7-keajaiban-alam-di-dunia.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/cakrawala/7-keajaiban-alam-di-dunia.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 11:29:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Khatulistiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kutipan]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[
prosedur dan proses pemilihan nominasi 7 keajaiban dunia
Sekali saya pernah mengirimkan informasi tentang 7 keajaiban alam di dunia versi www.n7w.com melalui milis alumni sekolah, dan berikutnya malah saya yang dapat kiriman balik tentang informasi ini dari beberapa milis lainnya, rupanya kontes kali ini lebih diminati kalangan luas dari sebelumnya, syukurlah&#8230;setidaknya informasinya sudah tersebar meluas sehingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img src="http://sites.google.com/site/jusronfaizal/n7w.jpg" alt="New 7 Wonders" width="570" height="330" /></p>
<pre>prosedur dan proses pemilihan nominasi 7 keajaiban dunia</pre>
<p>Sekali saya pernah mengirimkan informasi tentang 7 keajaiban alam di dunia versi <a href="http://www.n7w.com">www.n7w.com</a> melalui milis <a title="Impala Unibraw" href="http://groups.yahoo.com/group/impala_unibraw" target="_blank">alumni sekolah</a>, dan berikutnya malah saya yang dapat kiriman balik tentang informasi ini dari beberapa milis lainnya, rupanya kontes kali ini lebih diminati kalangan luas dari sebelumnya, syukurlah&#8230;setidaknya informasinya sudah <a title="google n7w" href="http://http://www.google.com/search?hl=id&amp;rls=com.microsoft%3Aen-US&amp;q=7+keajaiban+dunia&amp;lr=" target="_blank">tersebar meluas </a>sehingga lebih banyak yang mengetahuinya, tentang memutuskan ikut memilih atau tidak yah diserahkan masing-masing.  Tahun lalu, situs ini sudah berhasil mengumpulkan 100 juta pemilih untuk penentuan 7 keajaiban dunia yang dibuat oleh tangan manusia.<span id="more-33"></span></p>
<p><img src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/komodo.jpg" alt="Komodo" width="570" height="384" /></p>
<pre>Pulau Komodo milik Indonesia <a title="flickr" href="http://www.flickr.com/photos/jungle_boy/" target="_blank"><img style="border: 0px;" src="http://geocities.com/uconkie/cc.gif" alt="creative commons" width="32" height="32" /></a></pre>
<p>Kontes kedua yang dikelola oleh new7wonder Foundation kali ini akan menilai hasil karya Tuhan sebagai penciptanya, memberi kategori pada &#8220;Alam&#8221; sebagai obyek yang akan dipilih terbaik sebanyak 7 tempat se-dunia.  Saat ini sudah terdapat 77 tempat dari penjuru dunia yang sudah mendapatkan nominasi terbaik, namun masih ada kesempatan berikutnya untuk mengajukan nominasi tambahan dengan beberapa persyaratan lain. Dari 77 tempat yang terpilih terbagi dari beberapa macam kategori (pengelompokan),  diantaranya adalah Taman Nasional, Cagar Alam, Goa, Oasis, Sungai, Gunung, Bukit, Pantai, Danau, Pulau, Gunung Berapi dan lainnya.</p>
<h2>Kontes dan Kontroversinya</h2>
<p>Kampanye pemilihan 7 keajaiban dunia ini boleh dibilang bisa disandingkan atau disamakan prosesnya dengan kontes-kontes pemilihan idola macam Indonesian Idol, AFI, kontes Dangdut atau kontes-kontes jadi seleb instan lainnya, karena penilaian didasarkan pada jumlah terbanyak melalui voting, bedanya cuman dari sms dan internet, satunya memilih lewat handpone lainnya lewat browser dan komputer. Sebenernya bisa lebih murah, namun berapa prosentase penduduknya yang bisa mengakses internet.</p>
<p><img style="border: 0px;" src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/danautoba.jpg" alt="Danau Toba Indonesia" width="570" height="381" /></p>
<pre>Danau Toba, Sumatra Utara, Indonesia <a title="flickr" href="http://www.flickr.com/photos/sebr/" target="_self"><img style="border: 0px;" src="http://geocities.com/uconkie/cc.gif" alt="creative commons" /></a></pre>
<p>Ada juga yang tidak setuju dengan pemilihan 7 keajaiban versi n7w, karena sebelumnya berpendapat kalo penentu 7 keajaiban dunia selayaknya penyelenggaranya adalah badan dunia (PBB/United Nation), itu juga karena Candi Borobudur yang sebelumnya pernah kita anggap masuk sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia dan ternyata dikalahkan pada kontes n7w tahun kemaren.</p>
<p><img style="border: 0px;" src="http://uk.geocities.com/uconkie/7/krakatau.jpg" alt="Gunung Krakatau" width="570" height="428" /></p>
<pre>Gunung Krakatau Indonesia <a title="flickr" href="http://www.flickr.com/photos/flydime/" target="_blank"><img style="border: 0px;" src="http://geocities.com/uconkie/cc.gif" alt="cc" /></a></pre>
<p>Kalo kita kemaren banyak tau informasi ini dari media jurnalistik, baik dari koran atau lebih banyak dari radio, negara lain malah didukung oleh pemerintahnya demi pilihannya bisa masuk dalam jajaran 7 besar, mereka bahkan memfasilitasi rakyatnya yang tidak terhubung dengan internet, dipasang di tempat-tempat umum seperti pasar, kantor pos, terminal khusus untuk memenangkan negaranya. Dipublikasikan secara meluas, dan ada tutorial (petunjuk) untuk memilih, tentu saja semuanya diarahkan untuk memilih pilihan negaranya biar menang kontes.</p>
<h2>Indonesia Kali ini</h2>
<p>Sudah ada 3 lokasi eksotik yang dipilih dan terpilih untuk Indonesia, yaitu:</p>
<ol>
<li>Danau Toba</li>
<li>Pulau Komodo, dan</li>
<li>Gunung Krakatau</li>
</ol>
<p>Sedangkan di belahan benua Asia, sudah terpilih sebanyak 57 lokasi yang menjadi nominasi pilihan, Indonesia dengan  3 nominasi termasuk cukup bagus untuk start awal, setidaknya bisa mengenalkan ke dunia kalo negara ini punya 3 lokasi eksotik yang patut untuk dikunjungi.  Malaysia yang telah mencalonkan Pulau Sipadan sebagai satu diantara dua yang dinominasikan. Pulau Sipadan-Ligitan memang sudah bukan lagi milik kita, dari sengketa perebutan sebelumnya sudah diputuskan oleh Mahkamah Internasional <span class="content">(International Court of Justice) </span>telah memberikan kedaulatan penuh atas Pulau Sipadan-Ligitan kepada Malaysia.</p>
<p>Oke, silahkan kunjungi situsnya jika anda tergerak untuk mengenalkan Indonesia kepada Dunia Vote Disini</p>
<p style="text-align: center;"><a title="Pilih Indonesia" href="http://www.new7wonders.com/nature/en/nominees/asia/" target="_blank"><img class="aligncenter" style="border: 0px;" src="http://uk.geocities.com/uconkie/n7w.jpg" alt="New 7 Wonders" width="360" height="550" /></a></p>
<p><em>uconkie: iseng-iseng berhadiah, kita bikin acara kontes untuk 7 keajaiban Indonesia yuk&#8230;</em></p>
<h2>Artikel Lainnya:</h2>
<p><a title="Tujuh Keajaiban Dunia" href="http://faizal.web.id/sky/keanekaragaman/tujuh-keajaiban-dunia/" target="_self">http://faizal.web.id/sky/keanekaragaman/tujuh-keajaiban-dunia/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/cakrawala/7-keajaiban-alam-di-dunia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memasang Jerat</title>
		<link>http://faizal.web.id/jelajah/memasang-jerat.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/jelajah/memasang-jerat.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 04:30:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jelajah]]></category>
		<category><![CDATA[Khatulistiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[fauna]]></category>
		<category><![CDATA[hutan]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[sungai]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/jejak/memasang-jerat/</guid>
