Membuat Katup Limbah Pompa Hidram

August 15th, 2009 | Tutorial 14
di depan bendungan di Lewu Napoi Kahayan Hulu Utara

di depan bendungan kayu di Lewu Napoi Kahayan Hulu Utara

“kami coba membuat hydram cuman kami kesulitan untuk membuat tuas klep buangan dan klep yang ketabung udara mohon dikirimi gambar dan syukur ada fotonya”

Artikel ini adalah respon balik untuk berbagi pengalaman dalam membuat Pompa Hidram sendiri, artikel-artikel tutorial membuat Pompa Hidram dari pipa besi sebelumnya memang tidak secara detail menceritakan bagaimana membuat katup limbahnya, baik yang ada di bagian pompanya atau menuju tabung. detail

Membuat Kolam Renang di Belakang Rumah

December 07th, 2008 | Keluarga, Tutorial 27
Kolam Pengembangan Bibit Ikan Patin, cikal bakal ide awalnya

Kolam Pengembangan Bibit Ikan Patin, cikal bakal ide awalnya

Pada suatu sore di belakang rumah, Tidak satupun ada anak kecil yang tidak suka main air, demikian juga dengan Nisa dan Zaqy dari sejak umur 5 bulan selalu dibawa main ke kolam renang tiap minggu sama Ramanya, pada setiap ada kesempatan dan hari libur. Melihat cucunya hoby berenang muncul ide kreatif dari Eyang Kakungnya untuk membuatkan kolam renang sendiri di belakang rumah. Itung-itung ngobati para cucu yang kecewa karena kolam renang bulat tiupnya yang kedua kalinya dibeli harus bocor lagi. detail

THE Tungku THE Hemat THE Energy and The Gun

July 02nd, 2008 | Cakrawala, Tutorial 9

Adalah THE, bacanya bukan de (seperti pada bahasa english) tapi dibaca perhuruf te-ha-e, karena THE kepanjangan dari Tungku Hemat Energi, sebuah alat memasak berbentuk tungku yang sengaja dirancang untuk lebih menghemat pasokan bahan bakar kayu dan lebih mengoptimalkan panas, sehingga memasak bisa lebih cepat dan tidak boros kayu.

Tungku adalah kenalanku pertama dengan istilah yang pada saat itu sangat ngetop, TTL/TTG Teknologi Tepat Guna dan Teknologi Tepat Lingkungan.  Pertama kali melihatnya di rumah panggung orang Bugis di Makasar, dengan bentuk tungkunya yang  kecil, ringan, dan portable, bisa dipindahkan kesana kemari, tungku ini yang biasa disebut anglo juga di desain secara khusus untuk tidak mudah membakar lantai rumah panggung mereka yang terbuat dari kayu.

Tungku Hemat Energi

Tungku untuk memasak dan 2 buah bahan bakarnya!! detail

Antara Kyai, Pastor dan Petani

May 21st, 2008 | Cakrawala, Keanekaragaman, Mozaik, Sosok 8

Pesantren Darul FallahSetiap Organ melayani Organisme, dan setiap Organisme memelihara setiap Organnya (Hukum yang berlangsung di Alam).

Lalu seharusnya ditiru oleh manusia :

  • Saya kerja agar semua yang lain berkembang, dan semua mendukung perkembangan saya.
  • Setiap orang mendukung seluruh Masyarakat, dan seluruh masyarakat memperdulikan setiap warganya.
  • Setiap warga negara mendukung Pemerintah, dan pemerintah melayani setiap warga negara.
  • Sayur Alami meningkatkan kesehatan kita, dan kita melayani alam agar menghasilkan sayur sehat.

Rangkaian kata diatas adalah menerjemahkan tentang pengertian “Organis“, saya dapatkan di kartu pengenal sebagai tamu (pengunjung) di Pusat Pengembangan Organis atau yang umumnya dikenal sebagai Pusat Pertanian Organik Agatho (Agatho Organic Farm) di Cisarua, Bogor. detail

Lanting Kincir Air

May 13th, 2008 | Cakrawala, Tutorial 2

Lanting, asal kata dari bahasa Dayak Kahayan yang saya artikan dalam bentuk bangunan yang berdiri diatas air dengan ditopang oleh balok-balok kayu sehingga bisa mengambang dan bergerak mengikuti ketinggian air. Supaya tidak terseret oleh arus, umumnya ditambatkan dengan tali yang cukup kuat pada sebilah pohon besar melalui cincin yang melingkar di batangnya, rangkaian cincin dan tali tersebut orang menyebutnya Tambuhak. Di Jambi saya dikenalkan dengan istilah “Rumah Rakit“, tapi di Kahayan lanting tidak harus berbentuk rumah, dia bisa Rumah Makan, Warung, Pom Bensin, Mesin Sedot Emas, Kandang Babi, Peternakan Ayam, Sandaran Perahu atau Kincir Air yang sedang kita ceritakan ini.

Micro Hidro Lanting detail

Padepokane Wong Jowo

May 08th, 2008 | Cakrawala, Jelajah 8

Gunung Arjuna

Menara Pengawas, mengawasi Puncak Arjuna dan Kita....

Padepokan, tempat yang asing tapi akrab di telinga, saya mengenalnya sebagai tempat yang bernuansa magis, kumpulan laki-laki berpakaian serba hitam, rambut gondrong, pinter silat, mengadu kesaktian, merapal ajian pamungkas, tempat belajar kanuragan dan tentu saja mereka dikenal sebagai para Jawara. Singkatnya, orang-orang di padepokan bukanlah orang sembarangan dan perlu diperhitungkan kemampuannya yang juga tidak biasa, karena mereka secara sungguh-sungguh belajar ditempat ini dengan pola “nyantrek/nyantri”, meninggalkan kampung dan keluarga dan mendiami padepokan untuk waktu yang cukup lama, sampai bener-bener tujuan belajarnya tercapai. detail

Memasang Jerat

March 17th, 2008 | Jelajah, Khatulistiwa, Tutorial 2

Bapak Penyangsurung dengan Bubunya

Amay Penyang Surung sedang Mempersiapkan Perangkap Ikan

Sejak pagi sehabis sarapan, Rolan dan Melky sibuk memainkan Mandaunya masing-masing, memotong gulungan tali plastik sepanjang 100 meteran menjadi puluhan bagian kecil-kecil, John pun tak kalah giatnya membantu membuat ikatan dan simpul merangkai potongan-potongan tali tersebut menjadi satu bagian utuh. Sementara aku masih dengan posisi duduk jongkok sambil memperhatikan yang sedang mereka lakukan, yang bisa aku kerjakan cuman mengepulkan asap dari sebatang 234 yang melekat di jari-jariku. detail

Next »

Jusron Faizal Banner uconk