Aug 15

Membuat Katup Limbah Pompa Hidram

di depan bendungan di Lewu Napoi Kahayan Hulu Utara

di depan bendungan kayu di Lewu Napoi Kahayan Hulu Utara

“kami coba membuat hydram cuman kami kesulitan untuk membuat tuas klep buangan dan klep yang ketabung udara mohon dikirimi gambar dan syukur ada fotonya”

Artikel ini adalah respon balik untuk berbagi pengalaman dalam membuat Pompa Hidram sendiri, artikel-artikel tutorial membuat Pompa Hidram dari pipa besi sebelumnya memang tidak secara detail menceritakan bagaimana membuat katup limbahnya, baik yang ada di bagian pompanya atau menuju tabung.

Ban Bekas

Mengenalkan teknologi alternatif  kepada masyarakat desa, penting dan perlu memperhatikan masalah ‘perawatan rutin’, kerumitan teknologinya, ketersediaan bahan baku dan penggantian perangkat yang mudah aus atau rusak.  Seringkali saya mendapatkan email yang menanyakan “berapa harga pompa hidram ini di pasaran?”, bagaimana kalo saya beli saja?.  Setiap kali juga selalu saya sarankan untuk membuat saja sendiri, panduannya dapat dilihat lengkap klik disini.  Setidaknya dengan membuat sendiri, kita juga belajar tentang proses kerja pompa ini dan memungkinkan untuk memodifikasi sesuai dengan kebutuhan.

Katup buang dan katup simpan pada bagian pompa hidram

Katup buang dan katup simpan pada bagian pompa hidram

Pompa Hidram buatan sendiri ini sangat murah jika dibikin sendiri, termasuk juga tentang perawatannya. Bagian penting yang perlu diganti jika sudah mulai menipis karena gesekan adalah pada Katup (klep) Pompa Hidram yang terbuat dari ban bekas. Ada 2 (dua) bagian katup pompa hidram, yang pertama bagian katup limbah dan katup tabung.

Membuat Katup Limbah Hidram

Dibagian pembuangan limbah inilah yang umumnya sering mengalami penggantian,  dari pengalaman menggunakan pompa ini, setidaknya tiap 3 bulan selalu mengganti karet pada tuas hidram ini.  Tuas hidram yang selalu bergerak naik turun dan mengeluarkan limpahan air, menyebabkan tabrakan antara karet dengan dinding buangan sehingga menyebabkan keausan.

Karet Katup,  pada nomor 4 di gambar atas adalah terbuat dari ban luar, anda bisa menggunakan dari ban bekas mobil atau motor.  Prinsipnya adalah diameter lingkaran ban bekas tersebut dapat menutup dinding buangan, sehingga dapat memperlancar arus air menuju tabung. Mur penjepit atas-bawah dipergunakan dengan maksud untuk menghambat pergerakan karet katup. Untuk tangkai katup, karena yang dibutuhkan bagian bawahnya memiliki ulir untuk mur, tinggal beli di toko bangunan baut panjang sesuai dengan ukuran yang diinginkan.

Membuat Katup Tabung

Tahap pertama, anda harus membuat lempengan logam berbentuk lingkaran sesuai dengan ukuran lingkar tabung, pada bagian tengahnya diberi beberapa lobang kecil tidak beraturan, silahkan lihat pada gambar dibawah ini.

Tahap kedua, lempengan tersebut akan dipasang diantara sambungan pipa dan tabung seperti pada gambar bagian bawah ini.

Tahap Ketiga,  selanjutnya anda harus membuat karet katup dari bahan tipis ban dalam,  jika dirasa terlalu lemas bisa dirangkap menjadi dua bagian atau memang dicari bahan yang sedikit keras tapi tidak terlalu tebal.

Karet katup yang sudah dibikin dari karet ban bekas, selanjutnya dijepit dengan baut dan mur (di bagian lobang dengan warna merah).

Silahkan dicoba tutorial singkat dan sederhana ini, mohon maaf sebelumnya kalo istilah-istilah yang saya bikin tidak sama persis dengan istilah pasaran.. hehehe.

peringatan : jangan bikin katup hidram ini kalo gak berniat bikin pompa hidramnya yah..hehe

Tambahan:

Berkat bisa berkenalan dengan pak Fenani dari USAKTI,  karenanya saya bisa mendokumentasikan tiga jenis katup yang beliau pernah coba.  Silahkan dicermati gambar hasil jepretan kamera pocket digital.