		<description><![CDATA[
Amay Penyang Surung sedang Mempersiapkan Perangkap Ikan
Sejak pagi sehabis sarapan, Rolan dan Melky sibuk memainkan Mandaunya masing-masing, memotong gulungan tali plastik sepanjang 100 meteran menjadi puluhan bagian kecil-kecil, John pun tak kalah giatnya membantu membuat ikatan dan simpul merangkai potongan-potongan tali tersebut menjadi satu bagian utuh. Sementara aku masih dengan posisi duduk jongkok sambil memperhatikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><img src="http://img.faizal.web.id/penyangsurung.jpg" alt="Bapak Penyangsurung dengan Bubunya" height="266" width="499" /></p>
<pre>Amay Penyang Surung sedang Mempersiapkan Perangkap Ikan</pre>
<p>Sejak pagi sehabis sarapan, Rolan dan Melky sibuk memainkan Mandaunya masing-masing, memotong gulungan tali plastik sepanjang 100 meteran menjadi puluhan bagian kecil-kecil, John pun tak kalah giatnya membantu membuat ikatan dan simpul merangkai potongan-potongan tali tersebut menjadi satu bagian utuh. Sementara aku masih dengan posisi duduk jongkok sambil memperhatikan yang sedang mereka lakukan, yang bisa aku kerjakan cuman mengepulkan asap dari sebatang 234 yang melekat di jari-jariku.<span id="more-28"></span></p>
<p style="text-align: center"><img src="http://img.faizal.web.id/mangkuliang.jpg" alt="Di depan tebing Mangkuliang" height="298" width="499" /></p>
<pre>Stop dulu, ada pemandangan bagus, berpose di depan Tebing Mangkuliang</pre>
<p>Yak, kita adalah 4 sekawan yang sedang berpetualang persis seperti cerita-cerita yang dikisahkan dalam buku cerita anak itu he he he. Pagi ini memang kita akan jalan-jalan di seputaran Sungai Beruang sambil mencari temannya sesuap nasi, nafas kita memang masih dibutuhkan untuk beberapa bulan lagi kedepan disini, gak mungkin tiap hari selalu makan makanan kaleng, saya sendiri baru merasakan langsung dampak buruk karena terlalu sering mengkonsumsi makanan yang terbungkus dengan merek dan label.</p>
<p>Minggu pertama biasanya masih bisa menikmati, jarang-jarang juga bisa beli karena tergolong makanan mahal dan mewah, minggu berikutnya lidah mulai terasa hambar, makanan jenis apapun yang dibikin sudah tidak ada nikmatnya lagi, dan kalo udah itungan bulan, baru ngeliatnya aja sudah pengen muntah, tidak jarang juga beberapa kawan mulai timbul gatal-gatal dan alergi, sepertinya badan kita sudah mulai keracunan. Kalo udah seperti itu, seikat daun pepaya segar dan sambal lebih nikmat dibanding sepanci daging kaleng, dan yang pasti lebih sehat dan berguzi, mengandung minamin tanpa ewek-ewek sampingan.</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://img.faizal.web.id/sungaiberuang.jpg" alt="Melintasi Sungai Beruang" height="307" width="499" /></p>
<pre>Melintasi Sungai Beruang</pre>
<p><strong>Sungai Beruang</strong>, Hari ini kita akan bekerja keras mencari pengganti makanan sampah, sekaligus cari hiburan selingan jalan-jalan di sekitar kaki pegunungan Schwan Muller, syukur-syukur dapat ikan segar dari Sungai Beruang dan se ekor daging Rusa.</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://img.faizal.web.id/jejakrusa.jpg" alt="Melihat Jejak Rusa" height="714" width="497" /></p>
<pre>Pemasangan Jerat dilakukan di areal Jejak yang terlihat</pre>
<p><strong>Memasang Jerat</strong>,  umumnya biasa dilakukan pada musim kemarau, kenapa? jawabnya sudah pasti karena sungai-sungai kecil sudah pada surut, kubangan-kubangan juga sudah pada kering, yang tersisa hanyalah sungai yang cukup mendapat suplai sumber dan mata air yang bisa tetap mengalir. Kondisi ini mendorong semua binatang di hutan harus menuju titik yang sama, mereka tidak bisa lagi tersebar tetapi pada waktu yang sama akan berkumpul pada sumber-sumber air yang memadai.</p>
<p>Inilah titik awal kita, start penempatan jerat selalu berawal dari sumber-sumber air potensial, sambil memperhatikan dan memperhitungkan jejak-jejak kaki yang ditinggalkan ditanah basah. Masing-masing jenis binatang ternyata punya pola dan jalur perjalanan, celeng (babi hutan) punya kecenderungan melakukan perjalanan dengan jalur yang sama, pulang pergi (pp) tarip sama, tidak demikian dengan Rusa atau Kijang, mereka lebih acak, mungkin karena punya kaki yang panjang dan postur tubuh ramping sehingga lebih leluasa belok kiri dan kanan tanpa lampu riting, tentunya tidak demikian dengan badan penuh lemak dan kaki pendek macam celeng, untuk belok dia harus memutarkan seluruh anggota tubuhnya.</p>
<p style="text-align: cente<br />
r"><img src="http://img.faizal.web.id/jeratceleng.jpg" alt="Bentuk Jerat untuk Rusa dan Celeng" height="329" width="499" /></p>
<pre>Diusahakan tidak terlihat, ditutup dengan daun kering</pre>
<p>Lebih dari satu macam teknik menangkap hewan dengan jerat, jika kaki rusa/celeng tertangkap jerat, maka dia tersangkut di kayu penjeratnya atau bisa juga dengan sistem pelampung, si binatang masih bisa lari kesana-kemari dengan membawa kayu gelondongan yang terikat di salah satu kakinya, seperti Buldozer yang sedang menarik beban, sayangnya tinggal menunggu waktu dan lokasi yang pas sampai akhirnya kayu gelondongan tersebut tersangkut oleh batang atau semak di hutan, di hutan kan penuh dengan halang rintang alami, lain halnya kalo dia lari narik gelondongan di jalan tol, yang bisa nangkep paling pintu gerbang pembayaran tol, namanya aja jalan bebas hambatan pak de&#8230;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://img.faizal.web.id/jerat2.jpg" alt="Jerat di sekitar jejak" height="576" width="482" /></p>
<pre>Roland dan Jerat Rusa-nya</pre>
<p>Yang nampak di photo atas adalah baru saja disiapkan jerat untuk rusa/celeng, masih ada proses selanjutnya, adalah memberikan kamuflase diantara warna-warna tali dan jerat yang mencolok, kebetulan kali ini untuk jeratnya menggunakan tali plastik yang warnanya sangat aduhai di antara hijau dan coklat tanah, ini harus disembunyikan dengan cara menutupi dan menimbun dengan daun-daun kering dan tanah biar lebih tersamar, yang sangat sensitif dengan warna adalah rusa/kijang.</p>
<p>Oke, satu jerat sudah selesai dipasang, masih kurang 99 jerat lagi harus dipasang di seputar lokasi target kita. Hmmmm banyak banget yah? tidak seperti yang aku kira sebelumnya, sebelumnya memang satu-satunya referensiku tentang bertahan hidup di alam bebas adalah buku yang bertitel <a href="http://www.4shared.com/file/4590973/5be31404/The_Survival_handbook.html?cau2=403tNull" title="Download Buku Survival Handbook" target="_blank">The Survival Handbook</a>, dari situ untuk pemasangan jerat yang terpikir paling cuman bikin satu buah saja.</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://img.faizal.web.id/perangkapburung.jpg" alt="Jerat untuk Burung" height="265" width="499" /></p>
<pre>Jerat untuk Burung, tapi bukan jerat burungnya Pak Sandy</pre>
<p>Dari celeng, rusa, luwak (musang), landak, monyet hingga burung semuanya bisa ditangkap dengan jerat, tetapi jelas berbeda tekniknya, disesuaikan dengan karakter binatang yang hendak dijadikan target, beberapa diantaranya diperlukan umpan, baik umpan yang diam atau umpan yang bergerak, termasuk juga pemilihan umpan dengan warna dan bau yang mencolok dan mengundang selera, prinsip-prinsipnya tidak beda jauh dengan memasang jerat-jerat cinta juga kok&#8230;hehhehhe</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://img.faizal.web.id/amaysandi.jpg" alt="Penerangan dan Penjelasan" height="323" width="499" /></p>
