Aug 15

Membuat Katup Limbah Pompa Hidram

di depan bendungan di Lewu Napoi Kahayan Hulu Utara

di depan bendungan kayu di Lewu Napoi Kahayan Hulu Utara

“kami coba membuat hydram cuman kami kesulitan untuk membuat tuas klep buangan dan klep yang ketabung udara mohon dikirimi gambar dan syukur ada fotonya”

Artikel ini adalah respon balik untuk berbagi pengalaman dalam membuat Pompa Hidram sendiri, artikel-artikel tutorial membuat Pompa Hidram dari pipa besi sebelumnya memang tidak secara detail menceritakan bagaimana membuat katup limbahnya, baik yang ada di bagian pompanya atau menuju tabung. detail

Bookmark and Share

Jun 17

Amanda Ratu di Ujung Genteng

Pada hampir separoh malam, kita berempat akan melaju  menuju 200 km arah Timur Laut (ngawur) menuju Ujung Genteng. Perjalanan darat di malam hari memang sangat menarik,  tapi lebih menarik lagi kalo disamping saya ini badannya gak terlalu gendut sehingga butuh parkiran yang cukup luas  ditambah lagi mengeluarkan suara-suara aneh dari mulutnya. Krrrookkk…krrokkk, serasa menginap di kandang ya perjalanan kali ini.  Mas..mas… bangun dong mas, atau setidaknya Tone-nya dipelanin dikit, atau bisa gak nadanya diganti dengan salah satunya lagunya Ridho Rhoma??.   Sampean ngoroknya kenceng banget sih,  ini kan lagi musim Flu Babi!!! bisa nularin yang lainnya lho mas.

detail

Bookmark and Share

Jun 7

kopipahit.com

Kopi Pahit dot com

Pada suatu tengah malam sendirian, saya berpikir dalam hati *jangan-jangan di kepala gak ada otaknya????, kenapa ya Kopi selalu identik dengan begadang dan tidak tidur?,  tidak berselang lama ternyata saya temukan jawabannya disini [Minuman Lezat yang sempat Terlaran]. Tapi kenapa juga Luwak ; Musang, jawa: Garangan (Paradoxurus hermaphroditus) juga senang makan kopi? Apa juga dia suka ngelembur bikin website dan coding PHP, atau lagi banyak proyek!. Jangan-jangan kita (Kopi, Luwak dan Manusia) memang tersusun dalam satu rantai “Jaring Makanan”
detail

Bookmark and Share

May 23

Jika handak meRakit ke Hulu, sebaiknya Bisa Berenang ke Tepian

dari sekian yang ada, gaya manakah yang tidak layak untuk di kolam renang?

gaya manakah yang tidak layak untuk di kolam renang? @Klub Hijau Billabong

Pada suatu saat di pinggiran kolam renang Klub Hijau Bilabong. Conk, kayaknya elo cocok dan pas banget kalo mau jadi instruktur renang!, usul Acil (anak cilandak) penuh semangat dengan gaya dan logat Betawinya. Duitnya lumayan itu Conk!, ratusan ribu per anak lagi..!, lebih bersemangat lagi dari sebelumnya. Mungkin juga karena dia tahu aku gak pernah pegang duit tapi bisa berenang??. Emangnya orang sini kalo pengen belajar berenang kudu nyari Guru yah Cil?, bukannya sudah cukup belajar dan berGuru langsung kepada Sang Air Cil??!!…(mulai rada ngawur)…Mboohh kahh Conk!!! reflek serapah Acil dengan logat Maduranya,  ujug-ujug dia lupa dengan gaya Padangnya. Cil, sebenernya kamu itu Betawi, Madura atau Padang sih?!!!! gemess!! detail

Bookmark and Share

Dec 7

Membuat Kolam Renang di Belakang Rumah

Kolam Pengembangan Bibit Ikan Patin, cikal bakal ide awalnya

Kolam Pengembangan Bibit Ikan Patin, cikal bakal ide awalnya

Pada suatu sore di belakang rumah, Tidak satupun ada anak kecil yang tidak suka main air, demikian juga dengan Nisa dan Zaqy dari sejak umur 5 bulan selalu dibawa main ke kolam renang tiap minggu sama Ramanya, pada setiap ada kesempatan dan hari libur. Melihat cucunya hoby berenang muncul ide kreatif dari Eyang Kakungnya untuk membuatkan kolam renang sendiri di belakang rumah. Itung-itung ngobati para cucu yang kecewa karena kolam renang bulat tiupnya yang kedua kalinya dibeli harus bocor lagi. detail

Bookmark and Share

Dec 1

Perahu dan Cadik Nusantara

Naik Ketek di Sungai Batanghari Jambi

Naik Ketek di Sungai Batanghari Jambi

Pada suatu sore di sungai Batanghari Jambi, naik Ketek dan berkeliling sungai rupanya sudah menjadi ajang rekreasi bagi wisatawan kayak saya pada saat itu. Status saya bersama kawan lain saat itu memang sebagai pelancong kota, tapi tidak pernah mengira kalo akhirnya harus dibawa keliling sungai naik Ketek, perahu kayu dengan mesin diesel buatan cina. detail

Bookmark and Share

Nov 24

Partisipasi dan Teknologinya

diantara selangkangan kartijah (kartini gajah) dari lampung

diantara selangkangan kartijah (kartini gajah) di Taman Nasional Way Kambas Lampung

Pada suatu hari di sebuah undangan pelatihan dengan bau-bauan partisipasi, saya mendapat sebuah pertanyaan yang cukup unik dan tidak biasa, “Bagaimana cara menghabiskan gajah?“, waduh pak saya tidak pernah makan gajah, dengan sendok dan garpu, pake kecap dan kerupuk lebih enak, dimakan pelan-pelan sampe habis, dikunyah pake mulut, disembelih lalu dibuat dendeng dan dimakan sampe habis dan berbagai jawaban aneh dan lucu lainnya. Diantara sekian banyak jawaban yang ada, hampir dari kita semua tertuju untuk bersepakat pada sebuah jawaban “Kita makan bareng-bareng, lama-lama akan habis juga“. Betul tidak?? detail

Bookmark and Share

Mendaki »

Jusron Faizal Banner uconk