Tiga macam katup hidram

1. katup dengan per   2. katup dengan baut  dan 3. beli pabrikan

Katup Hidram

Katup Hidram

http://faizal.web.id/tag/hidram
Bookmark and Share

14 Jabat Erat

  1. Johanis Rampisela December 8th, 2009 10:52 am

    Gambar-gambar yang sangat membantu.

  2. Bakhrul December 25th, 2009 10:06 am

    Hebat, sangat inspiratif, memang kita perlu orang2 kreatif kayak bang Jusron Faizal, see you love and peace

  3. uconk December 26th, 2009 1:05 am

    @Bakhrul, mantep boss… moga-moga banyak artinye yeee :)

  4. sugeng.v January 6th, 2010 5:18 pm

    bang,anda memberi inspirasi saya untuk membuat pembangkit listrik tenaga air.ini email saya bang” sugeng68id@gmail.com” balas ya bang lewat email ya.nanti saya cerita di email saja.ok trims.

  5. ali January 18th, 2010 3:20 am

    top infonya… salam cak….

  6. indotopten January 26th, 2010 8:51 pm

    Editan accout Anda telah mendapatkan persetujuan admin INDOTOPTEN.com, terima kasih :D

  7. Andi Yusman February 23rd, 2010 10:29 pm

    Terima kasih info dan masukannya. Saat ini kami telah berhasil mengairi 150 kk sampai ke rumah-rumah dengan 3 unit pompa. Dgn sedikit modifikasi rasio yg di dapat lebih dr 10 kali.

  8. uconk February 24th, 2010 3:18 pm

    @Andi yusman, wah seneng sekali mendengar kabar gembira dari pak Andi. Semoga banyak berarti buat masyarakat ya pak.. Aminn. Kalo tidak berkeberatan boleh dong pak berbagi prosesnya. Terima Kasih sebelumnya

  9. caturazi March 9th, 2010 10:23 am

    Di metro tv, saya pernah lihat penerapan teknologi pompa hydram ini.
    Wah cool habis, Tidak terpikir sebelumnya. Makanya saya penasaran buat cari akses info tentang hydram. Gambar dan cerita di blog ini cukup menginsipirasi. Bravo…..Indonesiaku butuh penerapan teknologi dan salah satunya seperti ini. Boleh ga nih ceritanya di link ke blog saya?

  10. Jos April 8th, 2010 12:01 pm

    Saya pernah melihat pompa sejenis 15 thn yl di sumatera utara(baru skrg sy tau namanya pompa hidram). Trims berat atas upaya nya memuat gbr2 & keterangan2. Mhn info 1.berapa berat (massa) beban pada katup limbah; 2.pada pompa yg pernah sy lihat, ada lobang kecil pada tabung udara dimana air terpancar (keluar) secara diskontinu (saat katup limbah turun); apakah fungsi lobang tsb;

    Thanks & keep success

  11. Jos April 8th, 2010 12:48 pm

    Dear Bang Faizal.

    Kalau 2 pompa hidram digabung pada pipa keluaran (pipa penghantar bersama) apakah (tinggi) daya angkat vertikalnya bisa bertambah. trims

  12. uconk April 10th, 2010 3:14 am

    Tentu bisa Bang Jos.. saya menyebutnya sebagai pompa hidram paralel. Kebetulan saya juga pernah menggunakan teknik ini untuk meningkatkan debit keluaran. Saya menyebutnya sih sebagai pompa hidram paralel, dua pompa satu output.

  13. Tius Bili May 21st, 2010 3:06 pm

    Pompa hidram sangat cocok bagi daerahkami di NTT tolong info lebih lanjut dan mungkin ada ahli untuk membantu kami di NTT (Kupang).
    Banyak sumber air yang terjal dan sulit dijangkau. Kalau dapat memanfaatkan pompa hidramkan lebih baik. Terima kasih semoga lebih sukses lagi.

  14. [...] Sumber :  http://faizal.web.id/tutorial/membuat-katup-limbah-pompa-hidram.html [...]

Tinggalkan Jejak Disini!

XHTML:Jangan bunuh apapun kecuali waktu, Jangan ambil apapun kecuali gambar dan kesan, Jangan tinggalkan sesuatu kecuali kata-kata manis, baik hati dan tidak Sombong. Untuk itu silahkan menyisipkan ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Google
 

Jusron Faizal Banner uconk