<pre>Amay Sandy dengan burungnya....</pre>
<p>Memelihara burung di rumah, menikmati indah bulunya atau suaranya bukanlah kebiasaan yang diturunkan kepada mereka, apalagi harus sibuk setiap hari memberi makan dan minum, kita manusia yang memiliki dia atau justru dia yang menjadikan kita sebagai buruhnya, yang setiap hari harus memperhatikan tiap kebutuhan hidupnya, celetukan ini memang pernah aku dengar saat teman saya lagi kesel banget sama binatang peliharaannya hehehehe. Lha iya pak, kan lebih enak menikmatinya langsung di alam, pada setiap pagi kan kita bisa liat mereka ikut nongkrong di depan rumah kita sambil ber cicit cuit&#8230;. kenapa harus merepotkan diri kudu nangkep dan memelihara segala&#8230;.tapi seringkali memang harus ditangkep karena memenuhi pesenan orang lain, kalo yang ini memang agak rumit, yang mencicit cuit adalah kebutuhan dapur.</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://img.faizal.web.id/jerat4.jpg" alt="Jerat untuk Burung" height="720" width="495" /></p>
<p>Mereka kok jahat yah sampe menangkap binatang dengan cara-cara sadis seperti ini?, pertanyaan i<br />
ni adalah tidak tepat untuk diungkapkan, yang jelas jika diliat dari niatnya mereka melakukan ini bukan cuman untuk kesenangan dan kepuasan, tapi lebih untuk memenuhi kebutuhan hidup, jerat seperti ini sangatlah aman, aman bagi binatangnya karena tidak kesakitan, mreka mungkin mengira sedang terbelit akar di hutan, disamping itu juga aman bagi manusianya jika tidak sengaja kaki tertangkap jerat.  Jangan sembarangan melangkah di sekitaran Gunung Biru  di Malang, kalo tidak kenal daerah salah-salah kaki anda bisa putus karena tertangkap jerat yang bergerigi yang terbuat dari besi, persis seperti perangkap tikus cuman dalam bentuk yang lebih kuat dan kokoh.</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://img.faizal.web.id/rolanmelkydanjohn.jpg" alt="Mejeng lagi achh" height="344" width="500" /></p>
<pre>Pantang tidak mejeng</pre>
<p>Gak terasa, ternyata kita berempat telah menghabiskan waktu sepanjang pagi hingga sore, kita tuntaskan dan segera balik, sambil sekalian mampir di sungai, sapa tau pukat kita yang dipasang tadi pagi sebelum berangkat sudah ada penghuninya, sambil sekalian membasuh badan di sungai yang sepi dan jernih.</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://img.faizal.web.id/sungoi.jpg" alt="Mandi di Sungai" height="322" width="492" /></p>
<pre>Tidak lupa mandi dulu sebelum balik</pre>
<p>Selanjutnya adalah tinggal nunggu dan cek rutin tiap hari, yang jelas tugas selanjutnya bukan untuk aku, gimana bisa ngapalin lokasinya di hutan belantara kayak gitu, di komplek perumahan aja aku bisa nyasar kok hehehhehhe. Itulah hebatnya teman-temanku itu, mereka pasti punya daya ingat atau setidaknya tau alat bantu untuk mengingat lokasi dan tempat di luasan seperti itu. Bisa masang jerat tapi gak mengingat lokasi pemasangannya sama aja seperti bikin rumah tapi tidak tau alamatnya. Mau nanya ke siapa kalo bikinnya di alas, kecuali bisa berkomunikasi dengan para wewe gombel.</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://img.faizal.web.id/kijang.jpg" alt="Tripot, si Kijang" height="302" width="500" /></p>
<pre>Tripot, si Rusa Betina</pre>
<p>Aku panggil  Tripot karena kakinya cuman ada tiga, Tripot juga yang terjebak dengan jerat kami, sudah ketangkap maunya di sembelih kok pada kasian, akhirnya jadi teman main kami mandi pagi dan sore di sungai hehehhehe begitulah mereka&#8230;.</p>
<p><em>congkie: satu dua tiga sayang semuanya&#8230;&#8230;.. </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/jelajah/memasang-jerat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Parkour dan Jumpolitan</title>
		<link>http://faizal.web.id/jelajah/parkour-dan-jumpolitan.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/jelajah/parkour-dan-jumpolitan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Feb 2008 04:32:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jelajah]]></category>
		<category><![CDATA[Kutipan]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/jejak/parkour-dan-jumpolitan/</guid>
		<description><![CDATA[
Traceur, photo by baston, original in flickr cc
Ini adalah kisah tentang kebebasan, sekawanan pemuda kota yang sudah jenuh dengan kondisi, mulai mencari sesuatu yang benar-benar baru dan tidak membosankan yang bisa dilakukan sepulang sekolah. Di ceritakan secara khusus mulai tahun 1987 oleh David Belle, pria kelahiran Vietnam dan berwarganegara Prancis (French Indochina) sebagai pendiri Klub [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://uk.geocities.com/uconkie/img/parkour.jpg" alt="Parkour" height="192" width="499" /></p>
<pre>Traceur, photo by <a href="http://www.flickr.com/photos/baston" title="Baston Flickr Photo" target="_blank">baston</a>, original in <a href="http://www.flickr.com/photos/baston/36660122/" title="Park Our" target="_blank">flickr</a> cc</pre>
<p>Ini adalah kisah tentang kebebasan, sekawanan pemuda kota yang sudah jenuh dengan kondisi, mulai mencari sesuatu yang benar-benar baru dan tidak membosankan yang bisa dilakukan sepulang sekolah. Di ceritakan secara khusus mulai tahun 1987 oleh <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/David_Belle" title="David Belle" target="_blank" class="snap_shots">David Belle</a>, pria kelahiran Vietnam dan berwarganegara Prancis (French Indochina) sebagai pendiri Klub Yamakasi yang dikenal juga sebagai klub pertama dari olahraga ini, Parkour.  Yamakasi  juga  sebagai  film pertamanya untuk olah raga ini.<span id="more-26"></span></p>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/parkour" title="Parkour Wikipedia" target="_blank" class="snap_shots">Parkour</a>, biasa disingkat PK, berasal dari kata <em>&#8220;parcours du combattant&#8221;</em> yang berarti halang rintang untuk latihan militer. Aktifitas para Traceurs (sebutan bagi para pelaku Parkour) bergerak dari titik A menuju titik B dengan gerakan bebas, dan seefesien mungkin, mengedepankan seni olah tubuh dan kelenturan fisik, bukan saja kekuatan fisik, kekuatan imaginasi justru yang menjadi utama bagi olah raga ini untuk menghasilkan gerakan-gerakan indah, terjadi karena perpaduan dari atletik, gymnastik, beladiri dan seni. Dikenal juga oleh kebanyakan sebagai seni melarikan diri.<img src="http://uk.geocities.com/uconkie/img/parkour2.jpg" alt="parkour dan free running" height="333" width="500" /></p>
<pre>Akrobatik Traceur photo by <a href="http://www.flickr.com/photos/safesolvent" title="Safe Solvent" target="_blank">Safe Solvent</a>, on <a href="http://www.flickr.com/photos/safesolvent" title="Safe Solvent Photos" target="_blank">Flickr</a></pre>
<p>Masyarakat London mengenal olah raga ini dengan sebutan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/free_running" title="Free Running" target="_blank">Free Running</a>, yang dikembangkan oleh <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sébastien_Foucan" title="Sebastien Faucan" target="_blank" class="snap_shots">Sebastien Faucan</a>, yang pada awalnya kedua istilah ini adalah aktifitas yang sama, namun karena kedua pendiri ini mempunyai perbedaan pada prinsip-prinsipnya, akhirnya berakhir menjadi dua aktifitas yang berbeda. Aktifitas Free Running di dokumentasikan dalam bentuk film &#8220;Jump London&#8221;</p>
<blockquote><p>free running and parkour are separate, distinct concepts — a distinction which  is often missed due to the aesthetic similarities. Parkour as a discipline  comprises efficiency, whilst free running embodies complete freedom of movement  — and often includes many acrobatic maneuvers. Although often times the two are  physically similar, the mindsets of each are vastly different.</p></blockquote>
<p>Meskipun aktifitasnya terlihat sama, tapi secara konsep bisa berbeda. Kedua olah raga ini tidak memerlukan alat apapun untuk berlaga,  mereka hanya mengandalkan  kekuatan  Kaki dan Tangan kosong, menggunakan ketrampilan yang unik dalam menjelajah kota dan menggunakan inspirasi bebas mereka guna menemukan jalur dan celah alternatif, bergerak se efisien dan seindah mungkin.</p>
<p><img src="http://uk.geocities.com/uconkie/img/parkour3.jpg" alt="Parkour" height="335" width="500" /></p>
<pre>Melompat,photo by <a href="http://www.flickr.com/photos/amf" title="AMF" target="_blank">amf</a> on <a href="http://www.flickr.com/photos/amf/146161890" title="Parkour on Flickr by amf" target="_blank">Flickr</a></pre>
<p><strong>Zorro inspirator Parkour</strong>, sebelum David Belle dan kawan-kawannya melakukan aktifitas ini, <span id="BeginvidDescBuUzdjaSIN4"><strong>Douglas</strong><strong> Fairbanks </strong>dalam filmnya </span>Zorro pahlawan bertobeng pada tahun 1915-1920, malah sudah memprak<br />
tekkan aktifitas ini, salah satu petikannya dikisahkan saat Zorro lagi dikejar-kejar gerombolan penjahat yang berupaya menangkap dan membunuhnya.  Bisa jadi sang Zorro inilah Inspirator sekaligus Mahagurunya para Traceurs&#8230;sapa tau?</p>
<p align="center"><a href="http://www.youtube.com/watch?v=yaBud6ii5Wk"><img src="http://img.youtube.com/vi/yaBud6ii5Wk/default.jpg" width="130" height="97" border=0></a></p>
<p>Gerakannya akan terlihat memukau bagi kalangan awam, terkesan liar dan kasar, cenderung ugal-ugalan, melewati segala rintangan dengan cara yang unik, melompat, salto, meluncur, memanjat dan beberapa macam teknik yang secara terus menerus dikembangkan sesuai dengan filosofi kebebasan mereka. Tidak salah sehingga beberapa kalangan menggolongkan olah raga ini sebagai olahraga ekstrem yang beresiko tinggi.  Meski demikian para Traceur merasa lebih senang jika Parkour digolongkan sebagai urban sport, karena mereka menegaskan bahwa aktifitas ini bisa dilakukan oleh siapa saja yang berminat untuk belajar dan berlatih. Resiko pasti ada, tapi semuanya dicoba di kurangi melalui proses berlatih terus menerus.</p>
<p><img src="http://uk.geocities.com/uconkie/img/free-running.jpg" alt="Free Running" height="332" width="500" /></p>
<pre>Photo by <a href="http://www.flickr.com/photos/nfg/370797105" title="Parkour by nfg" target="_blank">nfg</a> on <a href="http://www.flickr.com/photos/nfg/370797105" title="Park Our on Flickr by Nfg" target="_blank">Flickr </a></pre>
<p>Olahraga tentang seni, kreatifitas dan kebebasan ini rupanya juga telah sampai di Indonesia, yang awalnya mengetahui informasi ini dari internet, saat ini parkour telah menyebar ke kota-kota besar di Indonesia, untuk mempersatukan mereka juga telah membangun situs informasi bersama di <a href="http://parkourindonesia.web.id" title="Parkour Indonesia" target="_blank">www.parkourindonesia.web.id</a>. Dari sinilah komunitas Parkour Indonesia saling mengenal dan berkembang bersama.</p>
<p><img src="http://uk.geocities.com/uconkie/img/parkour_latihan.jpg" alt="Latihan parkour" height="375" width="500" /></p>
<pre>Berlatih photo by <a href="http://www.flickr.com/photos/marcogomes" title="marco gomez" target="_blank">Marco Gomes</a> on <a href="http://www.flickr.com/photos/marcogomes/95567666" title="Parkour by marcogomes" target="_blank">Flickr </a></pre>
<p>Jenis-jenis olah raga yang bisa berkembang dan bertambah di kota-kota besar biasa di kelompokkan dalam Urban Sport, olah raga kaum urban yang biasanya muncul karena keinginan ber kompetisi atau kebutuhan akan kreatifitas yang cenderung berlebih, atau keterbatasan akses. Sebagai salah satu contoh misalnya aktifitas berlatih mengenal tebing dari olah raga Rock Climbing yang dikenal dengan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/bouldering" title="Bouldering" target="_blank">Bouldering</a> yang berarti aktifitas panjang tebing yang bergerak menyamping, mengalami pengembangan menjadi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/buildering" title="Pemanjatan Gedung" target="_blank" class="snap_shots">Buildering</a>, contoh lainnya adalah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Street_stunts" title="Stunment Jalanan" target="_blank" class="snap_shots">Street Stunts</a>, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/trickling" title="trickling" target="_blank" class="snap_shots">Tricking</a>, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Soliton" title="soliton" target="_blank" class="snap_shots">Soliton</a> dan masih banyak yang lainnya.</p>
<p>Saya, sebagai kalangan yang ikut mensukseskan Urbanisasi, mencoba ingin ikut berpartisipasi dengan mengingat aktifitas yang sering saya lakukan saat sekolah menengah pertama di Surabaya, setidaknya menjadi aktifitas sehari-hari sepulang sekolah selama kurang lebih dua tahun dari kelas 2 sampai lulus. Menempuh jarak kurang lebih 20 Km dari Wonokromo ke Tanjung Perak. Sapa tau bisa menginternasional dan diikuti oleh kaum urban dunia, minimal bisa di catet di wikipedia indonesia hehhehehehe, simak aja tulisan berikutnya, dan jangan lupa mohon dukungannya.</p>
<h2>Binatang apakah Jumpolitan itu?</h2>
<p>Jelas bukan binatang atau spesies langka karena ini adalah olah raga rintisan. Kita bahas istilahnya terlebih<br />
dahulu, saya yakin anda baru mendengarnya (yakin 100%), karena memang belum pernah ada, karena ini masih dalam taraf ide dan usulan, proposalnyapun lagi dikonsep dan sayangnya masih dalam angan-angan. Pada tahap ini, Saya masih mengira-ngira mungkin seperti inilah nama Parkour dikenal oleh dunia. Si Pelakon tentunya perlu sebuah sebutan ringkas, sebuah nama aktifitas untuk saling berkomunikasi dengan komunitasnya dan yang penting bisa saling mengerti dan dimengerti sesuai dengan kaidah dan tatacara berkomunikasi yang baik dan benar.</p>
<p>Satu kata “Parkour” bisa lebih dimengerti oleh komunitasnya sebagai bentuk penjelasan, ajakan, sebutan, dan tentu saja penerjemahan dari serangkaian aktifitas tersebut, memang akan sedikit asing pada awalnya karena istilah ini belum pernah ada sebelumnya, tapi lambat laun istilah pasti dikenal khalayak karena seringnya dipakai. Dari pada kita menyatakannya dengan kalimat panjang, ayo prend, kita berlari, melompat, menerjang dan berakrobat dari sini ke sana…nah ribet kan!!?? oke, kita sederhanakan aja dengan Parkour, wusshhh…</p>
<p>Nah, sekarang saatnya Jumpolitan, istilah ini berasal dari gabungan 2 (dua) kata, Jump dan Metropolitan, ada sedikit gubahan dari bahasa ibunya “Jempalitan” biar gak kelihatan ndeso dan biar punya harapan akan bergaung International, juga karena yakin pasti akan ada Olimpiadenya. Isin to pak ne, kalo ditanya sama Bu le tentang asal bahasa ini, terus kita njawabnya, soko Wonokromo Pak le.</p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/jumpolitan" title="Jumpolitan on wikipedia" target="_blank" class="snap_shots">Jumpolitan</a>, arti bebasnya adalah Lompatan di Kota Metropolitan. Olahraga ini adalah gabungan dari Lari cepat, Lompat jauh, Pencak Silat, Pernafasan dan tentu saja Seni. Para Jompoliter, harus memulai startnya dari lampu merah (bang jo), setopan kereta api atau tikungan-tikungan karena olahraga ini membutuhkan selain sepatu yang daya cengkramnya cukup bagus, juga benda bermesin dan berbahan bakar bensin atau solar yang bergerak dengan kecepatan rata-rata antara 50-100 km/jam, bisa berbentuk Mobil Pickup (bak terbuka) atau Truk Diesel, tentang merk sesuai pilihan dan selera, karena sangat beragam mulai dari Colt Diesel, Kuda, Kijang, Panther dan segala macem nama Margasatwa lainnya yang berkeliaran di jalan raya, yang prinsip adalah punya bak dibelakangnya, diusahakan kosong dan tidak tertutup oleh terpal atau barang lain.</p>
<p>Jumper, sebutan ringkas buat lakon olah raga ini, sudah pasti pantang bilang, Bang, numpang yah…atau melambaikan tangan sebagai isyarat untuk kendaraan agar memperlambat kecepatan, karena Jumper adalah gesit, tangkas, cepat, kuat dan yang pasti adalah irit, karena tidak mengeluarkan ongkos sepeserpun untuk balas budi tumpangannya. Jumper segera naik ke bak berjalan dengan caranya masing-masing, tentu saja dengan sentuhan seni melompat ke atas bak kosong tersebut.</p>
<h2>Solidaritas, ketangkasan dan kecepatan</h2>
<p>Melompat ke bak pick up, tidak dilakukan secara individu, karena semangat kerja Team disini sangat dijunjung tinggi, bisa dilakukan bertiga, berempat atau lebih. Target utamanya adalah jangan sampai ada rekan Team yang ketinggalan tercecer dijalan raya karena tidak ikut terangkut, jika ini terjadi maka team yang sudah berhasil terpaksa harus turun lagi dan mengulang dari awal, masalah tersebut bisa terjadi karena orang pertama kurang cekatan membantu rekan lain atau kendaraan melaju terlalu kencang. Sebenarnya tidak terlalu sulit, asal tangan kita tertangkap sama rekan yang sudah berada di kendaraan, hanya dengan lompatan kecil saja, dan oleh efek momentum yang tepat, badan kita akan terangkat dengan cepat dan mudah ke atas bak. Kondisi akan terkendali jika semuanya sudah berkumpul diatas bak, tinggal mengikuti laju kendaraan hingga sampai ke tujuan.</p>
<p>Tantangan olahraga ini yang sebenarnya adalah saat harus turun, karena mobil tiba-tiba belok arah tidak sesuai dengan tujuan akhir kita atau memang kita sudah sampai pada lokasi yang ditetapkan sebelumnya. Pengalaman sih mengatakan sangat jarang tujuan ditempu<br />
h langsung sekali jalan, kebanyakan harus berganti-ganti kendaraan karena memang dari awal kita pantang tanya sama pak sopirnya, mau ke arah mana pak?</p>
<p>Sedikit berbeda dengan Lompat Jauh, statis dan aman karena yang bergerak hanya pelompatnya, Jumper lebih dinamis karena semua komponennya ikut bergerak bersama, belum lagi tantangan kendaraan yang ada di belakang, bisa jadi posisi landing aman dan selamat tapi justru tertabrak mobil atau motor yang juga sedang melaju. Arah melompat bisa lurus dengan catatan arus Lalin dibelakang lagi kosong (sepi), tapi kalo pas lagi padat, Jumper harus punya keahlian bergerak menyamping, melompat dari sudut kanan atau kiri bak, mantap man&#8230;karena hal ini sering membuat panik pengemudi dibelakangnya, seakan menantang untuk saling berbenturan.</p>
<h2>Pengalaman Masa SMP</h2>
<p>Setidaknya saya dan gang melakukan kegiatan ini selama kurang lebih 2 tahun, sayangnya belum sempat bikin klub, apalagi filmnya.  Hanya dua tahun karena setelahnya lulus dan masuk tahun ajaran baru tingkat SMA, jarak sekolah SMA yang baru dengan rumah sangat dekat, akhirnya Bapak kasih modal transpor cukup dengan Sepeda Pancal saja.</p>
<p>Ada juga kelompok lain yang mengembangkan olahraga yang sejenis dengan ini yang banyak dikenal dengan &#8220;Bajing Loncat&#8221;, meskipun sama aktifitasnya tapi beda niatannya. Jika para Jumper bermotivasikan cari tantangan sekaligus nyari tumpangan sedangkan Bajing Loncat memang dasar Bajingan, soalnya beraktifitas kriminil, soale nyolong barang/sesuatu di truk, kalo ketangkep bisa digebukin massa dan berakhir di bui. Dari dasar tersebut, kami tetap memisahkan kedua istilah ini sebagai aktifitas yang berbeda.</p>
<h2>Sisi Menariknya</h2>
<p>Rasa yang paling menantang dan bikin ketagihan dari kedua aktifitas ini adalah pas kita berada di udara, sesaat dalam hitungan beberapa detik sebelum kembali mendarat di landasan pacu, kembali ke mem-Bumi. Rasa-rasa hilang sesaat dari peredaran, meski detik berikutnya kita sudah menapakkan lagi kebumi, dengan selamat ataupun tidak.<br />
Baiklah, saatnya memilih dan memihak, kalo anda ingin bergabung dengan para Traceur indonesia, silahkan bergabung di Parkour Indonesia, dan kalo tertarik beraktifitas dengan jumper silahkan bergabung melalui isian komentar dibawah ini, itung-itung nambah amal bikin saya tambah ngetop sebagai pencipta (founder) aktifitas urban sport yang baru di indonesia ini.</p>
<p><em>Congkie: jangan banyak loncat-loncat mas, bisa susah pipis&#8230;. </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/jelajah/parkour-dan-jumpolitan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sandro si Tarantula-Man</title>
		<link>http://faizal.web.id/keanekaragaman/sandro-si-tarantula-man.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/keanekaragaman/sandro-si-tarantula-man.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2008 04:13:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keanekaragaman]]></category>
		<category><![CDATA[Khatulistiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Mozaik]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[fauna]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/keanekaragaman/sandro-si-tarantula-man/</guid>
		<description><![CDATA[
Sandro adalah My Super Hero dari Udik Kahayan, sebut saja sebagai sosok pejuang dan penyelamat di lingkungannya, Tarantula-Man, meskipun gerakannya tidak mendunia, bahkan tidak cukup populer di negeri sendiri, karena  Sandro  merasa cukup  melakukan tindakan-tindakan sederhana dan dengan lingkup lokal di Lewu Napoi, di Kahayan Hulu sana, dua hari perjalanan menempuh jalur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><img src="http://farm1.static.flickr.com/80/214337657_8c3f20033f_o.jpg" alt="Sandro danTarantula" width="336" height="500" /></p>
<p>Sandro adalah <em>My Super Hero dari Udik Kahayan</em>, sebut saja sebagai sosok pejuang dan penyelamat di lingkungannya, Tarantula-Man, meskipun gerakannya tidak mendunia, bahkan tidak cukup populer di negeri sendiri, karena  Sandro  merasa cukup  melakukan tindakan-tindakan sederhana dan dengan lingkup lokal di Lewu Napoi, di Kahayan Hulu sana, dua hari perjalanan menempuh jalur sungai dari ibu kota propinsi Palangkaraya. Mungkin hanya Sandro satu-satunya sebagai Super Hero yang tidak bekerja sendirian layaknya Spider-Man atau Superman.<span id="more-25"></span></p>
<p><img src="http://farm1.static.flickr.com/80/214337739_205868a5e9.jpg?v=0" alt="Sandro dan Atis" width="500" height="348" /></p>
<pre>Dua anak seiring bersama</pre>
<p>Tarantula-Man punya seorang sahabat akrab, yang setia dan selalu bersama-sama, bersama bermain di sungai, di hutan, di ladang dan juga di sekolahnya yang letaknya ada di belakang lapangan sepak bola di kampungnya. Cukup bersahabat dengan satu orang saja? tentu saja tidak, dia sangat membutuhkan satu grup (kelompok) yang cukup aktif bisa bergerak bersama-sama. Belajar sambil bermain tentu saja. Langkah-langkah kecil itu bisa menembus kemana saja mereka mau, sesekali, langkah tanpa alas kaki itupun bahkan sanggup menembus duri-duri tanaman hutan.</p>
<p><img src="http://farm1.static.flickr.com/75/214337895_d4ab3f401e.jpg?v=0" alt="Sandro dan groupnya" width="500" height="342" /></p>
<pre>Bermain sambil mendulang di Sungai Miri</pre>
<p>Aku kenal sandro sejak dia belum bisa mandi dan berenang sendiri di depan rumahnya, biasanya sambil menemani Ibunya mencuci pakaian atau piring di Lanting. Seperti layaknya semua anak kecil yang selalu gembira bermain dengan air, sandro dan teman-temannya pun demikian, dia sanggup berlama-lama dan berkali-kali mandi di sungai. Sampai pernah aku sendiri mencoba ngetes, kira-kira kuat berapa lama dan berapa kali yah main air sepanjang seharinya? Ndro, Mandoi yuk&#8230;&#8230; dan selalu jawabannya bisa ditebak adalah&#8230;Ayyoookkkk!! langsung aja loncat, Byuuuurrrrr!!!</p>
<p>Setelah dhuhur, saya hitung sudah 6 kali kita buka baju dan pasang lagi, Sandro, gimana kalo kita mandi lagi? Ayookk Om&#8230;&#8230;ternyata aku sendiri yang kelenger gak tahan untuk ke 7 kali. Ampuuunnn&#8230;kamu pake batteray apa sih kok gak ada habisnya? dan terakhir kalinya dia pernah ngajak aku meluncur disungai dari ujung kampung mengalir hingga rumahnya..wah. Begitulah anak-anak, energinya yang seperti bisa bertambah karena semangatnya.</p>
<h2>Sekilas Fakta tentang Tarantula</h2>
<p>Suatu waktu Sandro datang ke saya sambil menunjukkan benda hitam berkaki delapan di telapak tangannya. Setelah tidak jauh dari pandanganku ternyata Tarantula, hampir saja ngibrit karena bayanganku di filem-filem binatang ini memang terlihat gak ramah dengan manusia, tapi sekarang malah ada di tangan anak kecil jadi mainannya.</p>
<p><img src="http://animals.nationalgeographic.com/staticfiles/NGS/Shared/StaticFiles/animals/images/primary/tarantula-feeding.jpg" alt="Tarantula dari Nationalgeographics" width="470" height="324" /></p>
<pre> Photo: National Geographics</pre>
<p>Aksi Sandro belum berhenti sampai disitu saja, om pinjam korek dong, sambil menyerahkan korek zippo-ku masih lom mudeng juga mau diapakan lagi ini. Dia ketok binatang ini hingga mati, terus di tusukin ke lidi dan langsung dibakarnya sebentar, sepenglihatanku kayaknya ini sekedar syarat mateng aja deh, begitu aja langsung diambilnya sejumput dan masuk mulutnya sambil mengernyitkan dahinya&#8230;..enak&#8230; mau om? wah&#8230;gak..gak ndro, makasih&#8230;.heheheehehe meski dalam benakku ini adalah protein bagus buat perkembangan mereka tapi kalo untukku masih gak tega makan mahluk berbulu ini.</p>
<p>Aku yakin kalo anda belum pernah melihat binatang ini langsung atau pernah liat tapi di tipi atau pilem, pasti kesimpulan yang ada dalam benak anda pastilah sangat berbeda den<br />
gan faktanya, beberapa fakta dari tarantula adalah:</p>
<ul>
<li>Sejauh anda tidak alergi atau phobia, Tarantula bukan termasuk binatang berbahaya.</li>
<li>Mempunyai kuku yang dapat ditarik masuk, seperti layaknya Kucing.</li>
<li>Tarantula bisa berganti kulit seperti ular, proses ini biasanya disebut dengan Molting.</li>
</ul>
<p>Di dunia terhitung sebanyak 900 spesies yang telah terdata, masyarakat lokal sering menyebutnya sebagai laba-laba tanah karena Tarantula memang tidak membuat jaring untuk menangkap mangsanya, orang eropa menyebutnya &#8220;Wolf Spider&#8221;, Afrika &#8220;Baboon Spider&#8221;, Asia mengenal sebagai &#8220;earth tigers&#8217; atau &#8220;bird spider&#8221;. Nama Tarantula sendiri berasal dari sebuah nama kota di Italy &#8220;Taranto&#8221;.</p>
<p>Tarantula termasuk digolongkan sebagai binarang Carnivora, makanan utamanya adalah serangga, kadal, tikus kecil, beberapa spesies yang lebih besar tubuhnya bisa memangsa anak burung, tentu saja tidak akan langsung di telan mentah-mentah saat itu juga, satu makan besar bisa membutuhkan waktu hingga sebulan.</p>
<p>Tarantula memang mempunyai reputasi yang tidak bagus bagi manusia, mungkin karena dia adalah laba-laba dengan badan yang besar, atau karena berbulu dan beracun, padahal disebutkan bahwa gigitan Tarantula tidak bisa menyebabkan manusia terbunuh, bisa jadi gigitan lebah masih lebih menyakitkan dibanding gigitan Tarantula.</p>
<p>Meski demikian dibelahan dunia barat, Tarantula bisa jadi binatang peliharaan di rumah, termasuk binatang yang dikagumi, unik dan exotic. Beberapa situs penjual Tarantula jelas-jelas bisa memasang harga minimal $ 50 untuk seekornya. Syukurlah masyarakat kita masih senang memelihara kucing dan anjing dibanding Tarantula, dan sebaiknya cukup melihat di alam tempat dia hidup, karena di alam binatang ini bisa berumur berkisar 2-5 tahun, bahkan diantaranya dapat bertahan hidup hingga 10 tahun lebih.</p>
<h2>Sosok yang Berbeda</h2>
<p>Mereka adalah sosok yang jelas berbeda, satu kesamaannya hanyalah mempunyai tempat tinggal di kampung yang sama. Sandro saat ini mungkin sudah beranjak mendekati usia Remaja, dan biasanya di usia ini kebiasaan dari mereka adalah pergi jauh dari rumah bapak ibunya untuk melanjutkan sekolah tingkat pertamanya, minimal di tingkat kecamatan yang perjalananya membutuhkan waktu 4-5 jam lewat sungai. Demikian seterusnya, semakin tinggi pendidikan yang pengen diraih, semakin dijauhkan dari asal kampungnya. Entah tinggal dengan sanak familinya atau dititipkan dengan orang lain sekalipun, semangat untuk menempuh jenjang tertinggi untuk pendidikannya memang cukup kuat dan bersemangat.</p>
<p>Sandro yang dulu kecilnya sangat takut menyeberang jembatan beton yang membentang sungai kahayan karena baru pertama melihat jembatan seluas dan segede itu, hingga memasuki toko pakaian yang berkeramik dia rela mencopot sandal jepitnya karena tidak ingin mengotori lantainya. Sekarang dia harus menghadapi semuanya itu dan beradaptasi dengan lingkungan barunya. Proses pendewasaannya pun tumbuh terus seiring dengan waktu dan kenyataan yang dihadapi.</p>
<p>Tarantula-Man saat ini mungkin hanya ada di imajinasiku, mungkin saat ini hanya aku yang menganggapnya sebagai Super Hero, tapi juga berharap suatu saat nanti dia adalah Super Hero yang sebenarnya. Anak muda berbakat yang akan memenangkan peperangan terhadap Kebodohan dan Kemiskinan, karena ini adalah perang yang sesungguhnya. Dan yang pasti, aku juga punya sebuah harapan dengannya, suatu saat nanti kita pasti akan ketemu lagi!!! dan kita akan punya banyak waktu untuk Mandoi seharian.</p>
<h3>Bahan bacaan:</h3>
<ul>
<li><a title="Tarantula by wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tarantula" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/Tarantula<br />
</a></li>
<li><a title="Golden Exotica" href="http://www.goldenphoenixexotica.com/pics.html" target="_blank">http://www.goldenphoenixexotica.com/pics.html</a></li>
<li><a title="tarantula national geographics" href="http://animals.nationalgeographic.com/animals/bugs/tarantula.html" target="_blank">http://animals.nationalgeographic.com/animals/bugs/<br />
tarantula.html</a></li>
</ul>
<p><em>Conkie: lagi ngeling-ngeling masa suka cita bermain dengan sandro dan gengnya</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/keanekaragaman/sandro-si-tarantula-man.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lembuswana, penjaga Sungai Mahakam</title>
		<link>http://faizal.web.id/cakrawala/lembuswana-penjaga-sungai-mahakam.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/cakrawala/lembuswana-penjaga-sungai-mahakam.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2008 10:29:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Jelajah]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Khatulistiwa]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[sungai]]></category>
		<category><![CDATA[wisata alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/jejak/lembuswana-penjaga-sungai-mahakam/</guid>
		<description><![CDATA[ &#8220;Bermahkota bukannya raja. Berbelalai. Bergading lainnya gajah. Bersayap bukannya  burung. Bersisik lainnya ikan. Bertaji bukannya ayam. Binatang apakah ini?&#8221;
Kuis tebak-tebakan yang tidak berhadiah ini tertulis di bawah kaki Patung berbentuk binatang aneh dan unik di depan Musium Mulawarman.  Jawabannya memang sudah pasti &#8220;Lembuswana&#8221;,  spesies langka yang tidak termasuk dalam daftar Appendix [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1324/712149073_7b82ce06f8_m.jpg" alt="Lembuswana" align="left" height="240" hspace="10" width="160" /> &#8220;<em>Bermahkota bukannya raja. Berbelalai. Bergading lainnya gajah. Bersayap bukannya  burung. Bersisik lainnya ikan. Bertaji bukannya ayam. Binatang apakah ini?</em>&#8221;</p>
<p>Kuis tebak-tebakan yang tidak berhadiah ini tertulis di bawah kaki Patung berbentuk binatang aneh dan unik di depan <a href="http://www.kutaikartanegara.com/wisata/museum_mulawarman.html" title="Musium Mulawarman Samarinda" target="_blank" class="snap_shots">Musium Mulawarman</a>.  Jawabannya memang sudah pasti &#8220;Lembuswana&#8221;,  spesies langka yang tidak termasuk dalam daftar <acronym title="berarti perdagangan spesies tersebut dikontrol sangat ketat dan tidak dapat diperdagangkan secara internasional kecuali hasil penangkaran">Appendix I</acronym> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/CITES" title="CITES" target="_blank" class="snap_shots">Cites</a> ini dapat anda jumpai di <a href="http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=309264&amp;page=4" title="Wisata di Tenggarong" class="snap_shots" target="_blank">3 (tiga) lokasi</a> utama Kota Tenggarong, di Pintu Gerbang memasuki kota Tenggarong, di depan Musium Mulawarman dan yang terbesar di Pulau Wisata Kumala. Yang terakhir akan menjadi tokoh utama kita kali ini, soale dapat undangan gratis keliling Pulau Kumala sih, pilihannya cuman satu aja, kalo pengen kisah lainnya boleh kok mengundang aku lagi&#8230;..hehehehehe<span id="more-24"></span></p>
<h2>Makan Siang sambil Terapung</h2>
<p>Wong ndeso ini pantas girang banget, soale baru nyadar kalo Rumah Makannya tidak saja bisa ngambang di atas air, tapi bisa mengelilingi Pulau Kumala, pantas saja ini kan Kapal Layar, layaknya sebuah kapal tentu ada mesinnya, setir, Anak Buah, Layar, dan yang paling penting semua yang tersebut tadi dapat imbukan kata &#8220;Kapal&#8221;, sekedar untuk membedakan kebiasaan di darat sama di Sungai, termasuk juga ada organ (<em>itu lho, alat musik yang tutnya cuman ada 2 warna, hitam dan putih</em>)&#8230;&#8230; hahahah dasar ndesit. Tentu saja dengan alat musik tersebut nyanyinya pake irama Country-an, terasa rada jadul dikit,  penyanyinya pun lengkap dengan atribut koboi dengan kisaran usia 15-an (lima belas ngikut pemilu pak&#8230;), kita-kita yang masih kinyis cuman bisa ngikut goyang-goyang kaki aja, soale gak apal, bolehlah sekali-kali teriak hhheeeyyya&#8230;&#8230;heeeyyyaaaa&#8230;&#8230;.halah&#8230;.koboi kok melaut seh pak&#8230;&#8230;koboi yah angon wedus.</p>
<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1226/712149095_e3284936cf.jpg?v=0" alt="Lembuswana" height="332" width="500" /></p>
<p>Sambil makan siang, kita ber-banyak orang ini dibawa mengelilingi Pulau Kumala, sambil menikmati nikmatnya ikan Patin bakar, Gulai Kambing dan Es Jeruk, sebagai penutup buah-buahan khas Kaltim tersedia berlebih, mulai Jeruk, pisang sampai duku semuanya pas dan lengkap, dan yang penting akhirnya tak tersisa, buat kucing sekalipun, tandas.</p>
<p>Mendekati tujuan, pintu gerbang  Pulau Kumala,  terlihat sosok monumen yang cukup besar dan megah dibuatnya, Patung Lumbuswana raksasa sebagai hasil karya pematung terkenal <a href="http://www.nuarta.com/" title="Nyoman Nuarta" class="snap_shots" target="_blank">Nyoman Nuarta</a>. Ini pertama kalinya aku melihat sosok symbol mitologi <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Kutai_Kartanegara" title="Kerajaan Kutai Kertanegara" class="snap_shots" target="_blank">Kerajaan Kutai Kertanegara</a> dari dekat, inikah binatang yang gaya hidupnya amphibi plus?, plus karena punya sisik,  kebayang bisa hidup di air, punya kaki empat pasti mamalia, namanya lembu tapi kepalanya gajah, punya sayap berarti bisa terbang, imaginasiku membayangkan pada suatu pagi lepas bangun tidur, terlihat para lembuswana bertengger di ranting dan bercicit cuit menyongsong mentari.</p>
<p>Mencari sejarah sang Lembu ini rada kesulitan, malah ketemu beberapa blogger yang minta diinformasikan tentang <a href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;q=sejarah+lembuswana&amp;btnG=Telusur<br />
i+dengan+Google&amp;meta=" title="Sejarah Lembuswana" class="snap_shots" target="_blank">history of lembuswana</a> kalo ada yang tau. Mitologi Kutai lainnya yang ketemu malah tentang <a href="http://www.kutaikartanegara.com/kesultanan/mitologi2.html" title="Naga Erau" class="snap_shots" target="_blank">Naga Erau</a> yang menjadi rujukan <a href="http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=309264&amp;page=4" title="FEstival Erau" class="snap_shots" target="_blank">Festival Erau</a> yang sudah menjadi <a href="http://www.kutaikartanegara.com/wisata/" title="Peta Wisata di Kutai" class="snap_shots" target="_blank">kegiatan wisata</a> rutin Kota Tenggarong.</p>
<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1187/712149115_e64747542e.jpg?v=0" alt="Gerbang Pulau Kumala" height="332" width="500" /></p>
<pre>Gerbang Pulau Wisata Kumala</pre>
<p>Kalo Jakarta punya <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dufan" title="Dunia Fantasi Ancol" class="snap_shots" target="_blank">Dunia Fantasi</a>, inilah andalan dari Provinsi Kaltim, Pulau Kumala, Dufan yang dibangun di daerah pesisir pantai, Pulau Kumala dibangun diatas pulau di tengah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sungai_Mahakam" class="snap_shots" title="Sungai Mahakam">Sungai Mahakam</a> atas prakarsa <a href="http://www.tokohindonesia.com/majalah/khusus/01-36/02/07.shtml" title="Pak Kaning" class="snap_shots" target="_blank">Bupati Syaukani</a> (pak Kaning) Pulau seluas 76 ha itu dibangun dan diurug tak kurang dari sejuta setengah kubik pasir ditanam disana, hingga kini terlihat sebagai lokasi wisata modern bagi masyarakat.</p>
<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1341/713062754_10e46a3f6f.jpg?v=0" alt="restoran berjalan" height="332" width="500" /></p>
<pre>Kapalku segera mendaratkan awaknya</pre>
<p>Ada dua cara menuju Pulau Kumala ini, bisa dengan cara menyeberangi sungai Mahakam atau lebih menarik lagi melalui Sky Tower, dengan kendaraannya kereta gantung (cable car), diatas ketinggian 75 meter anda bisa melihat panorama kota dengan leluasa dari kaca kereta,  Sky Tower sekaligus penghubung antara Tenggarong Seberang dengan Pulau Kumala.</p>
<h2>Dayak Long House</h2>
<p>Rumah Panjang, atau rumah komunal Suku Dayak biasa disebut dengan Lamin (Lou) di Kalteng dikenal dengan istilah Rumah Betang, Masyarakat Kutei umumnya mengenal sekaligus mempopulerkan nama rumah dayak dengan sebutan Lamin, sedangkan Orang Dayak Benuaq lebih senang dan bangga dengan sebutan Lou ketimbang Lamin. Tapi bukan hanya karena kisah seorang ibu-ibu muda yang mengundang tamu laki-laki paruh baya untuk bertandang ke rumahnya, Pak saya dan keluarga akan senang dan hormat jika bapak menyempatkan main ke Lamin saya malam ini&#8230;&#8230;lho&#8230;. gawat, kalo sang bapak tamu tadi gak ngerti istilahnya, bisa salah tangkep maksud baiknya. hehehe, tapi yang jelas istilah Lou lebih berasal dari akar bahasa benuaq.</p>
<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1291/712149161_eabdbbb54a.jpg?v=0" alt="Lou atau lamin" height="332" width="500" /></p>
<p>Iklim di Tenggarong termasuk cukup hangat bagi para pendatang,  untuk beraktifitas ringan jalan kaki saja sudah cukup menguras keringat, tapi jangan kuatir mengelilingi pulau kumala sudah tersedia angkutan mobil gandeng yang selalu siap mengantar anda mengitari pulau ini, melihat-lihat fasilitas yang tersedia untuk wisata.</p>
<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1063/712149179_2ce9fdb359.jpg?v=0" alt="Lou -Rumah Adat Suku Dayak di Kaltim" height="332" width="500" /></p>
<pre>Lou, rumah adat dayak kaltim</pre>
<p>Nampaknya tidak ada kegiatan sosial di tempat ini, apa karena saya datangnya bukan pas hari libur, di tanah seluas 76 ha ini nampaknya cuman kami dan beberapa orang saja pengunjungnya, saya berharap ada agenda menarik dari sekedar menikmati panorama dan bangunan rupanya tidak terfasilitasi, seandainya lokasi wisata ini tidak hanya mengandalkan kekuatannya dari bangunan dan fasilitas saja, pasti akan lebih semarak lagi. Kalau konsep wisata andalannya hanya fisik, kecenderungannya mereka hanya perlu datang sekali saja, dan akan kembali lagi hanya karena m<br />
engantar tamu atau teman yang bertandang.</p>
<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1301/712149137_897188307d.jpg?v=0" alt="Vihara" height="332" width="500" /></p>
<pre>memang akan menjadi menarik jika ada aktifitas ibadah masyarakat</pre>
<p>Hampir tiga jam kita berkeliling dan melihat-lihat Pulau, rasa-rasa kerongkongan udah mulai kering, keringat juga udah membasahi badan, sudah waktunya untuk undur diri, angkat sauh, dan kapal kitapun berlayar menuju daratan Indonesia&#8230;. udah lama yah rasanya kita meninggalkan negara Indonesia Raya tercinta&#8230;&#8230; kalo saja setiap kesan yang dibawa pengunjung seperti itu, pasti tidak lama lagi dia akan bawa orang sekampungnya untuk datang ke Tenggarong dengan bangga, anda akan diisi dan diservis luar dalam, lahir batin dengan program wisatanyaa&#8230;begitu kira-kira isi promosinya.</p>
<p>tabek</p>
<p><img src="http://farm2.static.flickr.com/1154/713062728_31d9f88462.jpg?v=0" alt="Guest House" height="332" width="500" /></p>
<pre>nginep di Guest House</pre>
<p><em>conkie: pengen kenal lebih mendalam tentang tenggarong dan kutei kartanegara ing martadipura </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/cakrawala/lembuswana-penjaga-sungai-mahakam.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggambar Pemandangan!?</title>
		<link>http://faizal.web.id/cakrawala/menggambar-pemandangan.html</link>
		<comments>http://faizal.web.id/cakrawala/menggambar-pemandangan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Dec 2007 04:29:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uconk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[Cangkruk]]></category>
		<category><![CDATA[gunung]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faizal.web.id/sky/cangkruk/menggambar-pemandangan/</guid>
		<description><![CDATA[
Annisa sedang menggambar pemandangan alam indonesia
Ikuti perintah berikut:

Ambillah kertas kosong dan alat gambar, dan bersiap-siaplah hendak menggambarkan sesuatu.  Lakukan semuanya dalam imaginasimu aja, gak usah  pake repot-repot segala kecuali anda udah gak mampu lagi berimaginasi.
Gambarkanlah, lagi-lagi dalam imaginasimu, sebuah Gambar Pemandangan!
Silahkan sekarang segera menggambar, waktu yang disediakan hanya 5 menit, yang dibutuhkan cuman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://sazara.co.nr" title="Annisa Azzahra" target="_blank"><img src="http://geocities.com/uconkie/web/menggambar.jpg" alt="Annisa Menggambar Pemandangan" height="166" width="570" /></a></p>
<pre>Annisa sedang menggambar pemandangan alam indonesia</pre>
<p>Ikuti perintah berikut:</p>
<ol>
<li>Ambillah kertas kosong dan alat gambar, dan bersiap-siaplah hendak menggambarkan sesuatu.  Lakukan semuanya dalam imaginasimu aja, gak usah  pake repot-repot segala kecuali anda udah gak mampu lagi berimaginasi.</li>
<li>Gambarkanlah, lagi-lagi dalam imaginasimu, sebuah <strong>Gambar Pemandangan!</strong></li>
<li>Silahkan sekarang segera menggambar, waktu yang disediakan hanya 5 menit, yang dibutuhkan cuman sketsa, gak usah apik-apik&#8230;dan gak usah keburu loncat ke halaman detail, sebelum gambarmu jadi, biar proses latihan ini ada manfaatnya.</li>
<li>Kalo sudah selesai, silahkan klik halaman berikutnya.</li>
</ol>
<p><span id="more-18"></span>Kira-kira yang anda gambarkan sebuah pemandangan, dapat saya tebak sama persis seperti berikut ini:</p>
<ol>
<li>Pasti menggambar <strong>Gunung</strong>, dan seringkali gunungnya ada dua buah, seperti layaknya gunung kembar dan ditengah-tengah gunung, biasanya selalu diselipkan sebuah gambar&#8230;</li>
<li><strong>Matahari</strong>, ada sinarnya dan untuk mempercantik bisa juga dikasih mata, hidung dan mulut yang tersenyum <img src='http://faizal.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
<li><strong>Awan</strong> mengepul pun makin memperindah pemandangan kita pagi hari ini dengan disertai suara..</li>
<li><strong>Burung-burung</strong>, cara menggambarkannya biasanya tampak depan, jarang sekali tampak samping, apalagi tampak samping tapi kepala menoleh pada yang menggambar&#8230;hehehe</li>
<li><strong>Jalan aspal</strong> lurus membelah <strong>petak sawah </strong>yang digambar tidak simetris dengan jalan dan gunung, kadang-kadang ada tanaman padinya yang digambar dengan huruf V.</li>
<li>Di kanan kirinya kalo gak <strong>pohon</strong> roboh, biasanya <strong>tiang listrik</strong> yang roboh juga, makanya di desa-desa kita program listrik masuk desa gak pernah berhasil yah&#8230;</li>
<li>Kalo toh ada gambar <strong>Rumah</strong>, biasanya gambar rumah gedek, dengan ada sedikit atap dibagian halaman rumah.</li>
</ol>
<p><img src="http://geocities.com/uconkie/web/pemandangan.jpg" alt="Gambar Sketsa Pemandangan Alam" height="357" width="570" /></p>
<pre>Gambar Pemandangan karya conkie umur 30 tahun</pre>
<p>Hayooo&#8230;..ngakuuuu!! Gambarnya sama kan??? kalo gambarnya gak sama seperti diatas ini, pasti gak pernah sekolah di Indonesia!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faizal.web.id/cakrawala/menggambar-pemandangan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
